Kamis, 04 Jun 2026 10:41 WIB

Aktivitas Meningkat, Status Gunung Semeru Dinaikkan Menjadi Siaga Level 3

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 17 Des 2021 10:43 WIB
Gunung Semeru. Foto: Dok Pemprov Jatim
Gunung Semeru. Foto: Dok Pemprov Jatim

Surabaya (selalu.id) - Status Gunung Semeru dinaikkan menjadi siaga level 3. Sebelumnya status semeru masih waspada level 2. Kenaikan ini mengingat tingginya aktivitas serta peningkatan jarak luncur awan panas guguran dan aliran lava.

Kepala Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Eko Budi Lelono mengatakan, kenaikan level 3 tersebut terhitung mulai 16 Desember 2021 pukul 23.00 WIB.

Baca Juga: SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

"Tingkat aktivitas Semeru dinaikkan menjadi Siaga level 3," dalam keterangannya, Jumat (17/12/2021).

Baca Juga: 2 Jemaah Haji Probolinggo Masih Tertahan di Arab Saudi, Ini Identitas dan Penyebabnya

Masyarakat diimbau untuk tidak beraktivitas sejauh 13 kilometer dari puncak gunung, termasuk aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi Sungai Besuk Kobokan, karena ada potensi aliran lahar.

"Masyarakat juga tidak boleh beraktivitas dalam radius lima kilometer dari puncak Gunung Semeru karena bahaya lontaran batu," tambah Eko.

Diketahui Gunung Semeru kembali memuntahkan awan panas sebanyak 3 kali pada Kamis (16/12/2021) dengan jarak lontaran sejauh 4,5 kilometer. Tercatat gempa guguran meningkat dalam tiga hari terakhir sebanyak 15-73 kejadian per hari dari rata-rata delapan kejadian.

Baca Juga: Idul Adha Jadi Momentum Kebersamaan, PDIP Jatim Salurkan 468 Sapi Kurban

Aktivitas awan panas guguran masih berpotensi terjadi dikarenakan adanya endapan aliran lava dengan panjang aliran dua kilometer dari pusat erupsi. Aliran lava itu masih belum stabil dan berpotensi longsor terutama di bagian ujung alirannya, sehingga bisa mengakibatkan awan panas guguran.

"Selain berpotensi terjadi awan panas, potensi terjadinya aliran lahar juga masih tinggi mengingat curah hujan yang cukup tinggi di Gunung Semeru," terang Eko. (SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Camat Sukolilo Surabaya, M Aries Hilmi mengatakan telah meminta klarifikasi kepada pengembang terkait status lahan yang dipersoalkan warga. Hasilnya begini.

Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Fathoni mengatakan predikat Kota Layak Anak yang selama ini disandang Surabaya harus dibuktikan melalui tindakan tegas ketika terjadi kasus eksploitasi anak.

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Ini Dugaan Kasusnya

Saat ditahan, Dadan mengenakan rompi merah muda dengan dikawal penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejagung.

Foto: Menikmati Rintik Hujan hingga Kuliner di Jalan Hefang Hangzhou

Sore ini, Rabu, 3 Juni 2026, Jalanan Hefang atau Qinghefang terpantau diguyur hujan. Suasananya syahdu.

Maling yang Sering Bobol Rumah di Kawasan Semampir Surabaya Ditangkap, Ini Namanya

Tersangka merupakan spesialis pembobol rumah kosong. Tersangka juga tercatat sebagai residivis dalam kasus serupa.