Jumat, 05 Jun 2026 22:08 WIB

Sambangi Korban Banjir Sintang, Presiden Jokowi Perintahkan Tanam Bibit Pohon

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 08 Des 2021 17:30 WIB
Presiden Jokowi bersama Mensos saat membagikan bantuan korban banjir  Sintang, Kalimantan Barat
Presiden Jokowi bersama Mensos saat membagikan bantuan korban banjir Sintang, Kalimantan Barat

Surabaya (selalu.id) - Kunjungi wilayah korban terjangan banjir di Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat, Presiden Joko Widodo memerintahkan penanaman bibit pohon bagi perusahaan-perusahaan swasta yang beroperasi di wilayah tersebut, Rabu (8/12/2021). Bersama Menteri Sosial, Jokowi juga memberikan bantuan bagi korban banjir.

Dengan penanaman pohon tersebut, Presiden berharap daerah tangkapan air (DTA) atau catchment area dan daerah aliran sungai (DAS) di hulu Sungai Kapuas maupun Sungai Melawi yang rusak karena aktivitas pertambangan dan perkebunan bisa pulih kembali. Penanaman pohon juga diharapkan bisa dilakukan di tempat-tempat area bekas tambang lainnya.

Baca Juga: Mitigasi BPBD dalam Antisipasi Kekeringan di Jawa Timur, Begini Imbauannya

"Selain kita akan juga membangun sebuah persemaian (nursery) di lingkungan Sungai Kapuas dalam rangka penanaman kembali, rehabilitasi kembali hutan-hutan kita yang rusak," imbuhnya.

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Siti Nurbaya Bakar, dalam laporan tertulisnya menyebut wilayah hulu DAS Kapuas merupakan kawasan resapan air yang harus dilestarikan karena potensi penyimpanan air tahan sebagian besar berasal dari kawasan tersebut.

Baca Juga: DPRD Jatim Soroti Peran Dinkes yang Tak Terlihat di Tengah Penanganan Banjir Pasuruan

"Jika kawasan ini rusak, potensi hidrologi yang besar tersebut akan hilang," ujar Menteri LHK.

Selain itu, secara khusus Presiden juga telah menetapkan untuk dibangun satu unit persemaian secara luas untuk rehabilitasi hutan dan lahan di Kalimantan Barat khususnya DTA Kapuas. Kapasitas bibit direncanakan untuk minimal 10 juta bibit per tahun.

Baca Juga: DPRD Surabaya Dorong Penerapan Berbasis Alam hingga Dakel Dalam Atasi Banjir

"Bisa dilakukan dengan pola public-private partnerships dan inilah juga saat di mana swasta ikut secara langsung dalam tanggung jawab pemulihan lingkungan," imbuh Menteri LHK.

Sementara itu, bantuan berupa mobil dumlap, perahu karet, sembako, bantuan yatim piatu, kewirausahaan serta lainnya dengan total Rp 19.988.507.569 diberikan kepada warga korban banjir. (SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Polrestabes Surabaya Gerebek Markas Sindikat Curanmor di Margomulyo, Ini yang Didapat

Penyidik saat ini terus mengembangkan kasus tersebut untuk mengungkap kemungkinan adanya tempat kejadian perkara lain maupun keterlibatan pelaku lain.

Sembunyikan Motor Curian di Rumah Mertua, Begini Ending Maling di Surabaya

Kini pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolsek Kenjeran untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.

Pekan Olahraga Bhayangkara ke-80, Kapolda Jatim Tekankan Soliditas dan Sportivitas

Selain meningkatkan prestasi, kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkuat hubungan sosial dan kemitraan antara Polri dengan masyarakat.

Senangnya Korban Pencurian saat Motornya Dikembalikan Polres Pasuruan

Suasana haru tak terhindarkan saat sepeda motor hasil curian itu diserahkan langsung kepada pemiliknya.

Update Jemaah Haji Jatim yang Sakit, Wafat hingga Pulang Selamat, Berikut Datanya

Hingga saat ini, sebanyak 38.316 orang masih berada di Arab Saudi dan menunggu jadwal kepulangan sesuai kloter masing-masing.

Momen Dramatis Tim Damkar saat Evakuasi Kambing Etawa Terperosok Sumur di Mojokerto

Supoyo menyebut sumur tersebut sudah tidak dipakai lagi. Petugas damkar memakai tali tampar, tali karmantel, serta anak tangga untuk proses evakuasi.