Senin, 02 Feb 2026 21:45 WIB

Begini Kata Polisi Soal Kematian Dua Musisi Usai Manggung di Hotel Vasa

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 25 Des 2023 16:21 WIB
Ilustrasi foto music band
Ilustrasi foto music band

selalu.id - Kapolsek Sukomanunggal yakni Kompol Zainur Rofik menyebut empat personel band asal Surabaya yang meninggal usai perform musik di Hotel Vasa tidak mengadakan pesta atau acara miras di hotel. Pasalnya usai manggung, mereka hanya disediakan air putih oleh pihak hotel.

Kompol Zainur Rofik mengatakan, berdasar keterangan pihak Cruz Lounge Bar Vasa Hotel, saat mereka perform hanya disediakan air putih dan sedikit minuman beralkohol yang kadarnya kurang lebih 10 persen.

Baca Juga: Cegah Curanmor, Polrestabes Surabaya Bagikan Alarm Motor Gratis di Bazar Ranmor

"Kemarin dicek, kegiatan di situ hanya main band. Informasi dari pihak hotel hanya menyediakan air putih sama minuman yang kadar alkoholnya cuma 10 persen," kata Kompol Rofik, saat dihubungi, Senin (25/12/2023).

Ia juga menegaskan, kedua korban tewas diluar Vasa Hotel. Sehingga, bila pihak keluarga ingin membuat laporan atas kejadian tersebut, dirinya menyarankan untuk melapor ke Polrestabes Surabaya.

Baca Juga: Lebih Dari 900 Kendaraan Hasil Curian di Bazar Ranmor Polrestabes Surabaya Belum Diambil

"Masalahnya meninggalnya gak di hotel sini, di Vasa informasinya cuma nge-band. Langsung lapor ke Polres kalau itu mas," jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, ada empat anggota yang ikut minum minuman beralkohol. Diantaranya adalah personel Soxophone, Drummer, Sound Engineer, dan satu perempuan sebagai Vokalis.

Baca Juga: Kapolrestabes Surabaya Instruksikan Tembak Ditempat Pelaku Curanmor Membahayakan

Dua orang personel band meninggal adalah RZ (Soxophone) dan RF (Drummer). Sedangkan, MI dan IN dalam kondisi kritis dan dirawat di RSUD dr Soetomo.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Viral Satpol PP Kota dan Kabupaten Probolinggo Nyaris Baku Hantam saat Penertiban PKL, Ini Penyebabnya

Kabid Tantribum Satpol PP Kota Probolinggo, Angga Budi Pramudya, menegaskan bahwa penertiban dilakukan sesuai aturan.

TKBM yang Hilang saat Insiden Kapal Pasific 88 di Surabaya Ditemukan Meninggal

Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit selaku SMC mengatakan, korban ditemukan berjarak sekitar 1 mil laut dari titik awal kejadian.

Transformasi Korupsi di DPRD Jatim: Dari P2SEM, Pokir hingga Fee Istri Siri

Anggaran Pokir yang sebelumnya dikelola secara terpusat kini "disembunyikan" dalam alokasi anggaran berbagai dinas daerah.

Mayat Bayi Perempuan Dalam Tas Ransel Ditemukan di Hutan Mojokerto

Mayat bayi tersebut ditemukan oleh Sukkamto, petugas Tahura yang saat itu berpatroli mengecek irigasi sungai di atas area hutan.

Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang

Kejadian tersebut berlansung cepat. Dan saat ini satu orang tenaga kerja bongkar muat (TKBM) dilaporkan hilang dan masih dalam pencarian.

Pimpinan Fraksi DPRD Jatim Disebut Terlibat dalam Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes 

Informasi yang diperoleh dari sumber selalu.id menyebut, pimpinan fraksi itu berasl dari partai berwarna kuning.