Senin, 02 Feb 2026 16:31 WIB

Terus Naik, Ini Daftar Harga Terkini Bahan Pokok di Pasar Surabaya

Foto: Ilustrasi bahan pokok
Foto: Ilustrasi bahan pokok

selalu.id - Harga sejumlah bahan pokok dan pangan serta komoditas sayur di Kota Surabaya, Jawa Timur (Jatim) masih terus mengalami kenaikan jelang datangnya bulan suci Ramadan yang tinggal dua pekan lagi.

Pantauan selalu.id di Pasar Keputran dan Pasar Mangga Dua Surabaya, sejumlah bahan pokok dan pangan yang masih tinggi itu terdiri dari beras, telur, gula, cabai, dan tomat.

Agus (53) salah satu pedagang cabai dan tomat menyebut, cabai rawit dijual seharga Rp65.000 per kg dan cabai merah Rp95.000 per kg.

Baca Juga: Komisi B Surabaya Nilai Urban Farming Pemkot Kurang Berdampak Tekan Harga Pangan

"Biasanya Rp30 ribu sampai Rp40 ribu perkilonya dan cabai merah cuma Rp60 ribu," katanya kepada selalu.id di Pasar Mangga dua, Selasa (27/2/2024) dini hari.

Sedangkan untuk harga tomat sendiri, meski sudah turun tapi masih tergolong mahal, yakni berada di angka Rp28.000 per kg. Sampai saat ini, lanjut ia menyebut, untuk komoditas sayur jenis tomat terbilang belum mengalami kenaikan lagi.

"Bawang merah Rp34 ribu per kilogram, bawang putih Rp38 ribu hingga Rp40 ribu, dan untuk bawang bombai sendiri Rp32 ribu per kilogramnya," ungkap Siti Mutmainah (35) pedagang bawang.

Terpisah, Ruslan selaku pedagang cabai di pasar Keputran Surabaya mengatakan menjual harga cabai rawit mencapai Rp60 ribu, sementara cabai merah Rp100 ribu per kilogram.

Ia memprediksi akan ada lonjakan harga bahan pokok menjelang Ramadan. "Biasanya cabai, bawang merah, sama tomat, tapi sekarang udah mahal," terangnya.

Meskipun demikian, harga beras premium masih tinggi bahkan merk tertentu terus naik. Diantaranya yakni, beras Kelapa Rp80.000 (per lima kilogram), Pinpin Rp84.000, Setra Ramos Rp74.000, Anak Lanang Rp83.000, dan Mana yang mencapai Rp86.000 per kg.

"Sebelumnya khusus Pinpin Rp65 ribu sampai Rp70 ribu aja, dan untuk Mana sebelumnya hanya berkisar Rp72.500 saja," ucap Koh Yohanes salah seorang pedagang Beras di pasar Pucang Surabaya.

Sementara itu, komoditas pangan lainnya seperti telur juga sudah terkerek naik sejak beberapa waktu lalu menginjak Rp34.500 per kilogramnya, dan gula yang mencapai dikisaran harga Rp17.500 per kilogramnya. Sebelumnya saat masa tenang Pemilihan Umum (Pemilu) lalu, komoditas beras jenis premium juga sempat mengalami kenaikan.

Sekadar diketahui, Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah dan Perdagangan (Dinkopumdag) Kota Surabaya, memastikan kios Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) yang ada di beberapa pasar utama, tetap disuplai beras medium 10 ton hingga 16 ton setiap pekan.

Baca Juga: Pembangunan Tak Jelas, DPRD Surabaya Nilai Pengelolaan Pasar Keputran Bermasalah

Editor : Ading
Berita Terbaru

Pimpinan Fraksi DPRD Jatim Disebut Terlibat dalam Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes 

Informasi yang diperoleh dari sumber selalu.id menyebut, pimpinan fraksi itu berasl dari partai berwarna kuning. 

Wagub Jatim Emil Dardak dan Seskab Teddy Bertemu Empat Mata, Jabatan Wamenkeu?

Pengamat politik, Surokim menilai bahwa isu ini membuka peluang munculnya pasangan calon baru dalam kontestasi Pilgub Jawa Timur mendatang.

Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes dari Pokir DPRD Jatim, Gempar Desak Inspektorat Lakukan Audit

Gempar Jatim juga menyoroti pentingnya transparansi hasil pemeriksaan kepada publik serta tindak lanjut hukum apabila ditemukan pelanggaran.

Perkuat Keandalan Pasokan Gas Bumi di Jatim, BPH Migas Dorong Roadmap FSRU

Langkah ini dinilai penting seiring meningkatnya kebutuhan gas untuk sektor industri, kelistrikan, dan rumah tangga.

Presiden Prabowo Ingatkan Kepala Daerah: Rakyat Butuh Pemimpin yang Jujur!

Prabowo mengatakan, harapan rakyat yang menginginkan pemimpin baik, adil, jujur, dan bekerja untuk kepentingan rakyat bukan harapan segelintir orang.

PDBI Jember Mulai Seleksi Atlet Drumband Jelang Porprov Jatim 2027

Seleksi atlet drum band tidak hanya menitikberatkan pada kemampuan teknis, namun juga pada aspek kedisiplinan, mental bertanding, serta daya juang para atlet.