Rabu, 22 Jul 2026 03:25 WIB

Efisiensi Anggaran Kemensos Tak Pengaruhi Bansos dan PKH

Gus Ipul
Gus Ipul

selalu.id – Menteri Sosial (Mensos) RI, Syaifullah Yusuf, memberikan jaminan bahwa program bantuan sosial (bansos) dan Program Keluarga Harapan (PKH) tetap berjalan lancar meskipun pemerintah tengah melakukan efisiensi anggaran.  Beliau menegaskan hal ini usai memberikan pengarahan pada peserta Muktamar Muslimat NU di Asrama Haji Surabaya, Rabu malam (12/2/2025).

Efisiensi anggaran, sesuai Instruksi Presiden Nomor Satu Tahun 2025, difokuskan pada pengurangan belanja operasional di Kementerian Sosial.  Pemotongan anggaran dilakukan pada beberapa pos, termasuk pengadaan alat tulis kantor, penyelenggaraan forum diskusi dan seminar, serta pembatasan perjalanan dinas.  Meskipun demikian, Mensos belum merinci jumlah pasti anggaran yang dipangkas.

"Saya pastikan efisiensi anggaran ini tidak akan memengaruhi penyaluran bansos dan PKH," tegas Mensos Syaifullah Yusuf kepada awak media.

"Pemotongan hanya terjadi pada belanja operasional, bukan pada anggaran yang dialokasikan untuk bantuan sosial dan PKH.  Bahkan, gaji petugas pendamping dan relawan yang telah tercantum dalam anggaran tahun berjalan tetap aman," tambahnya.

Langkah efisiensi ini diambil sebagai respons terhadap kebutuhan untuk mengoptimalkan penggunaan anggaran negara.  Kementerian Sosial berkomitmen untuk memastikan setiap rupiah yang dialokasikan digunakan secara efektif dan tepat sasaran.  Prioritas utama tetap diberikan pada penyaluran bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Lebih lanjut, Mensos menjelaskan bahwa Kementerian Sosial saat ini tengah berkolaborasi dengan Badan Pusat Statistik (BPS) untuk melakukan pemutahiran data penerima bansos.  Proses ini bertujuan untuk memastikan akurasi data dan mencegah penyaluran bansos kepada pihak yang tidak berhak. 

Konsekuensinya, beberapa penerima bansos pada triwulan pertama tahun ini mungkin tidak akan menerima bantuan pada triwulan kedua, sementara data mereka sedang diverifikasi. Proses pemutahiran data ini merupakan bagian dari upaya Kementerian Sosial untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam penyaluran bansos. 

Kementerian berkomitmen untuk terus meningkatkan sistem penyaluran bansos agar lebih efisien dan tepat sasaran, sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat yang benar-benar membutuhkan.  Mensos menekankan bahwa pemerintah terus berupaya untuk memastikan program perlindungan sosial tetap berjalan optimal di tengah upaya efisiensi anggaran. 

Proses pemutahiran data ini diharapkan akan menghasilkan sistem penyaluran bansos yang lebih efektif dan berkeadilan di masa mendatang.  Pemerintah akan terus memantau dan melakukan evaluasi secara berkala untuk memastikan keberhasilan program bansos dan PKH.

Langkah-langkah yang dilakukan Kementerian Sosial ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk menyeimbangkan antara efisiensi anggaran dengan tetap menjamin keberlanjutan program-program perlindungan sosial bagi masyarakat yang membutuhkan.

Baca Juga: Pemkot Terapkan Efisiensi Energi dengan WFH dan Pemadaman Lampu, DPRD: Jangan Sekedar Simbolis

Editor : Ading
Berita Terbaru

Bantah Suap dan Gratifikasi, Kuasa Hukum Eks Bupati Ponorogo Tegaskan Uang Rp500 Juta Murni Pinjaman

Tim kuasa hukum menyampaikan argumentasi yang menitikberatkan pada belum terbuktinya hubungan antara penerimaan uang yang didakwakan dengan tindakan jabatan.

Terobosan Kesehatan di Jember, Program Home Care Bawa Dokter dan Medis Langsung ke Rumah Warga

Program Home Care merupakan salah satu inovasi Pemkab Jember untuk memperluas akses layanan kesehatan, khususnya bagi warga yang alami keterbatasan mobilitas.

Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT ke-81 RI Diperbolehkan, Asalkan..

Pemkot Surabaya mengimbau seluruh pengurus RT dan RW untuk tetap menjaga transparansi dan melakukan pencatatan keuangan secara terbuka.

Dukung Proyek Strategis Nasional, TPK Merauke Catat Kenaikan Arus Peti Kemas 11,44 Persen

Peningkatan signifikan ini mencerminkan terjaganya pelayanan operasional terminal sekaligus mengukuhkan peran Pelindo dalam mendukung kelancaran arus logistik.

Pledoi Kasus Korupsi Eks Bupati Ponorogo: Sugiri Akui Khilaf, Pengacara Bantah Suap

Pledoi terdakwa dan penasihat hukum selanjutnya menjadi bagian dari pertimbangan majelis hakim sebelum menjatuhkan putusan.

Demo BEM Nusantara di Kejati Jatim: Tuntut Penangkapan Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah

Karangan bunga yang ditempatkan di pintu masuk Kejati itu, sempat disiram bensin untuk dibakar sebagai bentuk kekecewaan.