Selasa, 21 Jul 2026 03:12 WIB

Opini

Tantangan dan Peluang Praktisi Public Relations di Era Digital

  • Penulis : Ading
  • | Sabtu, 06 Jul 2024 09:34 WIB
Tim Publik Relation UNTAG Surabaya
Tim Publik Relation UNTAG Surabaya

Opini oleh: AA Gede Agung Aditya

Mahasiswa Magister Ilmu Komunikasi Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya

Baca Juga: Lima Mahasiswa FH Untag Surabaya Ajukan Uji Materi ke MK Soal Pembuatan SIM

 

selalu.id - Perkembangan teknologi digital dalam revolusi industri keempat telah mengubah secara drastis cara kita berkomunikasi, mengumpulkan data, dan mengonsumsi barang atau jasa. Perubahan ini membuka peluang sekaligus menimbulkan tantangan bagi para praktisi Public Relations (PR). Transformasi besar dalam industri dan pasar memaksa para praktisi PR untuk beradaptasi dan mengembangkan strategi baru yang lebih efektif.


Menurut buku "Public Relations in the Age of Disruption" karya Agung Laksamana, lanskap media telah mengalami disrupsi signifikan akibat era digital. Sepuluh tahun yang lalu, PR hanya perlu fokus pada media konvensional. Namun kini, PR harus memonitor dan menganalisis seluruh media online yang terus berkembang.

Baca Juga: Mahasiswa UNTAG Surabaya Soroti Peran Civil Society Lawan Korupsi dan Krisis Demokrasi Indonesia

Akibatnya, praktisi PR harus memiliki literasi digital yang tinggi untuk memahami makna setiap pesan yang diterima dan meresponnya secara interaktif. Sebagai praktisi PR, kita dituntut untuk menjadi produsen sekaligus audiens yang kritis, sehingga dapat memberikan masukan positif satu sama lain.
Selain itu, perubahan dan penyebaran informasi di dunia PR terjadi dengan sangat cepat, membuat perusahaan rentan terhadap kerusakan citra dan reputasi.

Oleh karena itu, praktisi PR harus proaktif dalam mengantisipasi isu-isu yang bisa muncul kapan saja dan tanggap dalam mengelola krisis reputasi secara efektif. Di era digital, audiens memiliki kendali besar terhadap konten yang mereka konsumsi dan bagikan. Praktisi PR perlu menciptakan konten yang menarik dan relevan bagi audiens, mendorong interaksi dua arah yang positif.


Namun, untuk mencapai hal ini, pemahaman tentang preferensi dan perilaku audiens melalui analisis data sangat diperlukan. Seluruh strategi menghadapi era digital di dunia PR harus didukung oleh monitoring dan analisis berkala. Ini penting untuk mengukur keberhasilan strategi PR. Indikator yang dapat digunakan meliputi jumlah pengunjung situs web, pengikut di media sosial, jumlah pemberitaan atau isu terkait perusahaan di media online, serta sentimen positif atau negatif terhadap perusahaan.

Baca Juga: Penipuan Lewat HP Kini Kian Canggih, Ini Cara Mencegahnya Kata Pakar TI Untag


Menurut saya sebagai seorang yang bekerja di dunia PR, kolaborasi antara PR dan departemen lain seperti pemasaran dan teknologi informasi menjadi semakin penting untuk memastikan integrasi yang mulus antara strategi digital dan operasional perusahaan. Kolaborasi ini memungkinkan pengembangan kampanye yang lebih komprehensif dan terkoordinasi, yang dapat meningkatkan efektivitas komunikasi dan keterlibatan audiens.


Dengan demikian, kemampuan adaptasi terhadap perubahan yang diakibatkan oleh perkembangan teknologi digital sangat krusial bagi praktisi PR. Dengan menguasai berbagai strategi untuk menghadapi tantangan era digital, praktisi PR dapat mengatasi berbagai permasalahan secara responsif dan membuktikan nilai PR di mata perusahaan.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Presiden Prabowo Serukan Kebangkitan Koperasi, DEKOPIN Yakin jadi Pilar Ekonomi Nasional

Menurut Prabowo, kekuatan koperasi terletak pada semangat gotong royong. Ia mengibaratkannya seperti sapu lidi yang akan menjadi kuat ketika bersatu.

Program Bunga Desaku Jember, Dari Bantuan UMKM hingga Rencana Investasi Rp2 Triliun

Fawait mengingatkan agar seluruh bantuan yang diberikan pemerintah dimanfaatkan sesuai tujuan dan tidak dialihkan untuk kepentingan lain.

Serunya Slimetastic Lab: Cara Kreatif Luminor Hotel Surabaya Jemursari Manjakan Tamu Cilik

Luminor Hotel Surabaya Jemursari terus berkomitmen menjadi destinasi pilihan bagi keluarga yang ingin menikmati liburan yang nyaman dan edukatif.

Pemkab Jember Alokasikan Rp400 Miliar untuk Layanan Kesehatan Gratis Warga

Fawait menegaskan seluruh fasilitas kesehatan wajib memberikan pelayanan yang setara kepada seluruh pasien, baik peserta UHC maupun pasien umum.

PAN Mulai Panaskan Mesin Politik Hadapi Pemilu 2029

Acara ini juga untuk memperkuat struktur partai hingga tingkat bawah dan mendekatkan partai dengan masyarakat.

Potret 115 Napi dari Jatim dan Sulawesi Dipindahkan ke Nusakambangan

Ditjenpas berharap pembinaan terhadap narapidana berisiko tinggi dapat berjalan lebih maksimal sekaligus mendukung terciptanya kondisi yang aman dan kondusif.