Jumat, 05 Jun 2026 05:28 WIB

Terus Naik, Ini Daftar Harga Terkini Bahan Pokok di Pasar Surabaya

Foto: Ilustrasi bahan pokok
Foto: Ilustrasi bahan pokok

selalu.id - Harga sejumlah bahan pokok dan pangan serta komoditas sayur di Kota Surabaya, Jawa Timur (Jatim) masih terus mengalami kenaikan jelang datangnya bulan suci Ramadan yang tinggal dua pekan lagi.

Pantauan selalu.id di Pasar Keputran dan Pasar Mangga Dua Surabaya, sejumlah bahan pokok dan pangan yang masih tinggi itu terdiri dari beras, telur, gula, cabai, dan tomat.

Agus (53) salah satu pedagang cabai dan tomat menyebut, cabai rawit dijual seharga Rp65.000 per kg dan cabai merah Rp95.000 per kg.

Baca Juga: Harga Cabai Rawit di Probolinggo Tembus Rp90 Ribu per Kilogram

"Biasanya Rp30 ribu sampai Rp40 ribu perkilonya dan cabai merah cuma Rp60 ribu," katanya kepada selalu.id di Pasar Mangga dua, Selasa (27/2/2024) dini hari.

Sedangkan untuk harga tomat sendiri, meski sudah turun tapi masih tergolong mahal, yakni berada di angka Rp28.000 per kg. Sampai saat ini, lanjut ia menyebut, untuk komoditas sayur jenis tomat terbilang belum mengalami kenaikan lagi.

"Bawang merah Rp34 ribu per kilogram, bawang putih Rp38 ribu hingga Rp40 ribu, dan untuk bawang bombai sendiri Rp32 ribu per kilogramnya," ungkap Siti Mutmainah (35) pedagang bawang.

Terpisah, Ruslan selaku pedagang cabai di pasar Keputran Surabaya mengatakan menjual harga cabai rawit mencapai Rp60 ribu, sementara cabai merah Rp100 ribu per kilogram.

Ia memprediksi akan ada lonjakan harga bahan pokok menjelang Ramadan. "Biasanya cabai, bawang merah, sama tomat, tapi sekarang udah mahal," terangnya.

Meskipun demikian, harga beras premium masih tinggi bahkan merk tertentu terus naik. Diantaranya yakni, beras Kelapa Rp80.000 (per lima kilogram), Pinpin Rp84.000, Setra Ramos Rp74.000, Anak Lanang Rp83.000, dan Mana yang mencapai Rp86.000 per kg.

"Sebelumnya khusus Pinpin Rp65 ribu sampai Rp70 ribu aja, dan untuk Mana sebelumnya hanya berkisar Rp72.500 saja," ucap Koh Yohanes salah seorang pedagang Beras di pasar Pucang Surabaya.

Sementara itu, komoditas pangan lainnya seperti telur juga sudah terkerek naik sejak beberapa waktu lalu menginjak Rp34.500 per kilogramnya, dan gula yang mencapai dikisaran harga Rp17.500 per kilogramnya. Sebelumnya saat masa tenang Pemilihan Umum (Pemilu) lalu, komoditas beras jenis premium juga sempat mengalami kenaikan.

Sekadar diketahui, Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah dan Perdagangan (Dinkopumdag) Kota Surabaya, memastikan kios Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) yang ada di beberapa pasar utama, tetap disuplai beras medium 10 ton hingga 16 ton setiap pekan.

Baca Juga: Pasar Keputran Selatan Surabaya Tambah 60 Stan Baru, Pedagang Bakal Dipisah

Editor : Ading
Berita Terbaru

Gubernur Khofifah Tegaskan Jatim Pemain Utama Rantai Halal Nasional

Tantangan berikutnya adalah memastikan daerah-daerah potensial mampu mengambil peran lebih besar sebagai produsen penggerak utama industri halal global.

Menanti Ending di Balik Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari di Surabaya

Iman tidak menjelaskan lebih detail terkait proses perizinan yang menurutnya pada pekan lalu akan segera selesai, tinggal menunggu pembayaran PBG.

Remaja di Surabaya Tewas Dikeroyok Pelajar SMA, Sempat Gegar Otak dan Patah Tulang

Akibat pengeroyokan itu, korban mengalami luka berat pada bagian kepala hingga tempurung kepalanya pecah. Korban juga disebut menderita patah tulang.

Lima Mahasiswa FH Untag Surabaya Ajukan Uji Materi ke MK Soal Pembuatan SIM

Namun demikian, para mahasiswa tidak meminta seluruh tes dihapus, melainkan dilakukan penyempurnaan agar lebih relevan dengan kondisi saat ini.

Pemkab Sidoarjo Komitmen Selesaikan Hak Warga Terdampak Lumpur Lapindo

Pengaktifan kembali Satgas dinilai penting mengingat masih terdapat sejumlah persoalan yang menjadi perhatian masyarakat terdampak lumpur Lapindo.

Ning Ita Ajak ASN Kota Mojokerto Berani Tolak dan Laporkan Gratifikasi

Ning Ita mengatakan upaya pencegahan korupsi tidak cukup hanya melalui penegakan hukum, tapi harus dibangun dengan kesadaran dan integritas setiap pemerintah.