Kamis, 04 Jun 2026 18:33 WIB

Peringatan Banjir Rob Surabaya, BPB Linmas Siapkan Tiga Posko Siaga

  • Penulis : Ade Resty
  • | Sabtu, 04 Des 2021 10:30 WIB
Kampung Nelayan Surabaya (Foto: Istimewa)
Kampung Nelayan Surabaya (Foto: Istimewa)

Surabaya (selalu.id) - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Maritim Kelas II Tanjung Perak, Surabaya, Jatim. Mengeluarkan peringatan dini potensi banjir rob akibat fenomena pasang maksimum air laut.

Peringatan tersebut, perkirakan akan terjadi mulai 2 hingga 7 Desember 2021, sekitar pukul 21.00 - 24.00 WIB di kawasan pesisir Surabaya dan sekitarnya.

Baca Juga: Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Kepala Badan Penanggulangan Bencana dan Perlindungan Masyarakat (BPB Linmas) Irvan Widyanto, memastikan bahwa pemkot Surabaya sudah melakukan berbagai antisipasi jika terkena banjir rob, salah satunya pelatihan praktek evakuasi mandiri untuk warga pesisir.

Tentunya, lanjut ia, dengan mengikuti jalur evakuasi yang sudah ditentukan menuju Assembly Point titik kumpul.

Dengan ketinggian di atas 2,5 meter atau pasang air laut di atas 150 cm dan kecepatan angin di atas 20 knot atau 37 km/jam.

"Maka kita harap warga bisa melakukan evaluasi mandiri tanpa harus menunggu bantuan," jelas Irvan melalui siaran pers yang diterima selalu.id, Sabtu (4/12/2021).

Baca Juga: Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Lebih lanjut, ia juga menyampaikan jika ada update dari BMKG Maritim terdapat potensi kenaikan air laut dan tinggi gelombang.

Maka BPB Linmas akan bergerak langsung mendirikan posko siaga di Romokalisari, Sontoh Laut dan Taman Suroboyo.

"Mereka akan dibekali peralatan mulai dari perahu karet bermesin, pelampung, ring buoy, tali, genset, lampu dan beberapa peralatan lainnya," jelasnya.

Baca Juga: SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

Sementara itu, pihaknya akan memberi pengumuman baik melalui toa yang dipasang di perkampungan nelayan di SIB maupun melalui megaphone.

Tambahnya, juga dengan keliling kampung nelayan untuk meminta agar sementara waktu tidak melaut dan tidak mendekati bibir pantai.

"Yang paling penting juga, apabila terjadi kedaruratan apapun di Surabaya, silahkan langsung menghubungi Command Center 112 untuk mendapatkan bantuan," pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Perawat RS Waluyo Jati Probolinggo yang Ngaku Dibegal Itu Ternyata Hoaks, Alasannya Bikin Emosi

Diketahui sebelumnya, Nugroho, warga Kelurahan Sidomukti, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, itu mengaku dibegal pada Senin (1/6/2026) malam.

Pecah Ban, Pikap Terguling di Tol SuMo 1 Tewas 2 Luka

pikap berwarna putih itu oleng lantaran sopir tidak bisa mengendalikan dan sempat menabrak guardrail atau pembatas jalan sisi kanan dan terguling.

Sedan Baleno Terbakar di SPBU Probolinggo, di Dalam Mobil Petugas Temukan 8 Jeriken Isi Petralite

Setelah pembasahan usai petugas menemukan sekitar delapan jeriken di dalam sedan Suzuki Baleno yang terbakar.

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Ini Dugaan Kasusnya

Saat ditahan, Dadan mengenakan rompi merah muda dengan dikawal penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejagung.

Foto: Menikmati Rintik Hujan hingga Kuliner di Jalan Hefang Hangzhou

Sore ini, Rabu, 3 Juni 2026, Jalanan Hefang atau Qinghefang terpantau diguyur hujan. Suasananya syahdu.