Jumat, 05 Jun 2026 06:04 WIB

17 Caleg Petahana DPRD Surabaya Gagal Lolos, 5 Lainnya Pindah Haluan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 13 Mar 2024 13:08 WIB
Foto: ilustrasi caleg
Foto: ilustrasi caleg

selalu.id - Sebanyak 17 Calon Legisatif (Caleg) petahana gagal mendapatkan kursi kembali di DPRD Surabaya. Mereka terpental dari kantor Perwakilan Rakyat di Yos Sudarso karena gagal meraup suara yang signifikan.

Alhasil dari 50 Caleg lolos ke DPRD Surabaya periode 2024, belasan caleg petahana yang masih menjabat saat ini harus angkat koper dari gedung dewan untuk periode selanjutnya, dan mereka akan digantikan dengan wajah-wajah baru caleg yang lolos.

Bahkan dari 17 caleg petahana gagal tersebut salah satunya Wakil Ketua DPRD Surabaya, AH Thony (Gerindra) dan Ketua Komisi D Khusnul Khotimah.

Kemudian, di dapil satu Surabaya ada empat nama caleg petahana yang terpental yakni Pertiwi Ayu Khrisna (Golkar), Norma Yunita (PDIP), Alfian Limardi (PSI) dan Airlangga Justisia (Demokrat).

Sedangkan di dapil 2, ada Khusnul Khotimah (PDIP), Asrhi Yuanita Haqie (PDIP), Elok Cahyani (Demokrat) dan Lembah Setyowati (Golkar).

Lalu di dapil 3 ada yakni Anas Karno (PDIP), AH Thony (Gerindra).

Selanjutnya di dapil 4 di antaranya Dyah Katarina (PDIP), Badru Tamam (PKB), Tri Indah Ratna Sari (PDIP) dan Tjutjuk Supariono (PSI).

Terakhir dapil 5 ada tiga incumbent yang menuai kegagalan. Mereka adalah Endy Suhadi (Gerindra), John Thamrun (PDIP), serta Hari Santoso (Nasdem).

Sekedar diketahui, Tri Indah Ratna Sari terpilih menjadi anggota DPRD Surabaya 2019-2024 melalui proses PAW (Pergantian Antar Waktu).

Dia menggantikan Riswanto anggota DPRD Surabaya yang dipecat PDIP karena dinilai merusak citra partai sehingga melanggar kode etik partai.

Sementara, Airlangga Justisia terpilih menjadi anggota DPRD Surabaya 2019-2024 melalui proses PAW menggantikan Ratih Retnowati yang meninggal pada 2023 lalu.

Selain itu, ada 5 Petahana Pindah Haluan Bertarung di DPRD Jatim dan DPR RI. Diantaranya toga yang tidak lagi maju sebagai caleg DPRD Surabaya, namun memilih bertarung di DPRD Provinsi dari dapil Jatim 1 (Surabaya).

Mereka adalah Camelia Habiba (PKB), Mahfudz (PKB) dan Fatkur Rohman (PKS).

Kemudian, ada dua petahana yang pindah haluan tidak lagi maju sebagai caleg DPRD Surabaya dan bertarung di DPR RI.

Yakni, Reni Astuti (PKS) yang maju di Dapil Jatim I (Surabaya-Sidoarjo) dan Akhmad Suyanto (PKS) yang maju di Dapil Jatim IV (Jember-Lumajang).

Baca Juga: Polemik Pajak Rumah Kos di Surabaya Tuai Protes

Editor : Ading
Berita Terbaru

Gubernur Khofifah Tegaskan Jatim Pemain Utama Rantai Halal Nasional

Tantangan berikutnya adalah memastikan daerah-daerah potensial mampu mengambil peran lebih besar sebagai produsen penggerak utama industri halal global.

Remaja di Surabaya Tewas Dikeroyok Pelajar SMA, Sempat Gegar Otak dan Patah Tulang

Akibat pengeroyokan itu, korban mengalami luka berat pada bagian kepala hingga tempurung kepalanya pecah. Korban juga disebut menderita patah tulang.

Lima Mahasiswa FH Untag Surabaya Ajukan Uji Materi ke MK Soal Pembuatan SIM

Namun demikian, para mahasiswa tidak meminta seluruh tes dihapus, melainkan dilakukan penyempurnaan agar lebih relevan dengan kondisi saat ini.

Pemkab Sidoarjo Komitmen Selesaikan Hak Warga Terdampak Lumpur Lapindo

Pengaktifan kembali Satgas dinilai penting mengingat masih terdapat sejumlah persoalan yang menjadi perhatian masyarakat terdampak lumpur Lapindo.

Ning Ita Ajak ASN Kota Mojokerto Berani Tolak dan Laporkan Gratifikasi

Ning Ita mengatakan upaya pencegahan korupsi tidak cukup hanya melalui penegakan hukum, tapi harus dibangun dengan kesadaran dan integritas setiap pemerintah.

Mahasiswa Statistika Bisnis ITS Pelajari Penerapan ISO 9001:2015 di Terminal Petikemas Surabaya

Mahasiswa diharapkan mampu menjembatani pemahaman teoritis yang diperoleh di kelas dengan praktik nyata di lapangan.