Jumat, 05 Jun 2026 13:42 WIB

Banjir Siang Bolong, Percaya Gak Percaya Tapi Inilah Faktanya

Banjir di Menganti Gresik
Banjir di Menganti Gresik

selalu.id - Banjir akibat hujan lebat dan deras memang sudah menjadi hal yang lumrah, mengingat curah hujan yang sangat tinggi. Akan tetapi, kali ini banjir yang terjadi di Perumahan Oma Indah Menganti Gresik bagaikan bak sulapan saat cuaca sangat panas.

Banjir yang setinggi hingga hampir menyentuh lutut kaki orang dewasa ini menjadi sorotan warga sekitar yang melintasi kawasan tersebut.



Salah satu warga setempat, Wawan (38) menceritakan, hujan deras dengan intensitas tinggi dan disertai angin terjadi pada Senin 5 Februari kemarin sore. Sehari berikutnya, genangan air semata kaki terpantau muncul di sebagian kecil blok perumahan. 

Baca Juga: Mitigasi BPBD dalam Antisipasi Kekeringan di Jawa Timur, Begini Imbauannya



"Pada hari Selasa 6 Februari kemarin, saat anak saya berangkat ke sekolah, banjir masih belum merata. Tapi pulang sekolah, banjir sudah merata," cetusnya, Rabu (7/2/2024). 



"Anak saya sampai bingung, dia tanya apa tadi hujan kok sampai jadi banjir seperti ini. Saya jawab, kayak sulap, tidak ada hujan, air sungai di depan juga tidak meluber tapi tiba-tiba ada banjir," tambah ia sembari menjelaskan.

Baca Juga: Langkah Serius Pemkot dalam Atasi Kemacetan Jalur Penghubung Surabaya-Gresik



Meski begitu, Wawan juga mengungkapkan, sejumlah anggota pengurus RT dan RW setempat sampat meminta bantuan eskavator kepada Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Gresik, untuk menegeruk dan membersihkan tanaman eceng gondok di sungai depan. 



"Bapak-bapak pengurus RT dan RW sudah bersurat ke Dinas PU tapi masih belum ada respon. Kami berharap, dengan adanya eskavator yang bisa mengeruk dan membersihkan econg gondok bisa mengurangi debit volume banjir di sini," ucapnya. 

Baca Juga: Kasus Dugaan Proyektil Rekoset di SMPN 33 Gresik, Korban Tolak Bantuan Rp50 Juta



Menurutnya, banjir bisa mengalir ke sungai depan dan selanjutnya mengalir ke Kali Lamong. Karena masalah tiap tahunnya seperti itu, air yang menggenang ini antri masuk ke sungai depan dan Kali Lamong. 

Hal senda juga turut diungkapkan Afif (32) warga perumahan yang berada di blok depan segera mengevakuasi Ibunya ke rumah kakaknya. Ibunya ini sedang melakukan pengobatan rawat jalan paska menjalani operasi lutut. 

"Selasa kemarin siang, sebelum hujan dan banjir yang merata, saya bawa ibu ke rumah kakak. Dan Alhamdulillah, selang beberapa jam, hujan deras turun, banjir meninggi dan beberapa blok perumahan banyak yang di tutup. Sebenarnya hari ini adalah jadwal ibu saya kontrol di rumah sakit. Namun karena kondisi banjir seperti jadi kami putuskan ibu saya untuk absen berobat," ucapnya.

Sementara itu, Wahyuni (38) bersama ibu-ibu RT 33 berinisiatif membuat dapur umum yang hendak dibagikan kepada seluruh warga. 

Seeperti diketahui, perumahan Oma Indah Menganti Gresik dilanda hujan deras yang terjadi pada Senin 5 Februari kemarin. Selama dua hari berturut-turut, hujan turun di sore hari. Akibatnya banjir meninggi hingga hampir mencapai lutut kaki orang dewasa. 

Pada Rabu siang ini terlihat cuaca mendung. Volume air banjir belum surut. Beberapa rumah warga kemasukan air. Jika sore nanti hujan kembali maka bisa dipastikan seluruh rumah di perumahan ini akan terendam banjir. 

Berikut adalah perkembangan banjir di Kabupaten Gresik, pada 7 Februari 2024, Pukul 13.00 WIB: 

Banjir Genangan
- Desa Gempolkurung, Desa Bringkang dan Desa Mojotengah, Kecamatan Menganti
- Desa Sumput, Kecamatan Driyorejo
- Desa Pandu, Kecamatan Cerme

Dampak :
1. Kecamatan Menganti

a. Desa Gempolkurung
- Genangan di Jalan Poros Desa surut
- Jalan Lingkungan tergenang 20-50 cm sepanjang 500 Meter
- Rumah tergenang : 46 Rumah , tinggi genangan 10-20 cm
- Jumlah pengungsi : 3 orang ( 1 KK )
- Lokasi pengungsian : Kantor Desa Gempol Kurung

b. Desa Bringkang
Perumahan Graha Menganti 2 :
- Jalan lingkungan ketinggian 10 - 40 cm sepanjang 900 meter
- Jalan poros desa tergenang 10-30 cm 
- Fasum tergenang : Masjid, SD
Perumahan Omah Indah Menganti
- Jalan Poros Desa tergenang 10 - 50 cm sepanjang ± 500 m
- Jalan lingkungan tergenang 10-40 cm sepanjang 1.200 meter
- Rumah tergenang : ±1500, tinggi genangan 10 – 15 cm

Editor : Ading
Berita Terbaru

Pemkot Surabaya Perketat Jalur Domisili pada SPMB 2026

Langkah ini dilakukan untuk menutup celah praktik perpindahan Kartu Keluarga (KK) yang hanya bertujuan memperoleh akses masuk sekolah tertentu.

Pemprov Jatim Sabet Penghargaan Terbaik Ketegori Penurunan Pengangguran

Capaian ini merupakan hasil upaya pencapaian banyak poin indikator kinerja utama Pemprov Jatim yang selama ini dijalankan melalui Nawa Bhakti Satya.

Harga Emas Antam Hari Ini: Masih Kurang Bagus, Jangan Marah ya Bunda..

Sementara itu, buyback harga emas hari ini naik lebih tinggi hingga Rp40.000 per gram dan kini berada di level Rp2.589.000 per gram.

Ramalan Zodiak Hari Ini: Banyak Peristiwa Tak Terduga, Siapkan Mental dan Hati-hati

Ramalan zodiak pada umumnya meliputi tentang kehidupan secara umum, kesehatan, pekerjaan, hingga cinta. Kali ini diulas lengkap, banyak kejutan.

Gubernur Khofifah Tegaskan Jatim Pemain Utama Rantai Halal Nasional

Tantangan berikutnya adalah memastikan daerah-daerah potensial mampu mengambil peran lebih besar sebagai produsen penggerak utama industri halal global.

Menanti Ending di Balik Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari di Surabaya

Iman tidak menjelaskan lebih detail terkait proses perizinan yang menurutnya pada pekan lalu akan segera selesai, tinggal menunggu pembayaran PBG.