Senin, 02 Feb 2026 01:14 WIB

Begini Tanggapan Fuad Benardi Soal Isu Reshuffle Kabinet Indonesia Maju

Foto surat reshuffle Kabinet Indonesia Maju yang beredar
Foto surat reshuffle Kabinet Indonesia Maju yang beredar

selalu.id - Menanggapi isu reshuffle kabinet Indonesia Maju yang didalamnya mengganti nama Menteri Sosial Tri Rismaharini menjadi Agus Harimurti Yudhoyono, Putra Mensos Risma, Fuad Benardi menyebut isu tersebut hoaks.

"Isu reshuffle yang beredar di masyarakat dimana salah satu menteri yang diganti ada Bu Risma InsyaAllah hoax karena sampai saat ini Ibu masih bekerja untuk masyarakat," ujar Fuad kepada selalu.id, Rabu (22/11/2023).

Baca Juga: Hadiri Pelatihan TMP PDIP Surabaya, Risma Tekankan Perjuangan Kaum Muda 

Fuad menyebutkan, Mensos Risma sampai hari ini terus bekerja berkeliling Indonesia untuk melaksanakan tugasnya sebagai Menteri Sosial.

"Ibu terus bekerja. Hari ini agendanya di Tulungagung, trus bertolak ke Palembang dan besok ke Malang sama Blitar untuk kegiatan sosial terutama operasi katarak, jadi tidak ada perubahan kinerja ibu," jelasnya.

Meski demikian, Fuad menyadari bahwa reshuffle adalah hak prerogatif dari presiden, namun Fuad menyebut bahwa pergantian atau reshuffle memiliki dasar dan alasan yang kuat. Seorang presiden pasti mempertimbangkan dengan matang dengan melihat kinerja dan pencapaian menteri-menterinya.

Baca Juga: Risma Ingatkan Kader PDIP Surabaya Jelang Konfercab: Jangan Ngisin-ngisini

"Memang kewenangan reshuffle tergantung dari Presiden sebagai pimpinan tertinggi. Namun, menurut saya ya, untuk reshuffle pastinya harus didasari alasan yang jelas atau ada penurunan kinerja atau tersangkut masalah hukum sehingga diganti," paparnya.

Dalam pandangan Fuad, Sosok Tri Rismaharini adalah orang yang bekerja dengan sepenuh hati serta sosok yang memegang amanat dengan benar. Tak hanya saat menjadi Mensos, namun dimulai sebagai PNS Pemkot Surabaya, wali kota hingga sekarang menjadi Menteri Sosial.

"Menurut saya,sejak beliau menjadi Wali Kota hingga saat ini, beliau bekerja dengan sepenuh hati membantu masyarakat karena itu sudah menjadi sumpah jabatannya. Amanah sih menurut saya. Itu bisa ditanyakan baik ke warga Surabaya maupun para penerima manfaat Kemensos," tegasnya.

Baca Juga: Risma Kunjungi Lokasi Gedung Ponpes Ambruk di Sidoarjo, 38 Santri Masih Terjebak

Fuad juga menyentil soal tingkat kepuasan masyarakat yang cukup tinggi atas kepemimpinan Risma saat menjabat sebagai Wali Kota perempuan pertama di Surabaya.

"Bisa dilihat hasil survei salah satu lembaga tahun 2020 di mana menginformasikan tingkat kepuasan masyarakat Surabaya terhadap Bu Risma sebesar 95% yang merupakan kepuasan tertinggi dalam survei yg pernah dilakukan oleh lembaga tersebut," tutupnya.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United

Pada laga pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026 ini, Bajul Ijo-julukan Persebaya, hanya mampu memetik satu poin, tidak seperti yang diharapkan.

Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, Dedik Irianto mengatakan bahwa pohon tumbang itu telah dievakuasi dan dinyatakan kondusif.

Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, angin kencang juga menumbangkan puluhan pohon di beberapa jalan raya dan desa.

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Pembentukan ini menjadi upaya serius pemerintah daerah dalam menangani persoalan banjir, kemiskinan ekstrem, hingga masalah kesehatan ibu dan anak.

205 Ribu KK Surabaya Belum Terdata, Banyak Warga Pakai Alamat Numpang

Banyak KK tercatat di satu alamat, tetapi secara fisik rumah tersebut tidak mungkin dihuni sebanyak itu.