Rabu, 22 Jul 2026 22:23 WIB

17 Caleg Petahana DPRD Surabaya Gagal Lolos, 5 Lainnya Pindah Haluan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 13 Mar 2024 13:08 WIB
Foto: ilustrasi caleg
Foto: ilustrasi caleg

selalu.id - Sebanyak 17 Calon Legisatif (Caleg) petahana gagal mendapatkan kursi kembali di DPRD Surabaya. Mereka terpental dari kantor Perwakilan Rakyat di Yos Sudarso karena gagal meraup suara yang signifikan.

Alhasil dari 50 Caleg lolos ke DPRD Surabaya periode 2024, belasan caleg petahana yang masih menjabat saat ini harus angkat koper dari gedung dewan untuk periode selanjutnya, dan mereka akan digantikan dengan wajah-wajah baru caleg yang lolos.

Bahkan dari 17 caleg petahana gagal tersebut salah satunya Wakil Ketua DPRD Surabaya, AH Thony (Gerindra) dan Ketua Komisi D Khusnul Khotimah.

Kemudian, di dapil satu Surabaya ada empat nama caleg petahana yang terpental yakni Pertiwi Ayu Khrisna (Golkar), Norma Yunita (PDIP), Alfian Limardi (PSI) dan Airlangga Justisia (Demokrat).

Sedangkan di dapil 2, ada Khusnul Khotimah (PDIP), Asrhi Yuanita Haqie (PDIP), Elok Cahyani (Demokrat) dan Lembah Setyowati (Golkar).

Lalu di dapil 3 ada yakni Anas Karno (PDIP), AH Thony (Gerindra).

Selanjutnya di dapil 4 di antaranya Dyah Katarina (PDIP), Badru Tamam (PKB), Tri Indah Ratna Sari (PDIP) dan Tjutjuk Supariono (PSI).

Terakhir dapil 5 ada tiga incumbent yang menuai kegagalan. Mereka adalah Endy Suhadi (Gerindra), John Thamrun (PDIP), serta Hari Santoso (Nasdem).

Sekedar diketahui, Tri Indah Ratna Sari terpilih menjadi anggota DPRD Surabaya 2019-2024 melalui proses PAW (Pergantian Antar Waktu).

Dia menggantikan Riswanto anggota DPRD Surabaya yang dipecat PDIP karena dinilai merusak citra partai sehingga melanggar kode etik partai.

Sementara, Airlangga Justisia terpilih menjadi anggota DPRD Surabaya 2019-2024 melalui proses PAW menggantikan Ratih Retnowati yang meninggal pada 2023 lalu.

Selain itu, ada 5 Petahana Pindah Haluan Bertarung di DPRD Jatim dan DPR RI. Diantaranya toga yang tidak lagi maju sebagai caleg DPRD Surabaya, namun memilih bertarung di DPRD Provinsi dari dapil Jatim 1 (Surabaya).

Mereka adalah Camelia Habiba (PKB), Mahfudz (PKB) dan Fatkur Rohman (PKS).

Kemudian, ada dua petahana yang pindah haluan tidak lagi maju sebagai caleg DPRD Surabaya dan bertarung di DPR RI.

Yakni, Reni Astuti (PKS) yang maju di Dapil Jatim I (Surabaya-Sidoarjo) dan Akhmad Suyanto (PKS) yang maju di Dapil Jatim IV (Jember-Lumajang).

Baca Juga: Diskon BPHTB Surabaya 40 Persen: Fokus Rumah Pertama, Lindungi PAD dan Bantu MBR

Editor : Ading
Berita Terbaru

75 Anak Surabaya Resmi Kantongi Penetapan Perwalian, Hak Pendidikan hingga Kesehatan Terjamin

Program ini bertujuan memberikan perlindungan hukum bagi anak yatim piatu, anak terlantar, hingga anak yang menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

Kemenag Terapkan Manajemen Talenta Berbasis Sistem Merit untuk Birokrasi Bebas KKN

Menag menegaskan digitalisasi menjadi instrumen penting dalam menyederhanakan birokrasi sekaligus memastikan pengelolaan talenta berjalan secara lebih adil.

Mantan Dirut KBS jadi Tersangka, Wali Kota Eri Janji Usut Tuntas Kasus Selisih Kas Rp10 M

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memastikan Pemkot akan memperketat pengawasan dengan menerapkan audit independen secara rutin.

Tiberman Raih 2 Penghargaan MURI dalam Tiberman Expo 2026

Andy Gunawan mengatakan, inovasi tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk terus menghadirkan solusi sekaligus nilai tambah bagi pelanggan.

Mantan Dirut KBS Tersangka Korupsi, DPRD Surabaya: Tamparan Keras dan Alarm Pembenahan BUMD!

DPRD Surabaya menilai kasus tersebut tidak boleh kembali terulang karena berpotensi menggerus kepercayaan publik terhadap perusahaan daerah.

Dugaan Penganiayaan di Super House Surabaya: 3 Orang Diamankan, Polisi Dalami Kelalaian Pengelola

Insiden tersebut menyebabkan korban menderita luka fisik dan trauma berat hingga kini masih menjalani perawatan medis.