Sabtu, 05 Sep 2026 17:25 WIB

Kasus Penembakan Relawan Prabowo-Gibran, Polda Jatim Temukan Petunjuk Baru

  • Penulis : Ade Resty
  • | Sabtu, 30 Des 2023 08:04 WIB
Foto ilustrasi
Foto ilustrasi

selalu.id - Polisi sudah meriksa belasan orang sebagai saksi dari kasus penembakan relawan Prabowo-Gibran dari orang tak dikenal (OTK).

“Sampai saat ini saksi yang sudah diperiksa sudah 13 orang,” kata Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Imam Sugianto, Jumat (29/12/2023).

Irjen Pol Imam menyebut dari 13 orang yang diperiksa sebagai saksi itu adalah mereka yang bersama korban pada saat kejadian di Banyates, Sampang, Madura, Jawa Timur, yang terjadi pda Jumat (26/12/2023) lalu. Diantaranya, juga dari pihak keluarga.

“Mereka yang sama-sama duduk dengan korban, dari keluarga, pokoknya satu hari itu yang berkaitan dengan korban,” jelasnya.

Tak hanya itu, kata dia, dalam hasil analisa penyidik dari Polda Jatim dan keterangan saksi-saksi itu sudah dikirim ke Mabes Polri. Dalam hasilnya tersebut sudah menemukan titik terang.

“Sudah ada petunjuk, saat ini sedang dikembangkang oleh dikrimum dan jajaran. Mudah-mudahan dalam waktu dekat bisa terungkap dengan baik,” ujarnya.

Terkait pelaku, dalam penembakan terjadi dua kali. Meskipun begitu pihaknya tidak ingin menduga jumlaa berapa pelaku yang menembak.

“Sementara ya penembak satu itu tadi kan walaupun ada peluru dua. Kita tunggu aja,” jelasnya.

Lebih lanjut Irjen Pol Imam menegaskan bahwa  kasus ini tidak ada hubungannya dengan persoalan berkaitan dengan politik.

“Motuf kan belum tertangkap pelakunya. Kalau sudah tertangkap baru bisa ketahuan motifnya. Tapi sejauh ini tidak ada hubungannya dengan persoalan politik,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, penembakan OTK terhadap Relawan Prabowo yang sekaligus tokoh masyarakat bernama Muarah (49) itu terjadi pada Jumat (22/12/2023) lalu. Sekitar pukul 09.30 WIB.

Saat itu mereka OTK berhenti dan mendekat ke Muarah tiba-tiba langsung melepaskan tembakan ke arah tubuhnya. Setelah itu, OTK yang berjumlah dua orang itu kabur.

Muarah kini sedang dirawat di RSUD dr Soetomo, Surabaya. Meski disebut terus membaik, dokter mengatakan kondisi kedua kakinya belum bisa digerakkan. Karena efek penembakan dipunggung yang terkena saraf.

“Saat ini pasien sedang perawatan terkait sequelae, gejala sisa, cederanya masih ada, gangguan pada persarafan yang menyebabkan pasien masih tidak bisa menggerakkan kaki,” kata dr Tomy Lesmana selaku dokter penangaggung jawab pasien, saat ditemui di RSUD dr Soetomo, Surabaya.

Baca Juga: Kapolres di Jawa Timur Dimutasi, Berikut Daftarnya

Editor : Ading
Berita Terbaru

Kebakaran Landa Pabrik Rokok di Jabon Sidoarjo

Petugas mencatat area gudang yang hangus terbakar diperkirakan mencapai 700 meter persegi.

Hadiri Raker Gabungan DPP Apeksi, Wali Kota Mojokerto Ning Ita: TKD Harus Fleksibel

Ning Ita menegaskan Apeksi akan terus mendorong agar relasi pusat dan daerah dibangun dengan prinsip kuat, adil, dan adaptif.

Sango Ceramics Indonesia Luncurkan Showroom di Surabaya, Hadirkan Produk Keramik Ekspor

Soal harga, produk Sango Ceramics dibanderol mulai dari Rp15.000 per item

DPRD Surabaya Temukan Anak Putus Sekolah, Data Desilnya di Atas 5

“Masih banyak ternyata anak-anak yang butuh sekolah karena biaya. Sementara ternyata desilnya di atas 5,” kata Imam.

Menyoal Dugaan Keracunan MBG di Sidoarjo, Kemenag RI Dorong Upaya Investigasi

Wamenag menegaskan, program MBG tetap dibutuhkan dan diharapkan dapat terus memberikan manfaat bagi pesantren dan madrasah.

Kenang Setahun Wafatnya Affan Kurniawan, Forkopimda Sidoarjo Bagi Beras ke Seribu Driver Ojol

Bantuan bertepatan dengan satu tahun wafatnya Affan Kurniawan, pengemudi ojol asal Jakarta yang meninggal dunia setahun lalu dalam aksi ujuk rasa.