Rabu, 22 Jul 2026 04:08 WIB

Caleg PKB Surabaya Ais Shafiyah Ajak Warga Solid Lawan Hoaks

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 29 Nov 2023 16:44 WIB
Calon Legislatif (Caleg) dari Partai Kebangkitaan Bangsa (PKB) Surabaya, Ais Shafiyah Ashar
Calon Legislatif (Caleg) dari Partai Kebangkitaan Bangsa (PKB) Surabaya, Ais Shafiyah Ashar

selalu.id - Calon Legislatif (Caleg) dari Partai Kebangkitaan Bangsa (PKB) Surabaya, Ais Shafiyah Ashar mengajak masyarakat untuk menciptakan pemilu yang damai, nyaman, dan bermartabat.

Dimasa awal masa kampanye ini, Ning Ais sapaan akrabnya, mengatakan bahwabsebagai generasi muda dirinya ingin mengajak masyarakat meciptakan pemilu yang damai untuk tetap menjaga persatuan dan kesatuan Bangsa Indonesia.

“Dengan mulainya tahapan kampanye Pemilu 2024 sebagai generasi muda, saya mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menciptakan Pemilu yang asyik, damai, dan konstruktif untuk kemajuan demokrasi Bangsa Indonesia," kata Ning Ais Rabu (29/11/2023).

Menurutnya, pemilu harus dibangun melalui diskursus yang konstruktif dengan membahas tentang bagaimana arah masa depan Bangsa Indonesia.

Pun, juga mengedepankan ide dan gagasan dan bukan beradu kebencian ataupun menyebarkan fitnah dan hoaks.

“Pemilu 2024 ini juga menjadi momentum masyarakat Indonesia terkhusus anak muda, bagaimana nantinya generasi penerus bangsa ini yang semestinya lebih proaktif berkontribusi menciptakan ruang-ruang diskusi untuk membahas mengenai problematika bangsa yang akan dihadapi serta mengawal kemajuan Indonesia," ujar Ning Ais.

Selain itu, ingin ada kesinambungan antar elemen. Khususnya pers sebagai pilar keempat demokrasi dapat mencegah adanya polarisasi pada dengan menyajikan informasi yang sifatnya kredibel.

"Ini untuk mencegah adanya informasi atauapun narasi yang sifatnya destruktif, hoaks, dan pemecah belah antar anak bangsa," kata caleg Dapil 1 Surabaya ini.

Menurut dia, derasnya arus informasi akan mengaburkan mana berita yang benar dan mana yang hoaks. Maka dari itu, kata dia, semua elemen patut untuk lebih bijak dalam melihat atau membaca informasi.

"Tidak mudah reaktif ketika menerima informasi serta memahami berkali-kali untuk memastikan apakah informasi itu benar atau hoaks," ujar mahasiswa doktoral Universitas Airlangga Surabaya ini.

Ning Ais Asfar juga mengajak masyarakat Surabaya terutama anak muda untuk bersama ambil bagian dalam memerangi hoaks dan menciptakan pemilu yang damai dan berintegritas dengan mengedepankan ide sekaligus gagasan.

"Ayo generasi muda, generasi yang dianggap sebagai generasi melek teknologi dan informasi untuk ambil bagian menjaga demokrasi Indonesia agar tetap sehat dengan memerangi informasi hoaks dan fitnah serta mengedepankan adu ide, adu gagasan, bukan adu kebencian," pungkas perempuan lulusan Magister Universitas Cardiff.

Baca Juga: 38 Ketua DPC PKB Se-Jatim Resmi Ditetapkan, Berikut Daftar Namanya

Editor : Ading
Berita Terbaru

Bantah Suap dan Gratifikasi, Kuasa Hukum Eks Bupati Ponorogo Tegaskan Uang Rp500 Juta Murni Pinjaman

Tim kuasa hukum menyampaikan argumentasi yang menitikberatkan pada belum terbuktinya hubungan antara penerimaan uang yang didakwakan dengan tindakan jabatan.

Terobosan Kesehatan di Jember, Program Home Care Bawa Dokter dan Medis Langsung ke Rumah Warga

Program Home Care merupakan salah satu inovasi Pemkab Jember untuk memperluas akses layanan kesehatan, khususnya bagi warga yang alami keterbatasan mobilitas.

Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT ke-81 RI Diperbolehkan, Asalkan..

Pemkot Surabaya mengimbau seluruh pengurus RT dan RW untuk tetap menjaga transparansi dan melakukan pencatatan keuangan secara terbuka.

Dukung Proyek Strategis Nasional, TPK Merauke Catat Kenaikan Arus Peti Kemas 11,44 Persen

Peningkatan signifikan ini mencerminkan terjaganya pelayanan operasional terminal sekaligus mengukuhkan peran Pelindo dalam mendukung kelancaran arus logistik.

Pledoi Kasus Korupsi Eks Bupati Ponorogo: Sugiri Akui Khilaf, Pengacara Bantah Suap

Pledoi terdakwa dan penasihat hukum selanjutnya menjadi bagian dari pertimbangan majelis hakim sebelum menjatuhkan putusan.

Demo BEM Nusantara di Kejati Jatim: Tuntut Penangkapan Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah

Karangan bunga yang ditempatkan di pintu masuk Kejati itu, sempat disiram bensin untuk dibakar sebagai bentuk kekecewaan.