Sabtu, 06 Jun 2026 01:24 WIB

Ini Sekolah Percontohan Anti Perundungan di Gresik

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 17 Des 2021 01:24 WIB

Surabaya (selalu.id) - Menghadiri 'Deklarasi Sekolah Anti Perundungan' yang diselenggarakan SMA Nahdlatul Ulama 1 (SMANU) Gresik, Kamis (16/12/2021), Wakil Bupati Gresik, Aminatun Habibah mengatakan kenyamanan siswa dalam belajar adalah yang paling utama.

"Di sekolah itu yang nomer satu adalah kenyamanan siswa-siswi kita dalam belajar. Karena kalau mereka tidak nyaman, pada akhirnya mereka malah tidak mau sekolah. Untuk itu saya benar-benar apresiasi sekali acara Deklarasi Sekolah Anti Perundungan dan Kekerasan yang diselenggarakan oleh SMA NU 1 Gresik ini," ungkap Bu Min sapaan akrab Wabup Gresik saat menghadiri acara Deklarasi Sekolah Anti Perundungan dan Kekerasan di SMANU 1 Gresik.

Baca Juga: SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

Menurut Wabup, apabila kenyamanan dapat diciptakan oleh pihak sekolah, maka siswa-siswi yang belajar akan merasa nyaman dan senang menempuh pendidikan di tempat Ia bersekolah. Untuk itu, dirinya berharap apa yang telah dideklarasikan oleh SMANU 1 Gresik itu bisa dilaksanakan dengan baik, supaya dapat mewujudkan sekolah yang benar-benar anti terhadap perundungan dan kekerasan.

Dalam kesempatan tersebut, Bu Min juga menyampaikan bahwa 'Deklarasi Anti Perundungan dan Kekerasan' yang diselenggarakan oleh SMANU 1 Gresik ini, merupakan sebuah kegiatan yang pertama diadakan oleh sekolah di Kabupaten Gresik. Oleh karena itu, Ia berharap kegiatan tersbut bisa dijadikan contoh oleh sekolah-sekolah lain di Kabupaten Gresik, dalam rangka menjamin keselamatan dan kenyamanan siswa-siswi di Kabupaten Gresik dalam menempuh pendidikan.

"Untuk itu kegiatan ini merupakan contoh yang baik, mudah-mudahan ini bisa menjadi percontohan untuk sekolah-sekolah lainnya," ungkapnya.

Baca Juga: Langkah Serius Pemkot dalam Atasi Kemacetan Jalur Penghubung Surabaya-Gresik

Selain itu, Bu Min juga berpesan kepada siswa-siswi untuk tetap semangat dalam belajar, supaya kedepannya bisa memiliki daya saing yang tinggi di masa depan dan bisa menjadi orang yang sukses.

Karena menurut Bu Min, masa depan dapat ditata sejak kita berada di sekolah. Apabila siswa-siswi bisa belajar disiplin, ulet dan cekatan, maka kedepannya mereka tidak akan kaget saat memasuki dunia kerja.

Baca Juga: Tingkatkan Pendidikan dan Peluang Kerja, Pemkab Sidoarjo Gandeng Perpukadesi

"Jadi saya minta, yang perempuan juga, kalian harus semangat sekolah. Agar cita-cita kalian dapat tercapai sesuai dengan apa yang kalian inginkan," pungkasnya. (SL1)

 

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Polrestabes Surabaya Gerebek Markas Sindikat Curanmor di Margomulyo, Ini yang Didapat

Penyidik saat ini terus mengembangkan kasus tersebut untuk mengungkap kemungkinan adanya tempat kejadian perkara lain maupun keterlibatan pelaku lain.

Sembunyikan Motor Curian di Rumah Mertua, Begini Ending Maling di Surabaya

Kini pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolsek Kenjeran untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.

Pekan Olahraga Bhayangkara ke-80, Kapolda Jatim Tekankan Soliditas dan Sportivitas

Selain meningkatkan prestasi, kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkuat hubungan sosial dan kemitraan antara Polri dengan masyarakat.

Senangnya Korban Pencurian saat Motornya Dikembalikan Polres Pasuruan

Suasana haru tak terhindarkan saat sepeda motor hasil curian itu diserahkan langsung kepada pemiliknya.

Update Jemaah Haji Jatim yang Sakit, Wafat hingga Pulang Selamat, Berikut Datanya

Hingga saat ini, sebanyak 38.316 orang masih berada di Arab Saudi dan menunggu jadwal kepulangan sesuai kloter masing-masing.

Momen Dramatis Tim Damkar saat Evakuasi Kambing Etawa Terperosok Sumur di Mojokerto

Supoyo menyebut sumur tersebut sudah tidak dipakai lagi. Petugas damkar memakai tali tampar, tali karmantel, serta anak tangga untuk proses evakuasi.