Rabu, 22 Jul 2026 18:01 WIB

Peringatan Banjir Rob Surabaya, BPB Linmas Siapkan Tiga Posko Siaga

  • Penulis : Ade Resty
  • | Sabtu, 04 Des 2021 10:30 WIB
Kampung Nelayan Surabaya (Foto: Istimewa)
Kampung Nelayan Surabaya (Foto: Istimewa)

Surabaya (selalu.id) - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Maritim Kelas II Tanjung Perak, Surabaya, Jatim. Mengeluarkan peringatan dini potensi banjir rob akibat fenomena pasang maksimum air laut.

Peringatan tersebut, perkirakan akan terjadi mulai 2 hingga 7 Desember 2021, sekitar pukul 21.00 - 24.00 WIB di kawasan pesisir Surabaya dan sekitarnya.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT ke-81 RI Diperbolehkan, Asalkan..

Kepala Badan Penanggulangan Bencana dan Perlindungan Masyarakat (BPB Linmas) Irvan Widyanto, memastikan bahwa pemkot Surabaya sudah melakukan berbagai antisipasi jika terkena banjir rob, salah satunya pelatihan praktek evakuasi mandiri untuk warga pesisir.

Tentunya, lanjut ia, dengan mengikuti jalur evakuasi yang sudah ditentukan menuju Assembly Point titik kumpul.

Dengan ketinggian di atas 2,5 meter atau pasang air laut di atas 150 cm dan kecepatan angin di atas 20 knot atau 37 km/jam.

"Maka kita harap warga bisa melakukan evaluasi mandiri tanpa harus menunggu bantuan," jelas Irvan melalui siaran pers yang diterima selalu.id, Sabtu (4/12/2021).

Baca Juga: Diskon BPHTB Surabaya 40 Persen: Fokus Rumah Pertama, Lindungi PAD dan Bantu MBR

Lebih lanjut, ia juga menyampaikan jika ada update dari BMKG Maritim terdapat potensi kenaikan air laut dan tinggi gelombang.

Maka BPB Linmas akan bergerak langsung mendirikan posko siaga di Romokalisari, Sontoh Laut dan Taman Suroboyo.

"Mereka akan dibekali peralatan mulai dari perahu karet bermesin, pelampung, ring buoy, tali, genset, lampu dan beberapa peralatan lainnya," jelasnya.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tetapkan Perwalian 75 Anak Perlindungan Khusus

Sementara itu, pihaknya akan memberi pengumuman baik melalui toa yang dipasang di perkampungan nelayan di SIB maupun melalui megaphone.

Tambahnya, juga dengan keliling kampung nelayan untuk meminta agar sementara waktu tidak melaut dan tidak mendekati bibir pantai.

"Yang paling penting juga, apabila terjadi kedaruratan apapun di Surabaya, silahkan langsung menghubungi Command Center 112 untuk mendapatkan bantuan," pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Tabrak Truk Parkir, Pasutri di Mojokerto Tewas 

Petugas Unit Gakkum saat ini masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kecelakaan yang merenggut nyawa pasangan suami istri tersebut.

Ketika Wabup Sidoarjo Mimik Pakai Dana Pribadi Bangun Jembatan Kedungbanteng–Balongdowo

Setelah bertahun-tahun menunggu realisasi pembangunan, akses yang menjadi urat nadi mobilitas masyarakat tersebut kini memasuki tahap pemasangan box culvert.

Seorang Kakek di Mojokerto jadi Korban Gendam, Motor Supra Kesayangan Raib

Peristiwa itu terjadi di area Perumahan Flower Garden, Dusun Glonggongan, Desa Sumbertebu, Kecamatan Bangsal. Korban saat itu tengah mencari rumput.

Resmikan Closed Barn di Pasuruan, Wamenko Pangan Dorong Pengembangan Sapi Perah Dataran Rendah

Inovasi tersebut diyakini dapat menjadi terobosan untuk meningkatkan produksi susu nasional sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap impor.

Dr WP Djatmiko soal OTT Bupati Lombok Barat: Biaya Politik Tinggi hingga Lemahnya Pengawas Internal

Sebaliknya, publik harus mendorong reformasi sistemik pada legal substance dan legal culture agar kasus-kasus korupsi serupa tidak terus berulang.

Eks Dirut Kebun Binatang Surabaya Ditetapkan Tersangka Korupsi Rp10,2 Miliar

Berdasarkan hasil penyidikan, sekitar Rp7 miliar dari total kerugian negara diduga digunakan untuk kepentingan pribadi tersangka.