Selasa, 20 Okt 2026 02:45 WIB

Terus Naik, Ini Daftar Harga Terkini Bahan Pokok di Pasar Surabaya

Foto: Ilustrasi bahan pokok
Foto: Ilustrasi bahan pokok

selalu.id - Harga sejumlah bahan pokok dan pangan serta komoditas sayur di Kota Surabaya, Jawa Timur (Jatim) masih terus mengalami kenaikan jelang datangnya bulan suci Ramadan yang tinggal dua pekan lagi.

Pantauan selalu.id di Pasar Keputran dan Pasar Mangga Dua Surabaya, sejumlah bahan pokok dan pangan yang masih tinggi itu terdiri dari beras, telur, gula, cabai, dan tomat.

Agus (53) salah satu pedagang cabai dan tomat menyebut, cabai rawit dijual seharga Rp65.000 per kg dan cabai merah Rp95.000 per kg.

Baca Juga: Harga Cabai Rawit di Sejumlah Wilayah Indonesia Naik, Ada yang Rp200 Ribu per Kilo

"Biasanya Rp30 ribu sampai Rp40 ribu perkilonya dan cabai merah cuma Rp60 ribu," katanya kepada selalu.id di Pasar Mangga dua, Selasa (27/2/2024) dini hari.

Sedangkan untuk harga tomat sendiri, meski sudah turun tapi masih tergolong mahal, yakni berada di angka Rp28.000 per kg. Sampai saat ini, lanjut ia menyebut, untuk komoditas sayur jenis tomat terbilang belum mengalami kenaikan lagi.

"Bawang merah Rp34 ribu per kilogram, bawang putih Rp38 ribu hingga Rp40 ribu, dan untuk bawang bombai sendiri Rp32 ribu per kilogramnya," ungkap Siti Mutmainah (35) pedagang bawang.

Terpisah, Ruslan selaku pedagang cabai di pasar Keputran Surabaya mengatakan menjual harga cabai rawit mencapai Rp60 ribu, sementara cabai merah Rp100 ribu per kilogram.

Ia memprediksi akan ada lonjakan harga bahan pokok menjelang Ramadan. "Biasanya cabai, bawang merah, sama tomat, tapi sekarang udah mahal," terangnya.

Meskipun demikian, harga beras premium masih tinggi bahkan merk tertentu terus naik. Diantaranya yakni, beras Kelapa Rp80.000 (per lima kilogram), Pinpin Rp84.000, Setra Ramos Rp74.000, Anak Lanang Rp83.000, dan Mana yang mencapai Rp86.000 per kg.

"Sebelumnya khusus Pinpin Rp65 ribu sampai Rp70 ribu aja, dan untuk Mana sebelumnya hanya berkisar Rp72.500 saja," ucap Koh Yohanes salah seorang pedagang Beras di pasar Pucang Surabaya.

Sementara itu, komoditas pangan lainnya seperti telur juga sudah terkerek naik sejak beberapa waktu lalu menginjak Rp34.500 per kilogramnya, dan gula yang mencapai dikisaran harga Rp17.500 per kilogramnya. Sebelumnya saat masa tenang Pemilihan Umum (Pemilu) lalu, komoditas beras jenis premium juga sempat mengalami kenaikan.

Sekadar diketahui, Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah dan Perdagangan (Dinkopumdag) Kota Surabaya, memastikan kios Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) yang ada di beberapa pasar utama, tetap disuplai beras medium 10 ton hingga 16 ton setiap pekan.

Baca Juga: Cabai Rawit Tembus Rp92 Ribu per Kilogram, Siap-siap Inflasi Makin Pedas

Editor : Ading
Berita Terbaru

Jaga Kamtibmas, Kapolres Nganjuk Instruksikan Kapolsek Jajaran Cek Rutin SPBU

Langkah ini dilakukan untuk memantau langsung stok BBM, terutama jenis bersubsidi, sekaligus memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan normal.

Diam-diam Prabowo Panggil Tito dan Dudung untuk Rapat Terbatas, Ada Apa?

Rapat terbatas ini merupakan tindak lanjut dari koordinasi lintas kementerian yang sebelumnya digelar di Kantor Kemenko Polkam, Jakarta Pusat.

Krisis Air Bersih dan Gagal Panen Mengancam Indonesia, Ini Peringatan BMKG

Tren ini memperparah penyusutan curah hujan tahunan hingga 2–3 persen per dekade, khususnya di wilayah selatan khatulistiwa, disertai kenaikan muka air laut.

Kapolri Ungkap Keterlibatan Perusahaan Asing dalam Kasus Karhutla, Bidik Tersangka Baru

Langkah tegas ini menjadi sinyal kuat bahwa penegakan hukum kasus karhutla tidak hanya menyasar pelaku di lapangan, melainkan juga menyasar korporasi asing.

Anak Down Syndrome Tewas di Surabaya, Wali Kota Eri Bilang Gini

Ruang aman untuk mendengar cerita, arahan, dan perhatian emosional dinilai jauh lebih krusial agar anak merasa terlindungi di rumah sendiri.

Korban Tewas dalam Kebakaran Bromo Kini jadi Lima Orang, Ini Identitasnya

Gugurnya Munawi menambah daftar panjang pahlawan pemadam karhutla di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS).