Senin, 07 Sep 2026 14:28 WIB

Kemensos Gandeng ITS Tingkatkan Mutu Garam Spa Kusamba Tembus Pasar Internasional

  • Penulis : Redaksi
  • | Rabu, 27 Mar 2024 15:24 WIB
Foto: Garam Kusumba
Foto: Garam Kusumba

selalu.idPahlawan Ekonomi Nusantara atau PENA Kementerian Sosial yang berkolaborasi dengan Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya berhasil menyupport Garam Spa Kusamba yang sekarang merupakan produk kecantikan terkenal dan mulai menembus pasar internasional.

Semula garam spa yang berasal dari Desa Kusamba di Kabupaten Klungkung Bali ini hanya diolah masyarakat sebagai garam murni saja.


“Saya sudah mencoba empat  bulan terakhir ini dan terasa enak sekali di badan. Tidak usah khawatir  menggunakan produk ini," kata Risma meng-endors produk KPM PENA, saat peluncuran Garam Spa Kusamba di pusat oleh-oleh Krisna Bali, Selasa (26/3).

Pusat oleh-oleh Krisna Bali yang didirikan 2007, kini merupakan pusat-pusat oleh terlengkap dan terbesar di Asia Tenggara serta memiliki tujuh outlet di Bali. Di pusat oleh-oleh Krisna, Garam Spa Kusamba juga mulai dipajang dan dipasarkan dalam upaya menembus pasar internasional.

Garam Spa Kusamba semula diolah secara tradisional. Pada tahun 2022 lalu, Kementerian Sosial bekerja sama dengan Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya membangun sistem tunnel di Desa Kusamba yang dikelola oleh kelompok petani garam Sarining Segara yang beranggotakan 17 orang.

Sistem tunnel ini membuat produksi garam lebih efisien dan dapat meningkatkan kualitas serta kuantitas garam yang diproduksi.
Garam Kusamba terus ditingkatkan mutunya melalui pelatihan pemberdayaan dari Kemensos berupa pengolahan garam spa kepada 17 orang kelompok petani garam. Pelatihan berlangsung pada Desember 2023 lalu. Selain pelatihan, Kemensos juga memberikan bantuan berupa mesin pengolahan garam spa, rumah produksi garam spa berukuran 5 m x 6 m serta membantu pengurusan izin usaha Garam Spa Kusamba.

Untuk membantu memasarkan produk-produk tersebut ke kalangan yang lebih luas, Kementerian Sosial bekerja sama dengan pusat oleh-oleh Krisna Bali. Krisna Bali merupakan bagian dari Krisna Holding Company yang dimiliki oleh Gusti Ngurah Anom atau yang lebih akrab disapa Ajik Krisna.

“Selama saya masih diberi kesempatan hidup, saya akan  terus membantu masyarakat. Dan ini salah satu bentuk saya membantu pemerintah untuk memberdayakan masyarakat,” kata Ajik Krisna di hadapan Mensos Tri Rismaharini saat peluncuran produk tersebut di outletnya.

Baca Juga: Mahasiswa Statistika Bisnis ITS Pelajari Penerapan ISO 9001:2015 di Terminal Petikemas Surabaya

Editor : Ading
Berita Terbaru

Harga Emas Antam Hari Ini: Kurang Baik Tapi Masih Lumayan, Ini Rinciannya 

Sebagai informasi, harga buyback ini merupakan harga yang didapat jika pemegang emas Antam ingin menjual kembali emasnya.

Ramalan Zodiak Hari Ini: Pengangguran Lagi Beruntung, Yang Kerja juga Ada Peluang Menarik

Ramalan zodiak hari ini meliputi seputar percintaan, keuangan dan karier bisa menjadi prediksi peruntungan di masa depan.

PAMDI Surabaya Soroti Izin dan Citra Pentas Dangdut, Sekaligus Kejar Pengakuan UNESCO

Ia mendorong para penyanyi dan pelaku seni dangdut mengedepankan etika, termasuk dalam penampilan di atas panggung.

Cegah Busa Masuk Kalimas Surabaya, PJT I Alirkan Pasokan Air Tambahan dari Waduk Sutami

PJT I terus berkoordinasi dengan pihak terkait guna memastikan keamanan pasokan air baku bagi masyarakat Surabaya dan sekitarnya.

Air PDAM Surabaya Keruh dan Berbusa di Belasan Kawasan, Warga Keluhkan Bau Kimia

Gangguan dilaporkan terjadi di sejumlah kawasan, mulai dari Banyu Urip, Lakarsantri, Gunung Sari, Babatan, Wiyung, Manukan, Kedurus, Petemon, dan lainnya.

Dua Rumah Terbakar di Mojokerto, Terdengar Tiga Kali Ledakan

Api berasal dari freon kulkas yang diduga mengalami korsleting. Akibat kejadian itu, rumah dan semua perabotan serta peralatan elektronik hangus terbakar.