Selasa, 03 Feb 2026 09:29 WIB

Caleg PKB Surabaya Ais Shafiyah Ajak Warga Solid Lawan Hoaks

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 29 Nov 2023 16:44 WIB
Calon Legislatif (Caleg) dari Partai Kebangkitaan Bangsa (PKB) Surabaya, Ais Shafiyah Ashar
Calon Legislatif (Caleg) dari Partai Kebangkitaan Bangsa (PKB) Surabaya, Ais Shafiyah Ashar

selalu.id - Calon Legislatif (Caleg) dari Partai Kebangkitaan Bangsa (PKB) Surabaya, Ais Shafiyah Ashar mengajak masyarakat untuk menciptakan pemilu yang damai, nyaman, dan bermartabat.

Dimasa awal masa kampanye ini, Ning Ais sapaan akrabnya, mengatakan bahwabsebagai generasi muda dirinya ingin mengajak masyarakat meciptakan pemilu yang damai untuk tetap menjaga persatuan dan kesatuan Bangsa Indonesia.

“Dengan mulainya tahapan kampanye Pemilu 2024 sebagai generasi muda, saya mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menciptakan Pemilu yang asyik, damai, dan konstruktif untuk kemajuan demokrasi Bangsa Indonesia," kata Ning Ais Rabu (29/11/2023).

Menurutnya, pemilu harus dibangun melalui diskursus yang konstruktif dengan membahas tentang bagaimana arah masa depan Bangsa Indonesia.

Pun, juga mengedepankan ide dan gagasan dan bukan beradu kebencian ataupun menyebarkan fitnah dan hoaks.

“Pemilu 2024 ini juga menjadi momentum masyarakat Indonesia terkhusus anak muda, bagaimana nantinya generasi penerus bangsa ini yang semestinya lebih proaktif berkontribusi menciptakan ruang-ruang diskusi untuk membahas mengenai problematika bangsa yang akan dihadapi serta mengawal kemajuan Indonesia," ujar Ning Ais.

Selain itu, ingin ada kesinambungan antar elemen. Khususnya pers sebagai pilar keempat demokrasi dapat mencegah adanya polarisasi pada dengan menyajikan informasi yang sifatnya kredibel.

"Ini untuk mencegah adanya informasi atauapun narasi yang sifatnya destruktif, hoaks, dan pemecah belah antar anak bangsa," kata caleg Dapil 1 Surabaya ini.

Menurut dia, derasnya arus informasi akan mengaburkan mana berita yang benar dan mana yang hoaks. Maka dari itu, kata dia, semua elemen patut untuk lebih bijak dalam melihat atau membaca informasi.

"Tidak mudah reaktif ketika menerima informasi serta memahami berkali-kali untuk memastikan apakah informasi itu benar atau hoaks," ujar mahasiswa doktoral Universitas Airlangga Surabaya ini.

Ning Ais Asfar juga mengajak masyarakat Surabaya terutama anak muda untuk bersama ambil bagian dalam memerangi hoaks dan menciptakan pemilu yang damai dan berintegritas dengan mengedepankan ide sekaligus gagasan.

"Ayo generasi muda, generasi yang dianggap sebagai generasi melek teknologi dan informasi untuk ambil bagian menjaga demokrasi Indonesia agar tetap sehat dengan memerangi informasi hoaks dan fitnah serta mengedepankan adu ide, adu gagasan, bukan adu kebencian," pungkas perempuan lulusan Magister Universitas Cardiff.

Baca Juga: Reses di Surabaya, Adies Kadir Soroti Bahaya AI dan Hoaks

Editor : Ading
Berita Terbaru

Ramalan Zodiak Hari Ini: Libra Mulai Temukan Kebahagiaan, Pisces Akhirnya Keluar dari Zona Nyaman

Lalu, bagaimana ramalan zodiak kalian? Berikut ramalan zodiak hari ini, dibahas lengkap.

Viral Satpol PP Kota dan Kabupaten Probolinggo Nyaris Baku Hantam saat Penertiban PKL, Ini Penyebabnya

Kabid Tantribum Satpol PP Kota Probolinggo, Angga Budi Pramudya, menegaskan bahwa penertiban dilakukan sesuai aturan.

TKBM yang Hilang saat Insiden Kapal Pasific 88 di Surabaya Ditemukan Meninggal

Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit selaku SMC mengatakan, korban ditemukan berjarak sekitar 1 mil laut dari titik awal kejadian.

Transformasi Korupsi di DPRD Jatim: Dari P2SEM, Pokir hingga Fee Istri Siri

Anggaran Pokir yang sebelumnya dikelola secara terpusat kini "disembunyikan" dalam alokasi anggaran berbagai dinas daerah.

Mayat Bayi Perempuan Dalam Tas Ransel Ditemukan di Hutan Mojokerto

Mayat bayi tersebut ditemukan oleh Sukkamto, petugas Tahura yang saat itu berpatroli mengecek irigasi sungai di atas area hutan.

Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang

Kejadian tersebut berlansung cepat. Dan saat ini satu orang tenaga kerja bongkar muat (TKBM) dilaporkan hilang dan masih dalam pencarian.