Selasa, 03 Feb 2026 18:53 WIB

Khofifah-Emil Hadiri Rapimda Perangkat Desa, Luluk: Demokrasi Tidak Sehat

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 13 Sep 2024 08:56 WIB
Luluk Nur Hamidah
Luluk Nur Hamidah

selalu.id - Bakal Calon Gubernur Jawa Timur yang diusung PKB, Luluk Nur Hamidah, mengkritik rivalnya Khofifah-Emil karena hadiri acara Rapimda Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Jawa Timur di Kota Surabaya, Minggu (8/9/2024) lalu.

“Kalau saya boleh ingatkan Pilgub Jatim ini mudah-mudahan tidak mengulang praktik-praktik demokrasi yang tidak sehat,” kata Luluk, Jumat (13/9/2024).

Diketahui, di acara tersebut dihadiri ratusan perangkat desa se-Jatim juga menobatkan Khofifah-Emil sebagai Ibu-Bapak'e Perangkat Desa Jawa Timur.

Luluk mengingatkan agar semua pihak semestinya tidak melakukan upaya memobilisasi instrumen-instrumen perangkat desa, demi kepentingan politik. Hal itu agar Pilgub Jatim tetap berjalan fair.

“Jadi pola-pola dan cara-cara mendapatkan kekuasaan yang memobilisasi instrumen-instrumen kekuasaan yang menyebabkan Pilgub di Jatim nanti akan menjadi cacat, menjadi tidak fair, menjadi tidak adil, jangan,” ujarnya.

Apalagi ada pengerahan-pengarahan dari institusi-institusi negara dan lain-lain, yang kaitannya dengan teman-teman PPDI misalnya, perangkat desa-desa dan lain-lain.

Meski begitu, Luluk para perangkat desa pasti tidak akan lupa atas jasanya dan PKB dalam mewujudkan Undang-Undang Desa.

“Tapi menurut aku kok mereka enggak akan lupa siapa yang memperjuangkan UU Desa di DPR RI itu Mbak Luluk, ya kan,” ucapnya.

Luluk mengatakan, kepala desa, perangkat desa dan masyarakat desa yang menikmati manfaat UU Desa tentu tidak akan melupakan jasanya saat aktif di badan legislasi DPR RI dulu.

“Mereka mestinya kalau ingat maka yang ada di depan, srikandi yang ada di badan legislasi itu namanya Luluk Nur Hamidah yang sekarang menjadi calon gubernur,” ucapnya.

Semua paslon, kata Luluk mestinya mendapatkan kesempatan yang sama dan adil. Sebab masing-masing orang tentu memiliki legacy dan keberpihakan terhadap kemajuan dan kemakmuran desa.

“Enggak usah ada mobilisasi yang secara sembunyi-sembunyi seperti itu toh kita semua punya rekam jejak masing-masing. Saya walaupun tidak pernah di eksekutif tapi legacy di DPR RI justru bisa dirasakan manfaatnya juga oleh masyarakat banyak,” pungkasnya.

Baca Juga: Latihan Baris Berbaris, Khofifah: Ini Simbol Kesatuan Pembangunan Nasional

Editor : Ading
Berita Terbaru

Reklame Patah saat Hujan Disertai Angin di Surabaya: Belum Ada Petugas, Bahayakan Warga 

Reklame patah itu berada di atas sebuah gedung, tepat di samping Poppy cafe & karaoke Jalan Tidar Surabaya. 

Hujan Disertai Angin di Surabaya Juga Tumbangkan 30 Pohon

Kepala DLH Surabaya Dedik Irianto menegaskan petugas langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pemotongan batang dan pembersihan material pohon. 

Hujan Angin Terjang Surabaya: Genteng Rumah Warga Berterbangan, Sejumlah Pohon Juga Tumbang

Genteng rumah warga yang terdampak hujan angin itu berada di Kelurahan Pakis, yang diketahui rumah milik Arif.

Kabar Gembira, Nilai Tukar Rupiah Menguat Lagi ke Rp16.755/US$

Penguatan rupiah hari ini sejalan dengan pelemahan dolar AS di pasar global. 

Wisata Mojokerto dengan Kesejukan Alam yang Syahdu, Cocok Dibuat Santai Sama Keluarga 

Jawa Timur terkenal dengan kuliner dan budayanya. Di balik itu, juga tersimpan wisata yang menakjubkan. Salah satunya di Mojokerto.

Cak Imin: DPW PKB Harus Ubah Cara Berpikir dan Arah Gerak Organisasi

Cak Imin, sapaan akrabnya, menjelaskan bahwa dinamika politik dan persoalan bangsa yang terus berkembang menuntut partai untuk bersikap adaptif.