Selasa, 20 Okt 2026 08:11 WIB

MUI Surabaya Beri Pesan Damai untuk Hasil Pemilu 2024

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 27 Mar 2024 21:09 WIB
Foto: Pernyataan sikap MUI terima putusan Pemilu 2024
Foto: Pernyataan sikap MUI terima putusan Pemilu 2024

selalu.id - Majelis Ulama Indonesia (MUI) di Surabaya dan Majelis Dakwah Islamiyah beserta tokoh masyarakat menyampaikan pesan damai dan menerima hasil keputusan Pemilu 2024.

Pengurus Majelis Ulama (MUI) Kota Surabaya KH. Badrul Munir mengatakan bahwa pihaknya telah menggelar pernyataan dalam sikapnya untuk menerima hasil putusan Pemilu 2024.

“Kami akan menerima hasil pemilu dengan tetap menjaga kerukunan dan keamanan masyarakat pasca pemilu dan kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh penyelenggara pemilu yang telah mengabdi dalam pesta Demokrasi berjalan lancar,” kata Badrul, keterangan rilisnya, Rabu (27/3/2024).

Usai pemilu ini, MUI Surabaya mengajak masyarakat untuk fokus memperbaiki ibadah jelang ramadan. Badrul merasa bersyukur  pemilu sudah berjalan lancar, aman, damai, tertib, dan sesuai dengan perundang-undangan.

Menurutnya, pemilu merupakan instrumen sekaligus wujud nyata demokrasi di Indonesia.

“Kita dan semua pihak tentunya mendambakan situasi pasca pemilu yang damai yang penuh dengan kebersamaan dan kegembiraan,” ujar Ketua Dakwah Ikatan Da'i Indonesia (IKADI) Surabaya itu.

Lebih lanjur Badrul juga meminta semua pihak menyebarkan pesan damai usai pelaksanaan Pemilu 2024. Ia berharap tokoh masyarakat agama memberikan nasihat damai dalam hasil pemilu ini.

"Khusus bagi umat Islam, mari bersiap fokus menata diri pada bulan suci Ramadan dan beribadah lebih giat lagi menjelang Hari Raya Idul Fitri,” jelasnya.

“Kami berharap semua pihak berwenang menjaga kedamaian usai pemilu. Untuk penyelenggara pemilu, yakni KPU dan Bawaslu, serta pemerintah hendaknya memberikan pemahaman kepada masyarakat sesuai dengan data yang masuk,” lanjutnya.

Mengenai hasil Pemilu 2024, dia kembali berharap semua pihak dapat bersabar dan menahan diri untuk tidak menyebarkan informasi yang belum atau tidak jelas, apalagi menimbulkan provokasi di masyarakat.

“Era media sosial seperti sekarang ini, informasi begitu bebas berkeliaran sehingga dengan mudah bertebaran hoaks atau editan,” pungkasnya.

Baca Juga: DPRD Jatim Minta Aturan Tegas Anti‑LGBT Hingga ke Daerah

Editor : Ading
Berita Terbaru

Jaga Kamtibmas, Kapolres Nganjuk Instruksikan Kapolsek Jajaran Cek Rutin SPBU

Langkah ini dilakukan untuk memantau langsung stok BBM, terutama jenis bersubsidi, sekaligus memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan normal.

Diam-diam Prabowo Panggil Tito dan Dudung untuk Rapat Terbatas, Ada Apa?

Rapat terbatas ini merupakan tindak lanjut dari koordinasi lintas kementerian yang sebelumnya digelar di Kantor Kemenko Polkam, Jakarta Pusat.

Krisis Air Bersih dan Gagal Panen Mengancam Indonesia, Ini Peringatan BMKG

Tren ini memperparah penyusutan curah hujan tahunan hingga 2–3 persen per dekade, khususnya di wilayah selatan khatulistiwa, disertai kenaikan muka air laut.

Kapolri Ungkap Keterlibatan Perusahaan Asing dalam Kasus Karhutla, Bidik Tersangka Baru

Langkah tegas ini menjadi sinyal kuat bahwa penegakan hukum kasus karhutla tidak hanya menyasar pelaku di lapangan, melainkan juga menyasar korporasi asing.

Anak Down Syndrome Tewas di Surabaya, Wali Kota Eri Bilang Gini

Ruang aman untuk mendengar cerita, arahan, dan perhatian emosional dinilai jauh lebih krusial agar anak merasa terlindungi di rumah sendiri.

Korban Tewas dalam Kebakaran Bromo Kini jadi Lima Orang, Ini Identitasnya

Gugurnya Munawi menambah daftar panjang pahlawan pemadam karhutla di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS).