Selasa, 03 Feb 2026 02:35 WIB

BMKG Peringatkan Banjir Rob di Surabaya dan Madura dalam Lima Hari Kedepan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 17 Des 2021 08:53 WIB
ilustrasi pesisir pantai. Foto: Istimewa
ilustrasi pesisir pantai. Foto: Istimewa

Surabaya (selalu.id) - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperimgatkan adanya fenomena pasang air laut maksimum yang dapat menyebabkan banjir rob, di kawasan pesisir pantai Jawa Timur.

"Banjir rob itu terjadi tanggal 17-22 Desember, ketinggian bisa mencapai 130-140 cm dari permukaan laut," kata Kepala Stasiun Maritim Tanjung Perak Surabaya, Daryatno, keterangan tertulisnya pada Kamis (16/12/2021).

Baca Juga: TKBM yang Hilang saat Insiden Kapal Pasific 88 di Surabaya Ditemukan Meninggal

Ia menyampaikan, bahwa banjir rob itu terjadi di dua wilayah pesisir yaitu, daerah pelabuhan surabaya dan pesisir Kalianget serta Pemekasan.

"Di daerah pelabuhan Surabaya akan terjadi pukul 21.00 - 24.00 WIB. Sedangkan pesisir Kalianget dan Pemekasan terjadi akan pukul 21.00-23.00 WIB,"terangnya.

Baca Juga: Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang

Lebih lanjut ia menyampaikan, bahwa pasang air maksimum atau banjir rob itu terjadi saat fase bulan purnama atau full moon/spring tide yang mempengaruhi pasang air surut pada bulan Desember.

"Hal ini berdampak dengan muncul genangan air yang dapat menganggu sekitar pelabuhan dan pesisir,"jelasnya.

Baca Juga: Wali Kota Surabaya Minta Pengusaha Lapor Jika Lahannya Dipakai Parkir Oknum Tanpa Izin 

Tak hanya itu,aktifitas petani garam dan dan perikanan darat, serta bongkar muat di pelabuhan juga berdampak.

Ia menghimbau kepada masyarakat untuk selalu waspada dan siaga untuk mengantisipasi dampak banjir rob serta memperhatikan update infomasi cuaca maritim dari BMKG. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Viral Satpol PP Kota dan Kabupaten Probolinggo Nyaris Baku Hantam saat Penertiban PKL, Ini Penyebabnya

Kabid Tantribum Satpol PP Kota Probolinggo, Angga Budi Pramudya, menegaskan bahwa penertiban dilakukan sesuai aturan.

Transformasi Korupsi di DPRD Jatim: Dari P2SEM, Pokir hingga Fee Istri Siri

Anggaran Pokir yang sebelumnya dikelola secara terpusat kini "disembunyikan" dalam alokasi anggaran berbagai dinas daerah.

Mayat Bayi Perempuan Dalam Tas Ransel Ditemukan di Hutan Mojokerto

Mayat bayi tersebut ditemukan oleh Sukkamto, petugas Tahura yang saat itu berpatroli mengecek irigasi sungai di atas area hutan.

Pimpinan Fraksi DPRD Jatim Disebut Terlibat dalam Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes 

Informasi yang diperoleh dari sumber selalu.id menyebut, pimpinan fraksi itu berasl dari partai berwarna kuning. 

Wagub Jatim Emil Dardak dan Seskab Teddy Bertemu Empat Mata, Jabatan Wamenkeu?

Pengamat politik, Surokim menilai bahwa isu ini membuka peluang munculnya pasangan calon baru dalam kontestasi Pilgub Jawa Timur mendatang.

Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes dari Pokir DPRD Jatim, Gempar Desak Inspektorat Lakukan Audit

Gempar Jatim juga menyoroti pentingnya transparansi hasil pemeriksaan kepada publik serta tindak lanjut hukum apabila ditemukan pelanggaran.