Selasa, 21 Jul 2026 05:16 WIB

Bambang Haryo Dipanggil Bawaslu, Begini Reaksi Gerindra Surabaya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 19 Mar 2024 17:12 WIB
Foto: Kantor Bawaslu Surabaya
Foto: Kantor Bawaslu Surabaya

selalu.id - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Surabaya merespon terkait pemanggilan Bambang Haryo Soekartono (BHS) terkait klarifikasi laporan pelanggaran pidana pemilu ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).

Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerindra Surabaya Cahyo Harjo Prakoso menanggapi dan enggan menjawab banyak perihal laporan pelanggaran pemilu yang diduga dilakukan oleh Ayahnya yakni BHS terkait money politik.

Diketahui BHS merupakan Caleg DPR RI Dapil Jatim I (Surabaya-Sidoarjo), sedangkan anaknya, Cahyo maju sebagai Caleg DPRD provinsi Dapil Jatim I (Surabaya).

“Oh, kalau ini saya masih tidak mau berkomentar," ujar Cahyo, melalui pesan singkat kepada selalu.id, Selasa (19/3/2024).

Diberitakan sebelumnya, Ketua Bawaslu Kota Surabaya, Novly Bernado Thyssen memanggil BHS terkait klarifikasi laporan Money Politik.

"Kedatangan pak BHS hari ini dalam rangka pemenuhan panggilan klarifikasi pada kesempatan kedua terkait adanya dugaan pelanggaran pidana pemilu, termasuk dugaan terjadi praktik money politik yang dilakukan oleh beberapa pihak terlapor sesuai jadwal kita tindaklanjuti," jelasnya.

Pemanggilan klarifikasi ini, kata Novli, akan berlanjut ke tahap pembahasan pada tingkat lanjutan mulai dari pengumpulan para pihak terkait untuk didengarkan dan saling kesesuaian atau tidak antara pelapor, saksi dan terlapor.

Tak hanya itu, termasuk barang bukti yang disuguhkan cukup melengkapi unsur pidana pemilu atau tidak akan dibahas ke Gakkumdu (penegakan hukum terpadu).

Disinggung apakah juga termasuk beredarnya video gambar yang menunjukkan adanya money politik yang dilakukan oleh beberapa pihak terlapor di Kota Surabaya, Novli enggan menjawab.

" Yang jelas, nanti akan dipanggil berkaitan dengan laporan dugaan pelanggaran pidana pemilu ini. Pak BHS juga sudah terangkan di tahap klarifikasi keterangan, selanjutnya untuk mekanisme  pemeriksaan proses di Gakkumdu dibahas lebih lanjut," ungkapnya.

Sementara BHS keluar dari ruang kantor Bawaslu tak banyak berikan tanggapan. BHS singkat menjawab gak ada masalah.

"Nggak, nggak ada masalah gak ada apa-apa, cukup ya," sahutnya.

Sesuai surat yang tertanggal 14 Maret 2024 tersebut, ketiga nama yang diminta sesui dengan diundangnya BHS ke Bawaslu Kota Surabaya untuk dimintai klarifikasi terkait laporan nomor: 011/Reg/LP/PL/Kota/16.01/111/2024 untuk klarifikasi adalah :

1. Bahtiyar Rifai, SH (Calon Anggota DPRD Kota Surabaya 4 - Partai Gerindra Dapil Surabaya 4).

2. Cahyo Harjo Prakoso, SH., MH (Calon Anggota DPRD Provinsi Jatim Dapil Jatim 1).

3. Ir. Bambang Haryo Soekartono (Calon Anggota DPR RI Dapil Jatim 1)

Baca Juga: Pendapatan Jatim Turun Rp1,96 Triliun, Gerindra Tetap Setujui APBD 2026

Editor : Ading
Berita Terbaru

Presiden Prabowo Serukan Kebangkitan Koperasi, DEKOPIN Yakin jadi Pilar Ekonomi Nasional

Menurut Prabowo, kekuatan koperasi terletak pada semangat gotong royong. Ia mengibaratkannya seperti sapu lidi yang akan menjadi kuat ketika bersatu.

Program Bunga Desaku Jember, Dari Bantuan UMKM hingga Rencana Investasi Rp2 Triliun

Fawait mengingatkan agar seluruh bantuan yang diberikan pemerintah dimanfaatkan sesuai tujuan dan tidak dialihkan untuk kepentingan lain.

Serunya Slimetastic Lab: Cara Kreatif Luminor Hotel Surabaya Jemursari Manjakan Tamu Cilik

Luminor Hotel Surabaya Jemursari terus berkomitmen menjadi destinasi pilihan bagi keluarga yang ingin menikmati liburan yang nyaman dan edukatif.

Pemkab Jember Alokasikan Rp400 Miliar untuk Layanan Kesehatan Gratis Warga

Fawait menegaskan seluruh fasilitas kesehatan wajib memberikan pelayanan yang setara kepada seluruh pasien, baik peserta UHC maupun pasien umum.

PAN Mulai Panaskan Mesin Politik Hadapi Pemilu 2029

Acara ini juga untuk memperkuat struktur partai hingga tingkat bawah dan mendekatkan partai dengan masyarakat.

Potret 115 Napi dari Jatim dan Sulawesi Dipindahkan ke Nusakambangan

Ditjenpas berharap pembinaan terhadap narapidana berisiko tinggi dapat berjalan lebih maksimal sekaligus mendukung terciptanya kondisi yang aman dan kondusif.