Kamis, 04 Jun 2026 09:40 WIB

Ini Sekolah Percontohan Anti Perundungan di Gresik

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 17 Des 2021 01:24 WIB

Surabaya (selalu.id) - Menghadiri 'Deklarasi Sekolah Anti Perundungan' yang diselenggarakan SMA Nahdlatul Ulama 1 (SMANU) Gresik, Kamis (16/12/2021), Wakil Bupati Gresik, Aminatun Habibah mengatakan kenyamanan siswa dalam belajar adalah yang paling utama.

"Di sekolah itu yang nomer satu adalah kenyamanan siswa-siswi kita dalam belajar. Karena kalau mereka tidak nyaman, pada akhirnya mereka malah tidak mau sekolah. Untuk itu saya benar-benar apresiasi sekali acara Deklarasi Sekolah Anti Perundungan dan Kekerasan yang diselenggarakan oleh SMA NU 1 Gresik ini," ungkap Bu Min sapaan akrab Wabup Gresik saat menghadiri acara Deklarasi Sekolah Anti Perundungan dan Kekerasan di SMANU 1 Gresik.

Baca Juga: SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

Menurut Wabup, apabila kenyamanan dapat diciptakan oleh pihak sekolah, maka siswa-siswi yang belajar akan merasa nyaman dan senang menempuh pendidikan di tempat Ia bersekolah. Untuk itu, dirinya berharap apa yang telah dideklarasikan oleh SMANU 1 Gresik itu bisa dilaksanakan dengan baik, supaya dapat mewujudkan sekolah yang benar-benar anti terhadap perundungan dan kekerasan.

Dalam kesempatan tersebut, Bu Min juga menyampaikan bahwa 'Deklarasi Anti Perundungan dan Kekerasan' yang diselenggarakan oleh SMANU 1 Gresik ini, merupakan sebuah kegiatan yang pertama diadakan oleh sekolah di Kabupaten Gresik. Oleh karena itu, Ia berharap kegiatan tersbut bisa dijadikan contoh oleh sekolah-sekolah lain di Kabupaten Gresik, dalam rangka menjamin keselamatan dan kenyamanan siswa-siswi di Kabupaten Gresik dalam menempuh pendidikan.

"Untuk itu kegiatan ini merupakan contoh yang baik, mudah-mudahan ini bisa menjadi percontohan untuk sekolah-sekolah lainnya," ungkapnya.

Baca Juga: Langkah Serius Pemkot dalam Atasi Kemacetan Jalur Penghubung Surabaya-Gresik

Selain itu, Bu Min juga berpesan kepada siswa-siswi untuk tetap semangat dalam belajar, supaya kedepannya bisa memiliki daya saing yang tinggi di masa depan dan bisa menjadi orang yang sukses.

Karena menurut Bu Min, masa depan dapat ditata sejak kita berada di sekolah. Apabila siswa-siswi bisa belajar disiplin, ulet dan cekatan, maka kedepannya mereka tidak akan kaget saat memasuki dunia kerja.

Baca Juga: Tingkatkan Pendidikan dan Peluang Kerja, Pemkab Sidoarjo Gandeng Perpukadesi

"Jadi saya minta, yang perempuan juga, kalian harus semangat sekolah. Agar cita-cita kalian dapat tercapai sesuai dengan apa yang kalian inginkan," pungkasnya. (SL1)

 

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Camat Sukolilo Surabaya, M Aries Hilmi mengatakan telah meminta klarifikasi kepada pengembang terkait status lahan yang dipersoalkan warga. Hasilnya begini.

Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Fathoni mengatakan predikat Kota Layak Anak yang selama ini disandang Surabaya harus dibuktikan melalui tindakan tegas ketika terjadi kasus eksploitasi anak.

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Ini Dugaan Kasusnya

Saat ditahan, Dadan mengenakan rompi merah muda dengan dikawal penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejagung.

Foto: Menikmati Rintik Hujan hingga Kuliner di Jalan Hefang Hangzhou

Sore ini, Rabu, 3 Juni 2026, Jalanan Hefang atau Qinghefang terpantau diguyur hujan. Suasananya syahdu.

Maling yang Sering Bobol Rumah di Kawasan Semampir Surabaya Ditangkap, Ini Namanya

Tersangka merupakan spesialis pembobol rumah kosong. Tersangka juga tercatat sebagai residivis dalam kasus serupa.