Sabtu, 22 Jun 2024 22:54 WIB

Perangkat Desa se-Jatim Dikumpulkan di Hotel Santika Surabaya

Pertemuan Perangkat Desa se-Jatim

Pertemuan Perangkat Desa se-Jatim

selalu.id - Pertemuan perangkat desa seluruh Jawa Timur yang digelar di Hotel Santika Premiere Jalan Gubeng, Surabaya, Rabu (10/1/2024). Pertemuan tersebut disinyalir syarat dengan muatan politik. Untuk itu, selalu.id mencoba mendatangi lokasi pertemuan yang berada di lantai 3 hotel tersebut. Dan mendapati beberapa orang mengenakan kemeja putih dan celana hitam semacam telah ditentukan untuk ber-dresscode. Berdasar keterangan penjaga buku tamu, ketua panitia sedang di dalam ruangan sedang menggelar rapat tertutup.

"Masih rapat mas, tunggu ya," ujarnya.

Sementara itu, peserta undangan terlihat sedang menikmati makanan yang disediakan sembari bercengkrama satu sama lain. selalu.id mencoba untuk mendekati salah satu peserta dan menanyakan agenda pertemuan tersebut dan jawaban cukup mengejutkan didapat. Peserta tersebut tidak tahu mendatangi acara apa.

"Saya Ndak tahu mas, saya disuruh datang sama ketua ya datang aja. Ini cuman dikirimi sharelock aja," ujar salah satu peserta yang enggan disebutkan namanya.

Beberapa peserta juga menjawab hal senada dan terlihat bingung dengan acara tersebut.

"Saya juga ndak tahu, tadi diperintah jam 9 pagi kesini, tapi sampe sekarang belum mulai," timpalnya.

Ada informasi yang menyebutkan bahwa pengumpulan perangkat desa tersebut untuk kepentingan politik yakni memberikan dukungan kepada salah satu kandidat pada Pilpres 2024 dengan iming-iming kenaikan dana desa.

Terpisah, Kepala Desa Lamongan Sujiono saat ditemui di lokasi mengatakan, bahwa acara ini beragendakan pembahasan revisi UU Desa nomor 6 tahun 2014. Kades-kades di jatim meminta segera disahkan di bulan Januari 2024.

"Karena yang diundang adalah ketua, jadi mereka selaku perwakilan sebenarnya hanya siap datang saja mas," tegas Sujiono kepada selalu.id saat dikonfirmasi, Rabu (10/1/2024).

Menyoal agenda pertemuan tersebut, Sujiono yang notabenenya selaku Bendahara DPD Perkumpulan Aparatur Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Papdesi) Jatim menerangkan, karena revisi tersebut sudah di paripurnakan Baleg DPR RI dan tinggal pembahasan antara pemerintah dan parlemen.

Meski begitu, dalam rapat tertutup ini, ia menyebut tinggal satu langkah lagi yakni pembahasan antara pemerintah dan parlemen terkait revisi undang-undang desa no.6 tahun 2014 tersebut.

Saat disinggung mengenai adanya kampanye terselubung dalam rapat tertutup tersebut, Sujiono menegaskan, jika rapat kali ini memang benar-benar membahas revisi undang-undang desa nomor 6 tahun 2014.

"Kembali saya tegaskan, acara ini murni pembahasan revisi undang-undang desa nomor 6 tahun 2014. Jadi, ini bukan acara kampanye terselubung," tegasnya.

Editor : Ading