Senin, 02 Feb 2026 11:30 WIB

Risma Kunjungi Lokasi Gedung Ponpes Ambruk di Sidoarjo, 38 Santri Masih Terjebak

Tri Rismaharini saat mengunjungi lokasi gedung ponpes ambruk
Tri Rismaharini saat mengunjungi lokasi gedung ponpes ambruk

selalu.id - Ketua Bidang Penanggulangan Bencana DPP PDI Perjuangan, Tri Rismaharini, mengunjungi lokasi ambruknya gedung di Pondok Pesantren Al-Khoziny, Buduran, Sidoarjo, pada Selasa (30/9/2025). Kunjungan ini dilakukan untuk meninjau langsung proses evakuasi korban pasca-runtuhnya bangunan tersebut.

Risma tiba di lokasi sekitar pukul 16.00 WIB, didampingi pengurus DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sidoarjo, Tim Badan Penanggulangan Bencana, serta relawan. Setibanya di lokasi, Risma tampak prihatin melihat kondisi bangunan yang ambruk dan masih terdapat santri yang belum dievakuasi.

Dalam kunjungannya, Risma berdiskusi dengan tim Basarnas Surabaya mengenai langkah-langkah percepatan evakuasi. Ia menyarankan penggunaan alat penahan konstruksi model T dan pembuatan parit untuk melancarkan proses evakuasi.

“Kalau bisa ini diupayakan ada semacam alat penahan konstruksi model T agar proses evakuasinya bisa lancar. Kemudian bikin parit,” ujar Risma kepada tim penyelamat.

Setelah meninjau reruntuhan, Risma mengunjungi posko penanggulangan bencana dan bertemu dengan keluarga santri yang menunggu kabar. Ia menyampaikan duka mendalam dan memberikan dukungan moral kepada keluarga korban serta tim evakuasi. Risma juga meninjau pusat data penanggulangan bencana dan dapur umum untuk memastikan kebutuhan korban terpenuhi.

Baca Juga: DPC PDIP Magetan Buka Rekrutmen Anggota Baru, Sasar Generasi Muda

“Panjenengan semua yang sabar nggeh, ini adalah ujian. Terutama untuk santri yang saat ini masih dalam proses evakuasi, kami doakan yang terbaik. Kita doakan juga kepada petugas yang saat ini sedang berjuang melakukan evakuasi,” ucap Risma dengan nada haru.

Sementara itu, Badan SAR Nasional (Basarnas) memperkirakan masih ada 38 santri yang terjebak di bawah reruntuhan. Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit, menjelaskan bahwa dari 140 santri yang menjadi korban, 102 di antaranya telah dievakuasi. Sebagian besar santri dievakuasi mandiri, sementara 11 lainnya berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan.

Proses evakuasi masih terus berlangsung dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk Basarnas, relawan, dan tim medis. Pihak berwenang terus berupaya untuk menemukan dan menyelamatkan para santri yang masih terjebak di bawah reruntuhan.

Baca Juga: Pesawat Latih Tergelincir di Bandara Juanda, Runway Sempat Tutup 1 Jam

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Ramalan Zodiak Hari Ini: Banyak Kabar Gembira, Dari Keuangan hingga Karier

Ramalan zodiak hari ini meliputi seputar percintaan, keuangan dan karier bisa menjadi prediksi peruntungan di masa depan.

Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United

Pada laga pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026 ini, Bajul Ijo-julukan Persebaya, hanya mampu memetik satu poin, tidak seperti yang diharapkan.

Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, Dedik Irianto mengatakan bahwa pohon tumbang itu telah dievakuasi dan dinyatakan kondusif.

Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, angin kencang juga menumbangkan puluhan pohon di beberapa jalan raya dan desa.

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Pembentukan ini menjadi upaya serius pemerintah daerah dalam menangani persoalan banjir, kemiskinan ekstrem, hingga masalah kesehatan ibu dan anak.