Rabu, 04 Feb 2026 04:26 WIB

Usai Pemilu 2024 Industri Ritel Nasional Diprediksi Bakal Alami Kenaikan

Ilustrasi industri ritel
Ilustrasi industri ritel

selalu.id - Usai Pemilu 2024, Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) memprediksi industri ritel nasional akan tumbuh sebesar 20 persen pada tahun Pemilu 2024 ini. Meski begitu, APPBI meminta pemerintah untuk terus menjaga iklim usaha agar tetap kondusif.

Ketua Umum APPBI Alphonzus Widjaja mengatakan, tingkat kunjungan mal atau okupansi mal telah naik sebesar 100 persen dibandingkan waktu pandemi Covid-19. Dengan begitu, pihaknya memperkirakan pertumbuhannya bakal naik sebesar 20 persen untuk tahun 2024 ini.

Baca Juga: Tokoh Masyarakat Sumenep Ajak Warga Tetap Rukun dan Damai Terima Hasil Pemilu 2024

"Kami perkirakan untuk pertumbuhan, Ini ada dua parameter. Pertama adalah tingkat kunjungan yang sudah naik 100 persen dibandingkan pandemi, tapi 2024 ini kami perkirakan ada pertumbuhan 20 persen Biasanya tingkat penjualan selaras di angka seperti itu," ungkapnya, Kamis (15/2/2024).

Lebih lanjut dijelaskannya, sektor yang akan meningkat salah satunya sektor hiburan, wahana permainan anak-anak, makanan dan minuman. Hal ini juga didukung dengan adanya penurunan pajak di sektor tersebut sehingga memberikan peluang untuk tumbuh.

Baca Juga: MUI Surabaya Beri Pesan Damai untuk Hasil Pemilu 2024

"Itu kan memang dari sisi pajak turun, pemerintah daerah sebelumnya biasa (menetapkan pajak) 20 - 30 persen, kemudian turun 10 persen, kecuali pajak hiburan malam itu kan naik. Bioskop kan termasuk pajak yang turun. Jadi saya kira wahana anak-anak itu akan meningkat, makanan dan minuman akan meningkat," jelasnya.

Menurutnya, pertumbuhan itu akan terjadi apabila pemerintah menjaga iklim usaha agar tetap kondusif. Dia berharap pemerintah tidak menciptakan aturan yang bisa mengganggu momen tersebut.

Baca Juga: Bambang Haryo Dipanggil Bawaslu, Begini Reaksi Gerindra Surabaya

"Kalau pemerintah tetap menjaga kondisi ini terus menerus saya yakin di 2024 jauh lebih baik, tapi kan ada beberapa hal yang menjadi catatan-catatan yang sudah kami sampaikan ke pemerintah yang menjadi perhatian supaya momen pertumbuhan ini tidak terganggu," pungkasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Balita 2 Tahun di Probolinggo Hilang Misterius

Balita itu bernama Muhammad Arsyad Arrazi, berusia 2 tahun, anak dari pasangan Abdul Manan dan Zuharo, warga Dusun Polai, Desa Sumendi.

Reklame Patah di Surabaya Itu Milik Anda Advertising, Jubir: Insya Allah Sesuai Konstruksi!

“Insya Allah konstruksinya sudah sesuai. Tiang-tiang utamanya juga masih kuat,” jelas Juru Bicara Anda Advertising, Nana.

Jika Palestina Tak Dijamin Merdeka, Prabowo Tegaskan Indonesia Siap Keluar dari BoP Gaza

Isu ini memanas setelah Wakil Ketua Umum MUI, KH Cholil Nafis, secara langsung menyampaikan keraguan para ulama terhadap objektivitas BoP.

Reklame Patah di Surabaya Bahayakan Warga, DPRD Desak Audit Pemegang Izin

DPRD Surabaya pun menilai kejadian ini menjadi alarm serius terhadap pengawasan dan perizinan reklame di ruang publik.

Reklame Patah di Surabaya yang Berbahaya Belum Dievakuasi, Ini Alasannya 

Reklame besar itu sudah nyaris patah. Tepat di bawah reklame itu, terdapat gang kecil yang menjadi akses jalan warga.

Reklame Patah saat Hujan Disertai Angin di Surabaya: Belum Ada Petugas, Bahayakan Warga 

Reklame patah itu berada di atas sebuah gedung, tepat di samping Poppy cafe & karaoke Jalan Tidar Surabaya.