Selasa, 21 Jul 2026 03:49 WIB

Reses di Surabaya, Adies Kadir Soroti Bahaya AI dan Hoaks

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 29 Des 2025 10:44 WIB
Foto: Adies Kadir saat reses di Surabaya
Foto: Adies Kadir saat reses di Surabaya

selalu.id – Wakil Ketua DPR RI Adies Kadir mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai dampak negatif perkembangan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence terhadap persatuan bangsa. Teknologi tersebut dinilai berpotensi dimanfaatkan untuk provokasi dan penyebaran informasi palsu jika tidak diimbangi literasi digital yang memadai.

Peringatan itu disampaikan Adies saat menggelar kegiatan reses di Gedung Serba Guna Kali Kedinding, Kecamatan Kenjeran, Surabaya, yang dihadiri ribuan warga.

Baca Juga: Perkuat Jaringan Akar Rumput, Adela Kanasya Adies Konsolidasi dengan Relawan di Surabaya

Adies menyebut perkembangan teknologi berbasis kecerdasan buatan tidak dapat dihindari karena menjadi bagian dari dinamika zaman. Namun, tanpa pengawasan dan pemahaman yang cukup, masyarakat berisiko menjadi korban disrupsi informasi.

“Dalam rekayasa kecerdasan buatan, satu foto bisa dibuat seolah-olah bagian dari peristiwa, padahal kenyataannya tidak seperti itu. Upaya efektif mencegah masyarakat menjadi korban disrupsi informasi adalah peningkatan literasi digital, sehingga masyarakat bisa saring sebelum sharing,” ujar Adies.

Politisi Partai Golkar itu juga menyinggung sejumlah kebijakan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yang menurutnya diarahkan untuk mencerdaskan dan menyejahterakan rakyat. Program tersebut antara lain Indonesia Pintar, sekolah rakyat, makan bergizi gratis, koperasi desa merah putih, ketahanan pangan, dan ketahanan energi.

“Kebijakan ini akan berhasil jika rakyat menjaga persatuan dan tidak mudah diadu domba. Persatuan adalah syarat agar Indonesia dapat menjadi negara yang adil dan makmur,” katanya.

Baca Juga: Tangkal Hoaks di Masyarakat, Wali Kota Mojokerto ajak Satlinmas Jaga Kondusivitas Lingkungan

Adies turut mengajak masyarakat Surabaya menjaga keharmonisan di tengah keberagaman. Ia menyebut Surabaya sebagai wilayah dengan latar belakang sosial yang beragam sejak masa pra-kemerdekaan.

“Surabaya sejak pra-kemerdekaan dikenal damai dan beragam. Keberagaman harus terus dijaga,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Surabaya Arif Fathoni mengatakan kegiatan reses tersebut juga menjadi sarana evaluasi atas program bantuan pendidikan yang telah diperjuangkan Adies Kadir untuk warga Surabaya.

Baca Juga: Polda Jatim Gelar Rakernis Humas, Soroti Hoaks dan Narasi Negatif

“Sudah puluhan ribu warga Surabaya mendapat beasiswa PIP dan KIPK dari usulan beliau. Hari ini beliau turun memastikan manfaatnya dengan berinteraksi langsung dengan wali murid. Bahkan ada tambahan bantuan operasional pendidikan,” ujarnya.

Arif Fathoni menambahkan, bantuan tersebut diberikan tanpa membedakan latar belakang politik penerima. Ia menilai pendekatan tersebut sebagai bentuk pengabdian wakil rakyat kepada masyarakat.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Presiden Prabowo Serukan Kebangkitan Koperasi, DEKOPIN Yakin jadi Pilar Ekonomi Nasional

Menurut Prabowo, kekuatan koperasi terletak pada semangat gotong royong. Ia mengibaratkannya seperti sapu lidi yang akan menjadi kuat ketika bersatu.

Program Bunga Desaku Jember, Dari Bantuan UMKM hingga Rencana Investasi Rp2 Triliun

Fawait mengingatkan agar seluruh bantuan yang diberikan pemerintah dimanfaatkan sesuai tujuan dan tidak dialihkan untuk kepentingan lain.

Serunya Slimetastic Lab: Cara Kreatif Luminor Hotel Surabaya Jemursari Manjakan Tamu Cilik

Luminor Hotel Surabaya Jemursari terus berkomitmen menjadi destinasi pilihan bagi keluarga yang ingin menikmati liburan yang nyaman dan edukatif.

Pemkab Jember Alokasikan Rp400 Miliar untuk Layanan Kesehatan Gratis Warga

Fawait menegaskan seluruh fasilitas kesehatan wajib memberikan pelayanan yang setara kepada seluruh pasien, baik peserta UHC maupun pasien umum.

PAN Mulai Panaskan Mesin Politik Hadapi Pemilu 2029

Acara ini juga untuk memperkuat struktur partai hingga tingkat bawah dan mendekatkan partai dengan masyarakat.

Potret 115 Napi dari Jatim dan Sulawesi Dipindahkan ke Nusakambangan

Ditjenpas berharap pembinaan terhadap narapidana berisiko tinggi dapat berjalan lebih maksimal sekaligus mendukung terciptanya kondisi yang aman dan kondusif.