Jumat, 04 Sep 2026 17:03 WIB

Terus Naik, Ini Daftar Harga Terkini Bahan Pokok di Pasar Surabaya

Foto: Ilustrasi bahan pokok
Foto: Ilustrasi bahan pokok

selalu.id - Harga sejumlah bahan pokok dan pangan serta komoditas sayur di Kota Surabaya, Jawa Timur (Jatim) masih terus mengalami kenaikan jelang datangnya bulan suci Ramadan yang tinggal dua pekan lagi.

Pantauan selalu.id di Pasar Keputran dan Pasar Mangga Dua Surabaya, sejumlah bahan pokok dan pangan yang masih tinggi itu terdiri dari beras, telur, gula, cabai, dan tomat.

Agus (53) salah satu pedagang cabai dan tomat menyebut, cabai rawit dijual seharga Rp65.000 per kg dan cabai merah Rp95.000 per kg.

Baca Juga: Pasar Keputran Selatan Surabaya Tambah 60 Stan Baru, Pedagang Bakal Dipisah

"Biasanya Rp30 ribu sampai Rp40 ribu perkilonya dan cabai merah cuma Rp60 ribu," katanya kepada selalu.id di Pasar Mangga dua, Selasa (27/2/2024) dini hari.

Sedangkan untuk harga tomat sendiri, meski sudah turun tapi masih tergolong mahal, yakni berada di angka Rp28.000 per kg. Sampai saat ini, lanjut ia menyebut, untuk komoditas sayur jenis tomat terbilang belum mengalami kenaikan lagi.

"Bawang merah Rp34 ribu per kilogram, bawang putih Rp38 ribu hingga Rp40 ribu, dan untuk bawang bombai sendiri Rp32 ribu per kilogramnya," ungkap Siti Mutmainah (35) pedagang bawang.

Terpisah, Ruslan selaku pedagang cabai di pasar Keputran Surabaya mengatakan menjual harga cabai rawit mencapai Rp60 ribu, sementara cabai merah Rp100 ribu per kilogram.

Ia memprediksi akan ada lonjakan harga bahan pokok menjelang Ramadan. "Biasanya cabai, bawang merah, sama tomat, tapi sekarang udah mahal," terangnya.

Meskipun demikian, harga beras premium masih tinggi bahkan merk tertentu terus naik. Diantaranya yakni, beras Kelapa Rp80.000 (per lima kilogram), Pinpin Rp84.000, Setra Ramos Rp74.000, Anak Lanang Rp83.000, dan Mana yang mencapai Rp86.000 per kg.

"Sebelumnya khusus Pinpin Rp65 ribu sampai Rp70 ribu aja, dan untuk Mana sebelumnya hanya berkisar Rp72.500 saja," ucap Koh Yohanes salah seorang pedagang Beras di pasar Pucang Surabaya.

Sementara itu, komoditas pangan lainnya seperti telur juga sudah terkerek naik sejak beberapa waktu lalu menginjak Rp34.500 per kilogramnya, dan gula yang mencapai dikisaran harga Rp17.500 per kilogramnya. Sebelumnya saat masa tenang Pemilihan Umum (Pemilu) lalu, komoditas beras jenis premium juga sempat mengalami kenaikan.

Sekadar diketahui, Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah dan Perdagangan (Dinkopumdag) Kota Surabaya, memastikan kios Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) yang ada di beberapa pasar utama, tetap disuplai beras medium 10 ton hingga 16 ton setiap pekan.

Baca Juga: Revitalisasi Pasar Keputran Surabaya Kini Sudah 60 Persen, Pemotongan Unggas Dipindah ke RPU

Editor : Ading
Berita Terbaru

Kemenag Jatim dan Baznas Kirim 27 Ton Bantuan Logistik untuk Korban Bencana di NTT

Pengiriman ini merupakan hasil kolaborasi bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jatim dan Forum Zakat (FOZ) Jatim.

Ternyata Banyak Sarjana di Surabaya Belum Update KK, Disdukcapil Wanti-wanti Begini

Irvan menekankan, kesadaran memperbarui data kependudukan kian krusial menyongsong era integrasi data nasional dan pengembangan Digital Public Infrastructure.

Korban Keracunan MBG Sidoarjo Tembus 730 Orang, BGN-SPPG Malah Mangkir di Hearing DPRD

Anggota Komisi D DPRD Sidoarjo, Usman, mendesak audit dan pemeriksaan menyeluruh terhadap seluruh dapur penyedia program MBG.

Sambut Hari Pelanggan Nasional 2026, BRI Cabang Mojokerto Beri Kejutan Haru untuk Nasabah

Momen tahunan ini dimanfaatkan sebagai wadah menyapa langsung sekaligus mendekatkan diri dengan nasabah setia.

Tak Cuma Fisik, Dinkes Sidoarjo Gelar Rapid Asesmen Jiwa Pulihkan Trauma Santri Keracunan MBG

Langkah rapid asesmen ini menegaskan komitmen Pemkab Sidoarjo bahwa penanganan darurat MBG dilakukan secara menyeluruh hingga aspek psikologis korban pulih.

Tiga OPD Pemkab Jember Sabet Penghargaan Public Service of The Year 2026

Gus Fawait menegaskan apresiasi ini bukan sekadar piala biasa, melainkan pelecut semangat agar Pemkab Jember terus melahirkan terobosan baru.