Sabtu, 06 Jun 2026 00:05 WIB

Banjir Siang Bolong, Percaya Gak Percaya Tapi Inilah Faktanya

Banjir di Menganti Gresik
Banjir di Menganti Gresik

selalu.id - Banjir akibat hujan lebat dan deras memang sudah menjadi hal yang lumrah, mengingat curah hujan yang sangat tinggi. Akan tetapi, kali ini banjir yang terjadi di Perumahan Oma Indah Menganti Gresik bagaikan bak sulapan saat cuaca sangat panas.

Banjir yang setinggi hingga hampir menyentuh lutut kaki orang dewasa ini menjadi sorotan warga sekitar yang melintasi kawasan tersebut.



Salah satu warga setempat, Wawan (38) menceritakan, hujan deras dengan intensitas tinggi dan disertai angin terjadi pada Senin 5 Februari kemarin sore. Sehari berikutnya, genangan air semata kaki terpantau muncul di sebagian kecil blok perumahan. 

Baca Juga: Mitigasi BPBD dalam Antisipasi Kekeringan di Jawa Timur, Begini Imbauannya



"Pada hari Selasa 6 Februari kemarin, saat anak saya berangkat ke sekolah, banjir masih belum merata. Tapi pulang sekolah, banjir sudah merata," cetusnya, Rabu (7/2/2024). 



"Anak saya sampai bingung, dia tanya apa tadi hujan kok sampai jadi banjir seperti ini. Saya jawab, kayak sulap, tidak ada hujan, air sungai di depan juga tidak meluber tapi tiba-tiba ada banjir," tambah ia sembari menjelaskan.

Baca Juga: Langkah Serius Pemkot dalam Atasi Kemacetan Jalur Penghubung Surabaya-Gresik



Meski begitu, Wawan juga mengungkapkan, sejumlah anggota pengurus RT dan RW setempat sampat meminta bantuan eskavator kepada Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Gresik, untuk menegeruk dan membersihkan tanaman eceng gondok di sungai depan. 



"Bapak-bapak pengurus RT dan RW sudah bersurat ke Dinas PU tapi masih belum ada respon. Kami berharap, dengan adanya eskavator yang bisa mengeruk dan membersihkan econg gondok bisa mengurangi debit volume banjir di sini," ucapnya. 

Baca Juga: Kasus Dugaan Proyektil Rekoset di SMPN 33 Gresik, Korban Tolak Bantuan Rp50 Juta



Menurutnya, banjir bisa mengalir ke sungai depan dan selanjutnya mengalir ke Kali Lamong. Karena masalah tiap tahunnya seperti itu, air yang menggenang ini antri masuk ke sungai depan dan Kali Lamong. 

Hal senda juga turut diungkapkan Afif (32) warga perumahan yang berada di blok depan segera mengevakuasi Ibunya ke rumah kakaknya. Ibunya ini sedang melakukan pengobatan rawat jalan paska menjalani operasi lutut. 

"Selasa kemarin siang, sebelum hujan dan banjir yang merata, saya bawa ibu ke rumah kakak. Dan Alhamdulillah, selang beberapa jam, hujan deras turun, banjir meninggi dan beberapa blok perumahan banyak yang di tutup. Sebenarnya hari ini adalah jadwal ibu saya kontrol di rumah sakit. Namun karena kondisi banjir seperti jadi kami putuskan ibu saya untuk absen berobat," ucapnya.

Sementara itu, Wahyuni (38) bersama ibu-ibu RT 33 berinisiatif membuat dapur umum yang hendak dibagikan kepada seluruh warga. 

Seeperti diketahui, perumahan Oma Indah Menganti Gresik dilanda hujan deras yang terjadi pada Senin 5 Februari kemarin. Selama dua hari berturut-turut, hujan turun di sore hari. Akibatnya banjir meninggi hingga hampir mencapai lutut kaki orang dewasa. 

Pada Rabu siang ini terlihat cuaca mendung. Volume air banjir belum surut. Beberapa rumah warga kemasukan air. Jika sore nanti hujan kembali maka bisa dipastikan seluruh rumah di perumahan ini akan terendam banjir. 

Berikut adalah perkembangan banjir di Kabupaten Gresik, pada 7 Februari 2024, Pukul 13.00 WIB: 

Banjir Genangan
- Desa Gempolkurung, Desa Bringkang dan Desa Mojotengah, Kecamatan Menganti
- Desa Sumput, Kecamatan Driyorejo
- Desa Pandu, Kecamatan Cerme

Dampak :
1. Kecamatan Menganti

a. Desa Gempolkurung
- Genangan di Jalan Poros Desa surut
- Jalan Lingkungan tergenang 20-50 cm sepanjang 500 Meter
- Rumah tergenang : 46 Rumah , tinggi genangan 10-20 cm
- Jumlah pengungsi : 3 orang ( 1 KK )
- Lokasi pengungsian : Kantor Desa Gempol Kurung

b. Desa Bringkang
Perumahan Graha Menganti 2 :
- Jalan lingkungan ketinggian 10 - 40 cm sepanjang 900 meter
- Jalan poros desa tergenang 10-30 cm 
- Fasum tergenang : Masjid, SD
Perumahan Omah Indah Menganti
- Jalan Poros Desa tergenang 10 - 50 cm sepanjang ± 500 m
- Jalan lingkungan tergenang 10-40 cm sepanjang 1.200 meter
- Rumah tergenang : ±1500, tinggi genangan 10 – 15 cm

Editor : Ading
Berita Terbaru

Polrestabes Surabaya Gerebek Markas Sindikat Curanmor di Margomulyo, Ini yang Didapat

Penyidik saat ini terus mengembangkan kasus tersebut untuk mengungkap kemungkinan adanya tempat kejadian perkara lain maupun keterlibatan pelaku lain.

Sembunyikan Motor Curian di Rumah Mertua, Begini Ending Maling di Surabaya

Kini pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolsek Kenjeran untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.

Pekan Olahraga Bhayangkara ke-80, Kapolda Jatim Tekankan Soliditas dan Sportivitas

Selain meningkatkan prestasi, kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkuat hubungan sosial dan kemitraan antara Polri dengan masyarakat.

Senangnya Korban Pencurian saat Motornya Dikembalikan Polres Pasuruan

Suasana haru tak terhindarkan saat sepeda motor hasil curian itu diserahkan langsung kepada pemiliknya.

Update Jemaah Haji Jatim yang Sakit, Wafat hingga Pulang Selamat, Berikut Datanya

Hingga saat ini, sebanyak 38.316 orang masih berada di Arab Saudi dan menunggu jadwal kepulangan sesuai kloter masing-masing.

Momen Dramatis Tim Damkar saat Evakuasi Kambing Etawa Terperosok Sumur di Mojokerto

Supoyo menyebut sumur tersebut sudah tidak dipakai lagi. Petugas damkar memakai tali tampar, tali karmantel, serta anak tangga untuk proses evakuasi.