Minggu, 06 Sep 2026 16:06 WIB

Warga di Kampung 1001 Malam Surabaya Akhirnya Dapat Vaksin Dosis ke Dua

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 21 Des 2021 19:52 WIB
Warga 1001 malam antri vaksin
Warga 1001 malam antri vaksin

Surabaya (selalu.id)- Warga Kampung 1001 malam yang berlokasi di bawah jalan tol, kelurahan Dupak, kecamatan Krembangan, Surabaya, akhirnya mendapatkan vaksin dosis kedua, Selasa (21/12/2021). Vaksinasi itu merupakan arahan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Jatim.

"Ada 160 warga yang mendapatkan vaksin dosis kedua itu," kata Kepala Bapenda Jatim, Bapenda Jatim Abimanyu Poncoatmodjo Iswinarno.

Baca Juga: Tak Perlu Jauh, Jamaah Haji dan Traveller dari Pasuruan Kini Bisa Vaksin di RSUD Grati

Abimanyu menjelaskan, di wilayah tersebut warga rata-rata memiliki kartu keluarga. Namun literasi dan kesadaran warga untuk vaksin masih minim.

"Ada juga yang tinggal di kolong jembatan. Mata pencaharian sebagai pemulung dan pengamen. Ada anak muda dan pengamen," ujar Abimanyu .

Kegiatan vaksin ini, kata dia, menyasar 228 orang. Namun yang bisa memenuhi syarat kesehatan untuk vaksinasi hanya 160 orang.

"Hari ini hanya ada 120 orang yang lolos. Beberapa diantaranya sudah mendapatkan vaksin di tempat lain," ujar dia.

Baca Juga: Perang Iran-Israel Memanas, Jamaah Umrah Disarankan Gunakan Penerbangan Langsung

Salah satu kendala yang dihadapi adalah pemahaman warga bahwa vaksin berbahaya. Untuk itu, pihaknya melakukan sosialisasi menyeluruh pada warga.

"Dua Minggu lalu kami sosialisasikan. Pagi tadi kami jemput warga ke tempat vaksin," terang dia.

Sementara itu, Sekcam Krembang, Anton Tarayuda, mengatakan bahwa per pukul 09.00 WIB, sudah ada 60 warga yang tervaksin. Vaksinasi ini mendatangkan tenaga kesehatan atau vaksinator dari Puskesmas Dupak. Ia menyebut bahwa mayoritas warga bukan warga Kota Surabaya.

Baca Juga: Vaksin Jadi Syarat Wajib, Jemaah Umrah Diimbau Siap Sejak Dini

"Dari skrining, beberapa nggak lolos karena kondisi kesehatan belum prima. Banyak pendatang, tapi masih warga Jawa Timur," terang dia.

Sigit Santoso, salah satu warga mengaku sejak tahun 2020 atau pandemi pertama, baru ini dilakukan vaksin di kawasan tersebut. Meski demikian, Sigit mengaku sempat mendapat bantuan dari Pemerintah Kota Surabaya.

"Total ada 450 warga dari 180 KK (kepala keluarga). Dari 450, 120 diantaranya warga Surabaya. Dari 120 itu, baru 45 yang dapat bantuan berupa BLT dan PKH," terangnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Membangun Kemandirian Teknologi Industri Maritim Indonesia melalui Robotika Bawah Air dalam Semangat Asta Cita

Laut Indonesia akhirnya bukan hanya menjadi kekayaan yang kita miliki, tetapi juga menjadi tempat kita membangun masa depan.

Bupati Jember Fawait Berangkatkan Peserta Tajemtra Meski Akui Baru Lepas Infus

Ia mengaku tidak ingin meninggalkan masyarakat yang telah datang dari berbagai wilayah untuk mengikuti Tajemtra.

Kolaborasi Pemkab Jember-KAI, 350 Peserta Tajemtra Berangkat ke Tanggul Naik Kereta Khusus

Penggunaan kereta api untuk mengangkut peserta diharapkan dapat memberikan perjalanan yang aman dan nyaman.

Kebakaran Landa Pabrik Rokok di Jabon Sidoarjo

Petugas mencatat area gudang yang hangus terbakar diperkirakan mencapai 700 meter persegi.

Hadiri Raker Gabungan DPP Apeksi, Wali Kota Mojokerto Ning Ita: TKD Harus Fleksibel

Ning Ita menegaskan Apeksi akan terus mendorong agar relasi pusat dan daerah dibangun dengan prinsip kuat, adil, dan adaptif.

Sango Ceramics Indonesia Luncurkan Showroom di Surabaya, Hadirkan Produk Keramik Ekspor

Soal harga, produk Sango Ceramics dibanderol mulai dari Rp15.000 per item