Sabtu, 13 Jun 2026 15:55 WIB

Cerita Adik Korban Minibus Tersambar Kereta Api di Lumajang

Juni Setiawan (52) selaku adik kandung korban Titik Tristanti
Juni Setiawan (52) selaku adik kandung korban Titik Tristanti

selalu.id - Senin (20/112023) pagi tepat pukul 06.30, Jenazah Titik Ristianti (55), salah satu korban kecelakaan maut di perlintasan kawasan Lumajang Jawa Timur, tiba di rumah duka, di jalan Putat Jaya C Timur Surabaya. Setibanya ambulan dikediaman duka, kedatangan jenazah untuk dikebumikan di Makam Putat Gede pun disambut isak tangis oleh keluarga.

Juni Setiawan (52) selaku adik kandung korban Titik Tristanti mengatakan, jika Titik sempat berpamitan kepada keluarga untuk mengikuti kegiatan reuni bersama teman sekolahnya SMA dengan tujuan Banyuwangi, korban berangkat sejak hari Sabtu malam (18/11/2023).

Baca Juga: Antar Penumpang ke Bandara Juanda, Driver Ojol Tewas Tertabrak Mobil

Pihak keluarga sempat mendapat informasi, jika pada Minggu malam rombongan ini sudah akan kembali ke Surabaya, dalam perjalanan untuk mempercepat perjalanan, rombongan memilih jalan alternatif dengan menggunakan aplikasi google maps sebagai penunjuk arah. Jalan alternatif ini dianggap sebagai jalan pintas untuk lebih cepat menuju Surabaya.

"Kami memang kurang informasi, tapi informasi yang diterima keluarga Minggu malam itu, sudah perjalanan menuju Surabaya dengan mencari jalan aternatif menggunakan google maps," terang Juni kepada selalu.id saat ditemui di rumah duka, Senin (20/11/2023).

Baca Juga: Truk Tabrak Tiang di Mojokerto: Sopir Terjepit, Kernet Terlempar ke Sawah

Meski begitu, atas terjadinya peristiwa tabrakan maut ini, pihak keluarga Titik Tristanti mengaku ikhlas, dan menganggap kejadian ini adalah takdir.

"Pihak keluarga menanggapi dengan keihklasan, dan kesabaran, itu sudah menjadi takdir," cetus anak nomor 11 dari 12 bersaudara ini.

Baca Juga: Pecah Ban, Pikap Terguling di Tol SuMo 1 Tewas 2 Luka

Sementara, tepat pukul 09.00 WIB, jenazah korban lainnya yang merupakan warga satu kampung yakni Sukarnoto juga tiba di lokasi rumah duka. Jenazah langsung disambut isak tangis keluarga.

Seperti yang diberitakan selalu.id sebelumnya, terdapat 11 penumpang ELF yang tewas dilokasi kejadian dalam kecelakaan di perlintasan kereta tak berpaling pintu di desa Ranupakis, kecamatan Klakah, kabupaten Lumajang Jawa timur.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Peringati Harganas ke-33, KB Permanen di Jember Sasar 234 Perempuan dan 25 Laki-laki

Target akseptor MOW di Jember berkisar 250 peserta dan kini hampir seluruhnya telah terpenuhi.

Demi Tingkatkan Layanan ke Masyarakat, Polres Probolinggo Resmikan Gedung SPKT Baru

Kapolres Probolinggo juga mengingatkan seluruh personel yang bertugas di SPKT agar mengedepankan sikap ramah, responsif, dan berorientasi pada solusi.

Diduga Ada yang Nyontek di Seleksi Direksi PDAM Delta Tirta, Begini Pengakuan Seorang Peserta

"Saya duduk bersebelahan dengan yang diduga pelaku. Selain saya, ada yang duduk di depan dan di belakang yang juga mengetahui kejadian tersebut," ungkap Sigit.

Lagi Asyik Latihan Musik, Motor Pemuda di Mojokerto Dicuri Maling

Sebelum beraksi, pelaku datang dua kali, pertama memantau keadaan dan dua kali motor langsung dibawa kabur.

Surabaya Jadi Percontohan Nasional Program Indonesia-UEA Cegah Sampah Plastik ke Laut

Surabaya dipilih sebagai kota pertama pelaksanaan program karena dinilai memiliki komitmen kuat dalam pengelolaan sampah dan pengendalian pencemaran lingkungan.

Ternyata, Ini Penyebab Aliran Air di Tambaksari Surabaya Tidak Lancar

Saat ini proses penelusuran jaringan masih berlangsung dan PAM Surya Sembada menargetkan distribusi air di wilayah terdampak dapat kembali berjalan optimal.