Selasa, 03 Feb 2026 02:33 WIB

Wow! Pemkot Surabaya Berhasil Turunkan 5 Ton Sampah Perhari, Begini Caranya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 17 Des 2023 12:27 WIB
Acara penghargaan lomba Kampung Surabaya Hebat dan Bank Sampah
Acara penghargaan lomba Kampung Surabaya Hebat dan Bank Sampah

selalu.id - Surabaya berhasil menurunkan sampah hingga 5 Ton sehari berkat perlombaan Bank Sampah di setiap kampung yang digelar oleh Pemerintah Kota.

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Surabaya pun
memberikan penghargaan kepada para pemenang lomba Kampung Surabaya Hebat (KSH) dan lomba Bank Sampah di halaman Balai Kota Surabaya, Sabtu (16/12/2023) kemarin.

Baca Juga: TKBM yang Hilang saat Insiden Kapal Pasific 88 di Surabaya Ditemukan Meninggal

Tak hanya itu, berkat lomba itu pula Surabaya bisa berhasil menurunkan bisa mencapai 9 ton perhari.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, Agus Hebi Djuniantoro menjelaskan bahwa kompetisi Kampung Surabaya Hebat pada tahun 2023 diikuti sekitar 1.360 RW atau peserta.

Setelah melalui berbagai tahapan verifikasi dan seleksi, akhirnya dipilih 75 pemenang dari berbagai kategori yang telah ditetapkan.

"Ada juga best of the best atau juara 1, 2 dan 3," kata Agus Hebi.

Sedangkan kompetisi Bank Sampah pada tahun 2023 ini diikuti oleh 592 peserta dan dipilih 30 besar yang terbaik.

Baca Juga: Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang

Dari 30 besar itu dipilihlah juara 1-10, dan lainnya tetap diberikan penghargaan karena juga turut berpartisipasi aktif dan melakukan berbagai usaha yang luar biasa dalam mengelola Bank Sampahnya.

"Dengan adanya lomba-lomba ini, ternyata ada sudah ada sejumlah perbaikan di tengah-tengah masyarakat, salah satu contohnya berkat lomba KSH bisa mengurangi sampai 4-5 ton perhari, dan berkat lomba Bank Sampah, Surabaya bisa menurunkan sampah 9 ton perhari," ujarnya.

Lomba ini juga berdampak pada pengentasan kemiskinan di Kota Surabaya. Pasalnya, di berbagai kampung itu terbentuk UMKM-UMKM yang juga bisa menambah pendapatan warga miskin.

Ia menyebut salah satu indikator penilaian dari KSH itu adalah pemberdayaan UMKM, sehingga di kampung-kampung itu banyak terbentuk UMKM.

"Ada sekitar 2.200 UMKM yang terbentuk dengan adanya lomba ini. Artinya, perekonomiannya juga jalan dengan lomba ini. Bahkan, dari sisi kesehatannya juga menunjukkan hal yang baik, seperti demam berdarahnya menurun, TBC-nya menurun, dan ISPA-nya juga menurun. Nah, keberhasilan-keberhasilan itulah yang akan terus kami lanjutkan ke depannya, sehingga tidak mandek hanya karena lombanya sudah selesai. Kita terus tindaklanjuti," ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Surabaya Armuji mengatakan bahwa Kampung Surabaya Hebat bukan hanya sekadar gelar, melainkan cerminan dari kebersamaan, keuletan, dan semangat gotong-royong yang tumbuh subur di setiap sudut kota ini.

Baca Juga: Wali Kota Surabaya Minta Pengusaha Lapor Jika Lahannya Dipakai Parkir Oknum Tanpa Izin 

Menurutnya, Bank Sampah itu bukan hanya sekadar program, tetapi juga sebuah gerakan nyata menuju keberlanjutan dan kebersihan lingkungan hidup.

Bagi dia, dengan Bank Sampah, tidak hanya mengelola sampah dengan bijak, tetapi juga menciptakan peluang ekonomi dan membangun komunitas yang peduli lingkungan

"Pencapaian dan inovasi yang mengubah setiap kampung menjadi tempat yang penuh kehidupan dan keberlanjutan. Kehebatan sebuah kampung tidak hanya diukur dari bangunan fisik, tetapi juga dari kesejahteraan sosial, pendidikan, lingkungan yang bersih, dan rasa kebersamaan yang terjalin erat di antara kita," pungkasnya.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Viral Satpol PP Kota dan Kabupaten Probolinggo Nyaris Baku Hantam saat Penertiban PKL, Ini Penyebabnya

Kabid Tantribum Satpol PP Kota Probolinggo, Angga Budi Pramudya, menegaskan bahwa penertiban dilakukan sesuai aturan.

Transformasi Korupsi di DPRD Jatim: Dari P2SEM, Pokir hingga Fee Istri Siri

Anggaran Pokir yang sebelumnya dikelola secara terpusat kini "disembunyikan" dalam alokasi anggaran berbagai dinas daerah.

Mayat Bayi Perempuan Dalam Tas Ransel Ditemukan di Hutan Mojokerto

Mayat bayi tersebut ditemukan oleh Sukkamto, petugas Tahura yang saat itu berpatroli mengecek irigasi sungai di atas area hutan.

Pimpinan Fraksi DPRD Jatim Disebut Terlibat dalam Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes 

Informasi yang diperoleh dari sumber selalu.id menyebut, pimpinan fraksi itu berasl dari partai berwarna kuning. 

Wagub Jatim Emil Dardak dan Seskab Teddy Bertemu Empat Mata, Jabatan Wamenkeu?

Pengamat politik, Surokim menilai bahwa isu ini membuka peluang munculnya pasangan calon baru dalam kontestasi Pilgub Jawa Timur mendatang.

Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes dari Pokir DPRD Jatim, Gempar Desak Inspektorat Lakukan Audit

Gempar Jatim juga menyoroti pentingnya transparansi hasil pemeriksaan kepada publik serta tindak lanjut hukum apabila ditemukan pelanggaran.