Rabu, 04 Feb 2026 13:20 WIB

Ini Sekolah Percontohan Anti Perundungan di Gresik

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 17 Des 2021 01:24 WIB

Surabaya (selalu.id) - Menghadiri 'Deklarasi Sekolah Anti Perundungan' yang diselenggarakan SMA Nahdlatul Ulama 1 (SMANU) Gresik, Kamis (16/12/2021), Wakil Bupati Gresik, Aminatun Habibah mengatakan kenyamanan siswa dalam belajar adalah yang paling utama.

"Di sekolah itu yang nomer satu adalah kenyamanan siswa-siswi kita dalam belajar. Karena kalau mereka tidak nyaman, pada akhirnya mereka malah tidak mau sekolah. Untuk itu saya benar-benar apresiasi sekali acara Deklarasi Sekolah Anti Perundungan dan Kekerasan yang diselenggarakan oleh SMA NU 1 Gresik ini," ungkap Bu Min sapaan akrab Wabup Gresik saat menghadiri acara Deklarasi Sekolah Anti Perundungan dan Kekerasan di SMANU 1 Gresik.

Baca Juga: Bersama BPIP, UNTAG Surabaya Perkuat Kurikulum Pancasila

Menurut Wabup, apabila kenyamanan dapat diciptakan oleh pihak sekolah, maka siswa-siswi yang belajar akan merasa nyaman dan senang menempuh pendidikan di tempat Ia bersekolah. Untuk itu, dirinya berharap apa yang telah dideklarasikan oleh SMANU 1 Gresik itu bisa dilaksanakan dengan baik, supaya dapat mewujudkan sekolah yang benar-benar anti terhadap perundungan dan kekerasan.

Dalam kesempatan tersebut, Bu Min juga menyampaikan bahwa 'Deklarasi Anti Perundungan dan Kekerasan' yang diselenggarakan oleh SMANU 1 Gresik ini, merupakan sebuah kegiatan yang pertama diadakan oleh sekolah di Kabupaten Gresik. Oleh karena itu, Ia berharap kegiatan tersbut bisa dijadikan contoh oleh sekolah-sekolah lain di Kabupaten Gresik, dalam rangka menjamin keselamatan dan kenyamanan siswa-siswi di Kabupaten Gresik dalam menempuh pendidikan.

"Untuk itu kegiatan ini merupakan contoh yang baik, mudah-mudahan ini bisa menjadi percontohan untuk sekolah-sekolah lainnya," ungkapnya.

Baca Juga: Dapur Bergizi Perdana di Sukomanunggal Resmi Beroperasi, Ribuan Pelajar Siap Nikmati MBG

Selain itu, Bu Min juga berpesan kepada siswa-siswi untuk tetap semangat dalam belajar, supaya kedepannya bisa memiliki daya saing yang tinggi di masa depan dan bisa menjadi orang yang sukses.

Karena menurut Bu Min, masa depan dapat ditata sejak kita berada di sekolah. Apabila siswa-siswi bisa belajar disiplin, ulet dan cekatan, maka kedepannya mereka tidak akan kaget saat memasuki dunia kerja.

Baca Juga: Sekolah di Surabaya Wajib Tanpa HP, Pemkot Tetapkan Aturan Ketat Gawai

"Jadi saya minta, yang perempuan juga, kalian harus semangat sekolah. Agar cita-cita kalian dapat tercapai sesuai dengan apa yang kalian inginkan," pungkasnya. (SL1)

 

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

TPK Banjarmasin Gencarkan Safety Awareness di Bulan K3 2026, Pertegas Komitmen High Performance Zero Accident

Penguatan Safety Awareness menjadi krusial perusahaan untuk memitigasi risiko kecelakaan kerja dan potensi bahaya yang sewaktu-waktu dapat terjadi.

Expo Campus 2026 Surabaya: Ajak Siswa Jelajahi Minat dan Masa Depan Pendidikan

Kegiatan ini menjadi wadah bagi siswa-siswi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) untuk mengenal lebih dekat pada dunia pendidikan tinggi.

Perda Baru Buka Jalan Investasi Lewat Pemanfaatan Aset Pemkot Surabaya

Perubahan perda ini dinilai penting untuk memperkuat tata kelola pemanfaatan aset milik Pemkot Surabaya ke depan.

Susur Sungai Ngotok di TBM, Destinasi Wisata Baru Kota Mojokerto

Dengan hadirnya susur Sungai Ngotok, Pemkot Mojokerto berharap TBM akan menjadi magnet wisata baru yang mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar.

Arif Fathoni: Perikanan Surabaya Siap Sokong Ketahanan Pangan Presiden Prabowo

Karena itu, Fathoni mendorong pemerintah hadir lewat pembangunan infrastruktur dasar dan fasilitas pascapanen.

Kota Mojokerto Dipercaya Jadi Pilot Project Digitalisasi Bansos Nasional

Melalui program ini, diharapkan model digitalisasi bansos yang diuji di beberapa daerah pilot project dapat direplikasi secara nasional.