Kamis, 04 Jun 2026 19:26 WIB

Protes Soal Bantaran Sungai, Warga Medokan Inginkan Pengganti Risma yang Anti Korupsi

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 06 Mar 2020 19:37 WIB

Beritahu

Surabaya - Puluhan warga Medokan Semampir Surabaya melakukan aksi pasang banner yang berisi penolakan mafia tanah, yang mencaplok bantaran sungai di wilayahnya.

Baca Juga: Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

"Bantaran sungai 50 meter ini mutlak kewenangannya garis besar atau provinsi Jawa Timur. Tapi fakta di lapangan dikuasai oleh pengembang atau mafia-mafia tanah orba," kata Wahadi salah satu warga Medokan Semampir, Jumat (6/3/2020).

Menurut warga, ada sekitar 15 hektar tanah di bantaran sungai Medokan Semampir yang beralih kepemilikan. Mereka menuntut agar permasalahan ini diusut tuntas karena diduga ada praktik korupsi.

Baca Juga: SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

"Kami sebagai warga tidak terima adanya lokasi kami, karena kami berdomisili disini gak ujuk-ujuk mas. Ini peran dari bapak-bapak kita, dari kita sendiri ini babat alas dulu, setelah padang ditempati warga semua kok enaknya pengembang itu asal comot saja kan kurang etis," tambah Wahadi.

Menurut warga ada sekitar 15 hektar tanah bantaran sungai di wilayah Medokan Semampir Surabaya beralih kepemilikan. Dan mereka mengharapkan pemimpin yang mempunyai semangat anti korupsi menggantikan Walikota Tri Rismaharini, bisa menyelesaikan persoalan ini

Baca Juga: Maling yang Sering Bobol Rumah di Kawasan Semampir Surabaya Ditangkap, Ini Namanya

Puluhan warga tersebut berorasi berantas korupsi dan pungli serta memasang banner bertuliskan "Ingat..!!! Amanah Bagi Wong Cilik…Warga Marginal Medokan Semampir 100 % Menerima Pemimpin Yang Bersih Dari Korupsi dan Pungli", disamping papan pemberitahuan kepemilikan tanah yang berada di depan Sutet Medokan Semampir.

"Teman-teman yang ada di Medokan sampai ujung Kenjeran siap mengantar dan mendukung calon pemimpin kota Surabaya yang bersih, jujur, adil, tidak berpihak kepada koruptor. Harus diamankan Surabaya agar bersih dari koruptor," pungkas Wahadi.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Polresta Sidoarjo Bongkar Jaringan Narkotika Internasional Senilai Puluhan Miliar

Saat ini penyidik masih mengembangkan kedua perkara tersebut guna mengungkap jaringan yang lebih luas.

Maling yang Sering Curi Lampu Lalulintas di Semampir Surabaya Dibekuk, Ini Identitasnya

Saat ini pelaku telah ditetapkan tersangka dan ditahan di Mapolsek Semampir untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Wabup Mimik ajak Pelajar Sidoarjo Bijak Gunakan Teknologi

Wakil Bupati Sidoarjo Mimik Idayana menegaskan bahwa nilai utama yang harus dimiliki setiap manusia adalah kebermanfaatan bagi sesama.

Perawat RS Waluyo Jati Probolinggo yang Ngaku Dibegal Itu Ternyata Hoaks, Alasannya Bikin Emosi

Diketahui sebelumnya, Nugroho, warga Kelurahan Sidomukti, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, itu mengaku dibegal pada Senin (1/6/2026) malam.

Pecah Ban, Pikap Terguling di Tol SuMo 1 Tewas 2 Luka

pikap berwarna putih itu oleng lantaran sopir tidak bisa mengendalikan dan sempat menabrak guardrail atau pembatas jalan sisi kanan dan terguling.

Sedan Baleno Terbakar di SPBU Probolinggo, di Dalam Mobil Petugas Temukan 8 Jeriken Isi Petralite

Setelah pembasahan usai petugas menemukan sekitar delapan jeriken di dalam sedan Suzuki Baleno yang terbakar.