Jumat, 05 Jun 2026 02:46 WIB

PHK 'Menghantui' Ribuan Pegawai Industri Tekstil di Tanah Air

Foto: Industri tekstil Indonesia
Foto: Industri tekstil Indonesia

selalu.id - Banyaknya kasus pemutusan hubungan kerja (PHK) yang masih merajalela di Indonesia, kian semakin jadi 'momok' tersendiri bagi industri tekstil dan produk tekstil (TPT) di Tanah Air semenjak terjadinya pandemi Covid-19 kala itu.

Menurut Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API), dari sentra industri TPT yang terdapat di Jawa Barat dan Jawa Tengah, sejak awal hingga akhir tahun 2023, total PHK yang terjadi di industri TPT kedua provinsi tersebut mencapai 7.200 orang tenaga kerja.

Ketua Umum API, Jemmy Kartiwa Sastraatmaja menyebutkan bahwa faktor utama yang terjadi ini adalah derasnya produk impor yang masuk ke Tanah Air. Hal ini menunjukkan runtuhnya industri TPT yang mampu menyerap banyak tenaga kerja.

"Jika runtuhnya industri TPT tidak segera ditangani, industri TPT tidak akan mampu berkontribusi dalam menyerap bonus demografi Indonesia pada tahun 2030," ujarnya seperti dikutip, Sabtu (8/6/2024).

Menurutnya, dampak PHK di industri TPT akan sangat luas, di antaranya adalah semakin banyaknya angka pengangguran di Indonesia. Dampak selanjutnya adalah masalah sosial seperti kemiskinan dan jumlah kriminalitas yang akan meningkat. 

Seperti diketahui, hingga Mei 2024, total PHK yang terjadi di industri TPT kurang lebih terdapat 10.800 tenaga kerja. Artinya, dalam lima bulan pertama tahun ini, ada tambahan 3.600 pekerja di industri TPT yang terkena PHK.

Baca Juga: Efisiensi Anggaran Kemensos Tak Pengaruhi Bansos dan PKH

Editor : Ading
Berita Terbaru

Gubernur Khofifah Tegaskan Jatim Pemain Utama Rantai Halal Nasional

Tantangan berikutnya adalah memastikan daerah-daerah potensial mampu mengambil peran lebih besar sebagai produsen penggerak utama industri halal global.

Menanti Ending di Balik Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari di Surabaya

Iman tidak menjelaskan lebih detail terkait proses perizinan yang menurutnya pada pekan lalu akan segera selesai, tinggal menunggu pembayaran PBG.

Remaja di Surabaya Tewas Dikeroyok Pelajar SMA, Sempat Gegar Otak dan Patah Tulang

Akibat pengeroyokan itu, korban mengalami luka berat pada bagian kepala hingga tempurung kepalanya pecah. Korban juga disebut menderita patah tulang.

Lima Mahasiswa FH Untag Surabaya Ajukan Uji Materi ke MK Soal Pembuatan SIM

Namun demikian, para mahasiswa tidak meminta seluruh tes dihapus, melainkan dilakukan penyempurnaan agar lebih relevan dengan kondisi saat ini.

Pemkab Sidoarjo Komitmen Selesaikan Hak Warga Terdampak Lumpur Lapindo

Pengaktifan kembali Satgas dinilai penting mengingat masih terdapat sejumlah persoalan yang menjadi perhatian masyarakat terdampak lumpur Lapindo.

Ning Ita Ajak ASN Kota Mojokerto Berani Tolak dan Laporkan Gratifikasi

Ning Ita mengatakan upaya pencegahan korupsi tidak cukup hanya melalui penegakan hukum, tapi harus dibangun dengan kesadaran dan integritas setiap pemerintah.