Rabu, 22 Jul 2026 22:27 WIB

Kemensos Gandeng ITS Tingkatkan Mutu Garam Spa Kusamba Tembus Pasar Internasional

  • Penulis : Redaksi
  • | Rabu, 27 Mar 2024 15:24 WIB
Foto: Garam Kusumba
Foto: Garam Kusumba

selalu.idPahlawan Ekonomi Nusantara atau PENA Kementerian Sosial yang berkolaborasi dengan Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya berhasil menyupport Garam Spa Kusamba yang sekarang merupakan produk kecantikan terkenal dan mulai menembus pasar internasional.

Semula garam spa yang berasal dari Desa Kusamba di Kabupaten Klungkung Bali ini hanya diolah masyarakat sebagai garam murni saja.


“Saya sudah mencoba empat  bulan terakhir ini dan terasa enak sekali di badan. Tidak usah khawatir  menggunakan produk ini," kata Risma meng-endors produk KPM PENA, saat peluncuran Garam Spa Kusamba di pusat oleh-oleh Krisna Bali, Selasa (26/3).

Pusat oleh-oleh Krisna Bali yang didirikan 2007, kini merupakan pusat-pusat oleh terlengkap dan terbesar di Asia Tenggara serta memiliki tujuh outlet di Bali. Di pusat oleh-oleh Krisna, Garam Spa Kusamba juga mulai dipajang dan dipasarkan dalam upaya menembus pasar internasional.

Garam Spa Kusamba semula diolah secara tradisional. Pada tahun 2022 lalu, Kementerian Sosial bekerja sama dengan Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya membangun sistem tunnel di Desa Kusamba yang dikelola oleh kelompok petani garam Sarining Segara yang beranggotakan 17 orang.

Sistem tunnel ini membuat produksi garam lebih efisien dan dapat meningkatkan kualitas serta kuantitas garam yang diproduksi.
Garam Kusamba terus ditingkatkan mutunya melalui pelatihan pemberdayaan dari Kemensos berupa pengolahan garam spa kepada 17 orang kelompok petani garam. Pelatihan berlangsung pada Desember 2023 lalu. Selain pelatihan, Kemensos juga memberikan bantuan berupa mesin pengolahan garam spa, rumah produksi garam spa berukuran 5 m x 6 m serta membantu pengurusan izin usaha Garam Spa Kusamba.

Untuk membantu memasarkan produk-produk tersebut ke kalangan yang lebih luas, Kementerian Sosial bekerja sama dengan pusat oleh-oleh Krisna Bali. Krisna Bali merupakan bagian dari Krisna Holding Company yang dimiliki oleh Gusti Ngurah Anom atau yang lebih akrab disapa Ajik Krisna.

“Selama saya masih diberi kesempatan hidup, saya akan  terus membantu masyarakat. Dan ini salah satu bentuk saya membantu pemerintah untuk memberdayakan masyarakat,” kata Ajik Krisna di hadapan Mensos Tri Rismaharini saat peluncuran produk tersebut di outletnya.

Baca Juga: Mahasiswa Statistika Bisnis ITS Pelajari Penerapan ISO 9001:2015 di Terminal Petikemas Surabaya

Editor : Ading
Berita Terbaru

75 Anak Surabaya Resmi Kantongi Penetapan Perwalian, Hak Pendidikan hingga Kesehatan Terjamin

Program ini bertujuan memberikan perlindungan hukum bagi anak yatim piatu, anak terlantar, hingga anak yang menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

Kemenag Terapkan Manajemen Talenta Berbasis Sistem Merit untuk Birokrasi Bebas KKN

Menag menegaskan digitalisasi menjadi instrumen penting dalam menyederhanakan birokrasi sekaligus memastikan pengelolaan talenta berjalan secara lebih adil.

Mantan Dirut KBS jadi Tersangka, Wali Kota Eri Janji Usut Tuntas Kasus Selisih Kas Rp10 M

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memastikan Pemkot akan memperketat pengawasan dengan menerapkan audit independen secara rutin.

Tiberman Raih 2 Penghargaan MURI dalam Tiberman Expo 2026

Andy Gunawan mengatakan, inovasi tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk terus menghadirkan solusi sekaligus nilai tambah bagi pelanggan.

Mantan Dirut KBS Tersangka Korupsi, DPRD Surabaya: Tamparan Keras dan Alarm Pembenahan BUMD!

DPRD Surabaya menilai kasus tersebut tidak boleh kembali terulang karena berpotensi menggerus kepercayaan publik terhadap perusahaan daerah.

Dugaan Penganiayaan di Super House Surabaya: 3 Orang Diamankan, Polisi Dalami Kelalaian Pengelola

Insiden tersebut menyebabkan korban menderita luka fisik dan trauma berat hingga kini masih menjalani perawatan medis.