Rabu, 19 Jun 2024 23:56 WIB

Usai Pemilu 2024 Industri Ritel Nasional Diprediksi Bakal Alami Kenaikan

Ilustrasi industri ritel

Ilustrasi industri ritel

selalu.id - Usai Pemilu 2024, Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) memprediksi industri ritel nasional akan tumbuh sebesar 20 persen pada tahun Pemilu 2024 ini. Meski begitu, APPBI meminta pemerintah untuk terus menjaga iklim usaha agar tetap kondusif.

Ketua Umum APPBI Alphonzus Widjaja mengatakan, tingkat kunjungan mal atau okupansi mal telah naik sebesar 100 persen dibandingkan waktu pandemi Covid-19. Dengan begitu, pihaknya memperkirakan pertumbuhannya bakal naik sebesar 20 persen untuk tahun 2024 ini.

Baca Juga: Tokoh Masyarakat Sumenep Ajak Warga Tetap Rukun dan Damai Terima Hasil Pemilu 2024

"Kami perkirakan untuk pertumbuhan, Ini ada dua parameter. Pertama adalah tingkat kunjungan yang sudah naik 100 persen dibandingkan pandemi, tapi 2024 ini kami perkirakan ada pertumbuhan 20 persen Biasanya tingkat penjualan selaras di angka seperti itu," ungkapnya, Kamis (15/2/2024).

Lebih lanjut dijelaskannya, sektor yang akan meningkat salah satunya sektor hiburan, wahana permainan anak-anak, makanan dan minuman. Hal ini juga didukung dengan adanya penurunan pajak di sektor tersebut sehingga memberikan peluang untuk tumbuh.

Baca Juga: MUI Surabaya Beri Pesan Damai untuk Hasil Pemilu 2024

"Itu kan memang dari sisi pajak turun, pemerintah daerah sebelumnya biasa (menetapkan pajak) 20 - 30 persen, kemudian turun 10 persen, kecuali pajak hiburan malam itu kan naik. Bioskop kan termasuk pajak yang turun. Jadi saya kira wahana anak-anak itu akan meningkat, makanan dan minuman akan meningkat," jelasnya.

Menurutnya, pertumbuhan itu akan terjadi apabila pemerintah menjaga iklim usaha agar tetap kondusif. Dia berharap pemerintah tidak menciptakan aturan yang bisa mengganggu momen tersebut.

Baca Juga: Bambang Haryo Dipanggil Bawaslu, Begini Reaksi Gerindra Surabaya

"Kalau pemerintah tetap menjaga kondisi ini terus menerus saya yakin di 2024 jauh lebih baik, tapi kan ada beberapa hal yang menjadi catatan-catatan yang sudah kami sampaikan ke pemerintah yang menjadi perhatian supaya momen pertumbuhan ini tidak terganggu," pungkasnya.

Editor : Ading