Selasa, 20 Okt 2026 01:35 WIB

Viral Video Diduga Kecurangan Pemilu di Sampang, Polisi: Salah Paham

Screenshoot video yang beredar
Screenshoot video yang beredar

selalu.id - Beredar video disebutkan warga sampang, Madura mengamuk kepada petugas Panitia Pemungutan Suara (PPS), diduga ada kecurangan karena PPS tidak memberikan undangan kepada warga serta surat suara Pemilu telah tercoblos pada Paslon Capres-Cawapres tertentu.

Dalam video yang beredar Rabu (14/2/2024) tampak terlihat seorang pria membentak-membentak petugas PPS di Desa Gunung Kesan, Karangpenang, Sampang, Madura. Bahkan, video tersebut juga memperlihatkan amukan dari warga yang lain.

Baca Juga: PDIP Jatim Target Rebut Kursi Gubernur di Pilgub 2029

Pria itu juga menanyakan kepada petugas PPS siapa yang menyuruh melakukan itu. Terlihat panik, pihak. "Videokan, videokan," kata pria yang membentak.

Kasi Humas Polres Sampang, Ipda Dedy Deli mengatakan, peristiwa itu terjadi di salah satu rumah petugas KPPS Desa Tlambah, Kecamatan Karangpenang, Kabupaten Sampang, pada Selasa (13/2/2024) malam.

Ipda Dedy Deli menyebut bahwa kericuhan tersebut terjadi karena adanya kesalahpahaman antara petugas KPPS dengan warga mengenai tidak diterimanya surat undangan pencoblosan.

Baca Juga: Evakuasi Dramatis Penumpang KMP Mutiara Sentosa 2 yang Terbakar di Sumenep

"Ada surat undangan yang memang masih belum tersampaikan ke beberapa warga," kata Dedy, saat dikonfirmasi awak media, Rabu (14/2/2024).

Ia pun membantah pemicu kejadian adalah sudah tercoblosnya surat suara, seperti narasi dan isu yang mengiringi beredarnya video itu.

"Tidak benar. Surat suara yang sudah tercoblos itu beritanya tidak benar. Karena surat suara masih dalam keadaan tersegel dan di tempat yang aman," ucapnya.

Baca Juga: BNNP Jatim Bongkar Peredaran Narkoba Jaringan Malaysia-Madura: Sita 5,4 Kg Sabu, Ringkus Dua Kurir

Dia menegaskan, saat ini suasana di desa tersebut sudah kondusif, setelah mediasi berjalan lancar. Pemungutan suara di TPS yang semula ribut juga sudah berlangsung.

"Proses pemungutan suara masih berjalan dan teman-teman BKO Brimob masih mengamankan di lokasi," pungkasnya.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Jaga Kamtibmas, Kapolres Nganjuk Instruksikan Kapolsek Jajaran Cek Rutin SPBU

Langkah ini dilakukan untuk memantau langsung stok BBM, terutama jenis bersubsidi, sekaligus memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan normal.

Diam-diam Prabowo Panggil Tito dan Dudung untuk Rapat Terbatas, Ada Apa?

Rapat terbatas ini merupakan tindak lanjut dari koordinasi lintas kementerian yang sebelumnya digelar di Kantor Kemenko Polkam, Jakarta Pusat.

Krisis Air Bersih dan Gagal Panen Mengancam Indonesia, Ini Peringatan BMKG

Tren ini memperparah penyusutan curah hujan tahunan hingga 2–3 persen per dekade, khususnya di wilayah selatan khatulistiwa, disertai kenaikan muka air laut.

Kapolri Ungkap Keterlibatan Perusahaan Asing dalam Kasus Karhutla, Bidik Tersangka Baru

Langkah tegas ini menjadi sinyal kuat bahwa penegakan hukum kasus karhutla tidak hanya menyasar pelaku di lapangan, melainkan juga menyasar korporasi asing.

Anak Down Syndrome Tewas di Surabaya, Wali Kota Eri Bilang Gini

Ruang aman untuk mendengar cerita, arahan, dan perhatian emosional dinilai jauh lebih krusial agar anak merasa terlindungi di rumah sendiri.

Korban Tewas dalam Kebakaran Bromo Kini jadi Lima Orang, Ini Identitasnya

Gugurnya Munawi menambah daftar panjang pahlawan pemadam karhutla di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS).