Rabu, 21 Okt 2026 01:18 WIB

Kasus Penembakan Relawan Prabowo-Gibran, Polda Jatim Temukan Petunjuk Baru

  • Penulis : Ade Resty
  • | Sabtu, 30 Des 2023 08:04 WIB
Foto ilustrasi
Foto ilustrasi

selalu.id - Polisi sudah meriksa belasan orang sebagai saksi dari kasus penembakan relawan Prabowo-Gibran dari orang tak dikenal (OTK).

“Sampai saat ini saksi yang sudah diperiksa sudah 13 orang,” kata Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Imam Sugianto, Jumat (29/12/2023).

Irjen Pol Imam menyebut dari 13 orang yang diperiksa sebagai saksi itu adalah mereka yang bersama korban pada saat kejadian di Banyates, Sampang, Madura, Jawa Timur, yang terjadi pda Jumat (26/12/2023) lalu. Diantaranya, juga dari pihak keluarga.

“Mereka yang sama-sama duduk dengan korban, dari keluarga, pokoknya satu hari itu yang berkaitan dengan korban,” jelasnya.

Tak hanya itu, kata dia, dalam hasil analisa penyidik dari Polda Jatim dan keterangan saksi-saksi itu sudah dikirim ke Mabes Polri. Dalam hasilnya tersebut sudah menemukan titik terang.

“Sudah ada petunjuk, saat ini sedang dikembangkang oleh dikrimum dan jajaran. Mudah-mudahan dalam waktu dekat bisa terungkap dengan baik,” ujarnya.

Terkait pelaku, dalam penembakan terjadi dua kali. Meskipun begitu pihaknya tidak ingin menduga jumlaa berapa pelaku yang menembak.

“Sementara ya penembak satu itu tadi kan walaupun ada peluru dua. Kita tunggu aja,” jelasnya.

Lebih lanjut Irjen Pol Imam menegaskan bahwa  kasus ini tidak ada hubungannya dengan persoalan berkaitan dengan politik.

“Motuf kan belum tertangkap pelakunya. Kalau sudah tertangkap baru bisa ketahuan motifnya. Tapi sejauh ini tidak ada hubungannya dengan persoalan politik,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, penembakan OTK terhadap Relawan Prabowo yang sekaligus tokoh masyarakat bernama Muarah (49) itu terjadi pada Jumat (22/12/2023) lalu. Sekitar pukul 09.30 WIB.

Saat itu mereka OTK berhenti dan mendekat ke Muarah tiba-tiba langsung melepaskan tembakan ke arah tubuhnya. Setelah itu, OTK yang berjumlah dua orang itu kabur.

Muarah kini sedang dirawat di RSUD dr Soetomo, Surabaya. Meski disebut terus membaik, dokter mengatakan kondisi kedua kakinya belum bisa digerakkan. Karena efek penembakan dipunggung yang terkena saraf.

“Saat ini pasien sedang perawatan terkait sequelae, gejala sisa, cederanya masih ada, gangguan pada persarafan yang menyebabkan pasien masih tidak bisa menggerakkan kaki,” kata dr Tomy Lesmana selaku dokter penangaggung jawab pasien, saat ditemui di RSUD dr Soetomo, Surabaya.

Baca Juga: Polda Jatim Gelar Donor Darah Sambut HUT ke-75 Humas Polri, 100 Kantong Terkumpul

Editor : Ading
Berita Terbaru

Kisah Dua Saudara di Nganjuk Merawat Takdir Gamelan Legendaris di Panggung Dunia

Satu paket gamelan lengkap dibanderol mulai Rp90 juta untuk material besi puncu kuningan, sedangkan untuk material full kuningan mencapai Rp300 juta per paket.

Gegara Sampah, Garasi Rumah dan Mobil di Nganjuk Ludes Terbakar

Atas kejadian ini, pihak Damkar mengimbau masyarakat untuk tidak membakar sampah sembarangan, terutama saat kondisi cuaca berangin, apalagi musim kemarau.

Bunda Jelita Surabaya Integrasikan Layanan Ibu dan Bayi Sejak Catin hingga Pascapersalinan

Integrasi ini memudahkan masyarakat mengakses layanan administrasi kependudukan tanpa harus mendatangi sejumlah kantor pelayanan secara terpisah.

Guru SMK Hamil 8 Bulan Tewas Usai Tabrak Minibus di Mojokerto, Ini Namanya

Peristiwa tragis itu terjadi ketika korban sedang perjalanan hendak menuju tempatnya mengabdi sebagai pendidik di Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto.

Gelar Razia Simpatik, Petugas Bagi-bagi Helm SNI Buat Pengendara Taat Pajak di Sidoarjo

Ke depan, operasi simpatik dan penagihan dari rumah ke rumah akan terus digencarkan secara bergiliran di sejumlah lokasi strategis di Kabupaten Sidoarjo.

Pemuda Bawa Truk Tronton Tabrak Tiang PJU di Balongbendo Sidoarjo

Atas kejadian ini, korban mengalami luka-luka dan harus dilarikan ke rumah sakit. Sementara truknya yang terguling dievakuasi petugas.