Senin, 02 Feb 2026 20:02 WIB

Khofifah-Emil Hadiri Rapimda Perangkat Desa, Luluk: Demokrasi Tidak Sehat

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 13 Sep 2024 08:56 WIB
Luluk Nur Hamidah
Luluk Nur Hamidah

selalu.id - Bakal Calon Gubernur Jawa Timur yang diusung PKB, Luluk Nur Hamidah, mengkritik rivalnya Khofifah-Emil karena hadiri acara Rapimda Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Jawa Timur di Kota Surabaya, Minggu (8/9/2024) lalu.

“Kalau saya boleh ingatkan Pilgub Jatim ini mudah-mudahan tidak mengulang praktik-praktik demokrasi yang tidak sehat,” kata Luluk, Jumat (13/9/2024).

Diketahui, di acara tersebut dihadiri ratusan perangkat desa se-Jatim juga menobatkan Khofifah-Emil sebagai Ibu-Bapak'e Perangkat Desa Jawa Timur.

Luluk mengingatkan agar semua pihak semestinya tidak melakukan upaya memobilisasi instrumen-instrumen perangkat desa, demi kepentingan politik. Hal itu agar Pilgub Jatim tetap berjalan fair.

“Jadi pola-pola dan cara-cara mendapatkan kekuasaan yang memobilisasi instrumen-instrumen kekuasaan yang menyebabkan Pilgub di Jatim nanti akan menjadi cacat, menjadi tidak fair, menjadi tidak adil, jangan,” ujarnya.

Apalagi ada pengerahan-pengarahan dari institusi-institusi negara dan lain-lain, yang kaitannya dengan teman-teman PPDI misalnya, perangkat desa-desa dan lain-lain.

Meski begitu, Luluk para perangkat desa pasti tidak akan lupa atas jasanya dan PKB dalam mewujudkan Undang-Undang Desa.

“Tapi menurut aku kok mereka enggak akan lupa siapa yang memperjuangkan UU Desa di DPR RI itu Mbak Luluk, ya kan,” ucapnya.

Luluk mengatakan, kepala desa, perangkat desa dan masyarakat desa yang menikmati manfaat UU Desa tentu tidak akan melupakan jasanya saat aktif di badan legislasi DPR RI dulu.

“Mereka mestinya kalau ingat maka yang ada di depan, srikandi yang ada di badan legislasi itu namanya Luluk Nur Hamidah yang sekarang menjadi calon gubernur,” ucapnya.

Semua paslon, kata Luluk mestinya mendapatkan kesempatan yang sama dan adil. Sebab masing-masing orang tentu memiliki legacy dan keberpihakan terhadap kemajuan dan kemakmuran desa.

“Enggak usah ada mobilisasi yang secara sembunyi-sembunyi seperti itu toh kita semua punya rekam jejak masing-masing. Saya walaupun tidak pernah di eksekutif tapi legacy di DPR RI justru bisa dirasakan manfaatnya juga oleh masyarakat banyak,” pungkasnya.

Baca Juga: Latihan Baris Berbaris, Khofifah: Ini Simbol Kesatuan Pembangunan Nasional

Editor : Ading
Berita Terbaru

Viral Satpol PP Kota dan Kabupaten Probolinggo Nyaris Baku Hantam saat Penertiban PKL, Ini Penyebabnya

Kabid Tantribum Satpol PP Kota Probolinggo, Angga Budi Pramudya, menegaskan bahwa penertiban dilakukan sesuai aturan.

TKBM yang Hilang saat Insiden Kapal Pasific 88 di Surabaya Ditemukan Meninggal

Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit selaku SMC mengatakan, korban ditemukan berjarak sekitar 1 mil laut dari titik awal kejadian.

Transformasi Korupsi di DPRD Jatim: Dari P2SEM, Pokir hingga Fee Istri Siri

Anggaran Pokir yang sebelumnya dikelola secara terpusat kini "disembunyikan" dalam alokasi anggaran berbagai dinas daerah.

Mayat Bayi Perempuan Dalam Tas Ransel Ditemukan di Hutan Mojokerto

Mayat bayi tersebut ditemukan oleh Sukkamto, petugas Tahura yang saat itu berpatroli mengecek irigasi sungai di atas area hutan.

Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang

Kejadian tersebut berlansung cepat. Dan saat ini satu orang tenaga kerja bongkar muat (TKBM) dilaporkan hilang dan masih dalam pencarian.

Pimpinan Fraksi DPRD Jatim Disebut Terlibat dalam Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes 

Informasi yang diperoleh dari sumber selalu.id menyebut, pimpinan fraksi itu berasl dari partai berwarna kuning.