Rabu, 22 Jul 2026 17:38 WIB

17 Caleg Petahana DPRD Surabaya Gagal Lolos, 5 Lainnya Pindah Haluan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 13 Mar 2024 13:08 WIB
Foto: ilustrasi caleg
Foto: ilustrasi caleg

selalu.id - Sebanyak 17 Calon Legisatif (Caleg) petahana gagal mendapatkan kursi kembali di DPRD Surabaya. Mereka terpental dari kantor Perwakilan Rakyat di Yos Sudarso karena gagal meraup suara yang signifikan.

Alhasil dari 50 Caleg lolos ke DPRD Surabaya periode 2024, belasan caleg petahana yang masih menjabat saat ini harus angkat koper dari gedung dewan untuk periode selanjutnya, dan mereka akan digantikan dengan wajah-wajah baru caleg yang lolos.

Bahkan dari 17 caleg petahana gagal tersebut salah satunya Wakil Ketua DPRD Surabaya, AH Thony (Gerindra) dan Ketua Komisi D Khusnul Khotimah.

Kemudian, di dapil satu Surabaya ada empat nama caleg petahana yang terpental yakni Pertiwi Ayu Khrisna (Golkar), Norma Yunita (PDIP), Alfian Limardi (PSI) dan Airlangga Justisia (Demokrat).

Sedangkan di dapil 2, ada Khusnul Khotimah (PDIP), Asrhi Yuanita Haqie (PDIP), Elok Cahyani (Demokrat) dan Lembah Setyowati (Golkar).

Lalu di dapil 3 ada yakni Anas Karno (PDIP), AH Thony (Gerindra).

Selanjutnya di dapil 4 di antaranya Dyah Katarina (PDIP), Badru Tamam (PKB), Tri Indah Ratna Sari (PDIP) dan Tjutjuk Supariono (PSI).

Terakhir dapil 5 ada tiga incumbent yang menuai kegagalan. Mereka adalah Endy Suhadi (Gerindra), John Thamrun (PDIP), serta Hari Santoso (Nasdem).

Sekedar diketahui, Tri Indah Ratna Sari terpilih menjadi anggota DPRD Surabaya 2019-2024 melalui proses PAW (Pergantian Antar Waktu).

Dia menggantikan Riswanto anggota DPRD Surabaya yang dipecat PDIP karena dinilai merusak citra partai sehingga melanggar kode etik partai.

Sementara, Airlangga Justisia terpilih menjadi anggota DPRD Surabaya 2019-2024 melalui proses PAW menggantikan Ratih Retnowati yang meninggal pada 2023 lalu.

Selain itu, ada 5 Petahana Pindah Haluan Bertarung di DPRD Jatim dan DPR RI. Diantaranya toga yang tidak lagi maju sebagai caleg DPRD Surabaya, namun memilih bertarung di DPRD Provinsi dari dapil Jatim 1 (Surabaya).

Mereka adalah Camelia Habiba (PKB), Mahfudz (PKB) dan Fatkur Rohman (PKS).

Kemudian, ada dua petahana yang pindah haluan tidak lagi maju sebagai caleg DPRD Surabaya dan bertarung di DPR RI.

Yakni, Reni Astuti (PKS) yang maju di Dapil Jatim I (Surabaya-Sidoarjo) dan Akhmad Suyanto (PKS) yang maju di Dapil Jatim IV (Jember-Lumajang).

Baca Juga: DPRD Surabaya Ingatkan Banyaknya Aduan Hotline jadi Alarm Kinerja Kelurahan dan Kecamatan

Editor : Ading
Berita Terbaru

Seorang Kakek di Mojokerto jadi Korban Gendam, Motor Supra Kesayangan Raib

Peristiwa itu terjadi di area Perumahan Flower Garden, Dusun Glonggongan, Desa Sumbertebu, Kecamatan Bangsal. Korban saat itu tengah mencari rumput.

Resmikan Closed Barn di Pasuruan, Wamenko Pangan Dorong Pengembangan Sapi Perah Dataran Rendah

Inovasi tersebut diyakini dapat menjadi terobosan untuk meningkatkan produksi susu nasional sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap impor.

Dr WP Djatmiko soal OTT Bupati Lombok Barat: Biaya Politik Tinggi hingga Lemahnya Pengawas Internal

Sebaliknya, publik harus mendorong reformasi sistemik pada legal substance dan legal culture agar kasus-kasus korupsi serupa tidak terus berulang.

Eks Dirut Kebun Binatang Surabaya Ditetapkan Tersangka Korupsi Rp10,2 Miliar

Berdasarkan hasil penyidikan, sekitar Rp7 miliar dari total kerugian negara diduga digunakan untuk kepentingan pribadi tersangka.

Sinergi Nasional dari Jember, Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Kemudahan Usaha dan Pembiayaan Murah

Pemerintah Kabupaten Jember terus berkomitmen membantu UMKM agar mampu berkembang menjadi usaha yang lebih produktif dan berdaya saing.

Bantah Suap dan Gratifikasi, Kuasa Hukum Eks Bupati Ponorogo Tegaskan Uang Rp500 Juta Murni Pinjaman

Tim kuasa hukum menyampaikan argumentasi yang menitikberatkan pada belum terbuktinya hubungan antara penerimaan uang yang didakwakan dengan tindakan jabatan.