Jumat, 05 Jun 2026 03:08 WIB

Kasus Penembakan Relawan Prabowo-Gibran, Polda Jatim Temukan Petunjuk Baru

  • Penulis : Ade Resty
  • | Sabtu, 30 Des 2023 08:04 WIB
Foto ilustrasi
Foto ilustrasi

selalu.id - Polisi sudah meriksa belasan orang sebagai saksi dari kasus penembakan relawan Prabowo-Gibran dari orang tak dikenal (OTK).

“Sampai saat ini saksi yang sudah diperiksa sudah 13 orang,” kata Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Imam Sugianto, Jumat (29/12/2023).

Irjen Pol Imam menyebut dari 13 orang yang diperiksa sebagai saksi itu adalah mereka yang bersama korban pada saat kejadian di Banyates, Sampang, Madura, Jawa Timur, yang terjadi pda Jumat (26/12/2023) lalu. Diantaranya, juga dari pihak keluarga.

“Mereka yang sama-sama duduk dengan korban, dari keluarga, pokoknya satu hari itu yang berkaitan dengan korban,” jelasnya.

Tak hanya itu, kata dia, dalam hasil analisa penyidik dari Polda Jatim dan keterangan saksi-saksi itu sudah dikirim ke Mabes Polri. Dalam hasilnya tersebut sudah menemukan titik terang.

“Sudah ada petunjuk, saat ini sedang dikembangkang oleh dikrimum dan jajaran. Mudah-mudahan dalam waktu dekat bisa terungkap dengan baik,” ujarnya.

Terkait pelaku, dalam penembakan terjadi dua kali. Meskipun begitu pihaknya tidak ingin menduga jumlaa berapa pelaku yang menembak.

“Sementara ya penembak satu itu tadi kan walaupun ada peluru dua. Kita tunggu aja,” jelasnya.

Lebih lanjut Irjen Pol Imam menegaskan bahwa  kasus ini tidak ada hubungannya dengan persoalan berkaitan dengan politik.

“Motuf kan belum tertangkap pelakunya. Kalau sudah tertangkap baru bisa ketahuan motifnya. Tapi sejauh ini tidak ada hubungannya dengan persoalan politik,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, penembakan OTK terhadap Relawan Prabowo yang sekaligus tokoh masyarakat bernama Muarah (49) itu terjadi pada Jumat (22/12/2023) lalu. Sekitar pukul 09.30 WIB.

Saat itu mereka OTK berhenti dan mendekat ke Muarah tiba-tiba langsung melepaskan tembakan ke arah tubuhnya. Setelah itu, OTK yang berjumlah dua orang itu kabur.

Muarah kini sedang dirawat di RSUD dr Soetomo, Surabaya. Meski disebut terus membaik, dokter mengatakan kondisi kedua kakinya belum bisa digerakkan. Karena efek penembakan dipunggung yang terkena saraf.

“Saat ini pasien sedang perawatan terkait sequelae, gejala sisa, cederanya masih ada, gangguan pada persarafan yang menyebabkan pasien masih tidak bisa menggerakkan kaki,” kata dr Tomy Lesmana selaku dokter penangaggung jawab pasien, saat ditemui di RSUD dr Soetomo, Surabaya.

Baca Juga: Bahagianya Korban Pencurian saat Motornya Dikembalikan Polda Jatim

Editor : Ading
Berita Terbaru

Gubernur Khofifah Tegaskan Jatim Pemain Utama Rantai Halal Nasional

Tantangan berikutnya adalah memastikan daerah-daerah potensial mampu mengambil peran lebih besar sebagai produsen penggerak utama industri halal global.

Menanti Ending di Balik Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari di Surabaya

Iman tidak menjelaskan lebih detail terkait proses perizinan yang menurutnya pada pekan lalu akan segera selesai, tinggal menunggu pembayaran PBG.

Remaja di Surabaya Tewas Dikeroyok Pelajar SMA, Sempat Gegar Otak dan Patah Tulang

Akibat pengeroyokan itu, korban mengalami luka berat pada bagian kepala hingga tempurung kepalanya pecah. Korban juga disebut menderita patah tulang.

Lima Mahasiswa FH Untag Surabaya Ajukan Uji Materi ke MK Soal Pembuatan SIM

Namun demikian, para mahasiswa tidak meminta seluruh tes dihapus, melainkan dilakukan penyempurnaan agar lebih relevan dengan kondisi saat ini.

Pemkab Sidoarjo Komitmen Selesaikan Hak Warga Terdampak Lumpur Lapindo

Pengaktifan kembali Satgas dinilai penting mengingat masih terdapat sejumlah persoalan yang menjadi perhatian masyarakat terdampak lumpur Lapindo.

Ning Ita Ajak ASN Kota Mojokerto Berani Tolak dan Laporkan Gratifikasi

Ning Ita mengatakan upaya pencegahan korupsi tidak cukup hanya melalui penegakan hukum, tapi harus dibangun dengan kesadaran dan integritas setiap pemerintah.