Minggu, 06 Sep 2026 20:01 WIB

Dampak Banjir Belum Pulih, Lima KA Jarak Jauh dari Surabaya Dibatalkan

  • Penulis : Ading
  • | Senin, 19 Jan 2026 11:09 WIB
Foto: Kondisi stasiun Pasar Turi Surabaya (Humas Daop 8 Surabaya)
Foto: Kondisi stasiun Pasar Turi Surabaya (Humas Daop 8 Surabaya)

selalu.id - KAI Daop 8 Surabaya kembali melakukan rekayasa pola operasi dengan membatalkan sejumlah perjalanan kereta api jarak jauh, Senin (19/1/2026). Pembatalan dilakukan karena dampak banjir di lintas utara masih memengaruhi perjalanan kereta api dari dan menuju Surabaya.

Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, mengatakan jalur rel di lintas utara saat ini sudah dapat dilalui. Namun, kondisi pascabanjir mengharuskan perjalanan kereta dilakukan secara bergantian dengan kecepatan terbatas.

Baca Juga: Kolaborasi Pemkab Jember-KAI, 350 Peserta Tajemtra Berangkat ke Tanggul Naik Kereta Khusus

Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan keterlambatan tinggi, sehingga KAI memutuskan membatalkan beberapa perjalanan guna menjaga keselamatan dan kelancaran operasional kereta api lainnya.

“Saat ini jalur KA sudah dapat dilalui, namun dengan kecepatan terbatas dan bergantian dengan perjalanan KA lainnya. Untuk mengantisipasi keterlambatan yang semakin besar, sejumlah perjalanan terpaksa dibatalkan,” ujar Mahendro.

Adapun kereta api yang dibatalkan pada hari ini meliputi KA Sembrani Tambahan (7003A) relasi Surabaya Pasarturi–Gambir, KA Ambarawa Ekspres (263) relasi Surabaya Pasarturi–Semarang Poncol, KA Argo Bromo Anggrek (1B) relasi Surabaya Pasarturi–Gambir, KA Gajayana (35) relasi Malang–Gambir, serta KA Gajayana Tambahan (7001A) relasi Malang–Gambir.

Baca Juga: 440 Titik Genangan Sudah Tuntas, Pemkot Surabaya Sebut Banjir Tak Akan Selesai Tanpa Langkah Pusat

Selain pembatalan, KAI Daop 8 Surabaya juga melakukan pengaturan ulang formasi rangkaian pada sejumlah kereta yang masih beroperasi, di antaranya KA Harina relasi Surabaya Pasarturi–Bandung, KA Gumarang relasi Surabaya Pasarturi–Pasarsenen, serta KA Arjuno Ekspres relasi Malang–Surabaya Gubeng.

Pengaturan tersebut dilakukan untuk menjaga kelancaran layanan dan mempercepat pemulihan operasional hingga kondisi jalur kembali normal.

KAI menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan. Penumpang terdampak pembatalan diberikan pengembalian dana 100 persen di luar biaya pemesanan atau penjadwalan ulang tanpa biaya tambahan.

Baca Juga: Sengaja Lintasi Rel, Pria Misterius Tewas Tertabrak Kereta di Krian

“Pelanggan dapat melakukan refund penuh atau reschedule tanpa biaya tambahan melalui aplikasi Access by KAI, loket stasiun, maupun Contact Center 121,” kata Mahendro.

Petugas pelayanan pelanggan juga disiagakan di sejumlah stasiun untuk memberikan informasi dan pendampingan langsung kepada penumpang.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Cegah Busa Masuk Kalimas Surabaya, PJT I Alirkan Pasokan Air Tambahan dari Waduk Sutami

PJT I terus berkoordinasi dengan pihak terkait guna memastikan keamanan pasokan air baku bagi masyarakat Surabaya dan sekitarnya.

Air PDAM Surabaya Keruh dan Berbusa di Belasan Kawasan, Warga Keluhkan Bau Kimia

Gangguan dilaporkan terjadi di sejumlah kawasan, mulai dari Banyu Urip, Lakarsantri, Gunung Sari, Babatan, Wiyung, Manukan, Kedurus, Petemon, dan lainnya.

Dua Rumah Terbakar di Mojokerto, Terdengar Tiga Kali Ledakan

Api berasal dari freon kulkas yang diduga mengalami korsleting. Akibat kejadian itu, rumah dan semua perabotan serta peralatan elektronik hangus terbakar.

DPRD Surabaya Soroti Data Warga: Baru Dibetulkan Saat Butuh Bantuan, BPJS hingga Waris

Cahyo menilai Dispendukcapil Surabaya perlu memetakan data yang belum mutakhir maupun tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya.

Melon Hidroponik jadi Magnet Baru Wisata Edukasi di Candi Negoro, Sidoarjo

Greenhouse seluas 400 meter persegi menjadi pusat pengembangan wisata ini.

Tak Cukup Andalkan TPA, Jakarta Barat Belajar Pengolahan Sampah dari Sidoarjo

"Penting sekali menguatkan pengurangan sampah atau pengolahan sampah itu dari TPS 3R,” ujar Wali Kota Administrasi Jakarta Barat Iin Mutmainnah.