Senin, 02 Feb 2026 21:45 WIB

Peringatan Banjir Rob Surabaya, BPB Linmas Siapkan Tiga Posko Siaga

  • Penulis : Ade Resty
  • | Sabtu, 04 Des 2021 10:30 WIB
Kampung Nelayan Surabaya (Foto: Istimewa)
Kampung Nelayan Surabaya (Foto: Istimewa)

Surabaya (selalu.id) - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Maritim Kelas II Tanjung Perak, Surabaya, Jatim. Mengeluarkan peringatan dini potensi banjir rob akibat fenomena pasang maksimum air laut.

Peringatan tersebut, perkirakan akan terjadi mulai 2 hingga 7 Desember 2021, sekitar pukul 21.00 - 24.00 WIB di kawasan pesisir Surabaya dan sekitarnya.

Baca Juga: TKBM yang Hilang saat Insiden Kapal Pasific 88 di Surabaya Ditemukan Meninggal

Kepala Badan Penanggulangan Bencana dan Perlindungan Masyarakat (BPB Linmas) Irvan Widyanto, memastikan bahwa pemkot Surabaya sudah melakukan berbagai antisipasi jika terkena banjir rob, salah satunya pelatihan praktek evakuasi mandiri untuk warga pesisir.

Tentunya, lanjut ia, dengan mengikuti jalur evakuasi yang sudah ditentukan menuju Assembly Point titik kumpul.

Dengan ketinggian di atas 2,5 meter atau pasang air laut di atas 150 cm dan kecepatan angin di atas 20 knot atau 37 km/jam.

"Maka kita harap warga bisa melakukan evaluasi mandiri tanpa harus menunggu bantuan," jelas Irvan melalui siaran pers yang diterima selalu.id, Sabtu (4/12/2021).

Baca Juga: Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang

Lebih lanjut, ia juga menyampaikan jika ada update dari BMKG Maritim terdapat potensi kenaikan air laut dan tinggi gelombang.

Maka BPB Linmas akan bergerak langsung mendirikan posko siaga di Romokalisari, Sontoh Laut dan Taman Suroboyo.

"Mereka akan dibekali peralatan mulai dari perahu karet bermesin, pelampung, ring buoy, tali, genset, lampu dan beberapa peralatan lainnya," jelasnya.

Baca Juga: Wali Kota Surabaya Minta Pengusaha Lapor Jika Lahannya Dipakai Parkir Oknum Tanpa Izin 

Sementara itu, pihaknya akan memberi pengumuman baik melalui toa yang dipasang di perkampungan nelayan di SIB maupun melalui megaphone.

Tambahnya, juga dengan keliling kampung nelayan untuk meminta agar sementara waktu tidak melaut dan tidak mendekati bibir pantai.

"Yang paling penting juga, apabila terjadi kedaruratan apapun di Surabaya, silahkan langsung menghubungi Command Center 112 untuk mendapatkan bantuan," pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Viral Satpol PP Kota dan Kabupaten Probolinggo Nyaris Baku Hantam saat Penertiban PKL, Ini Penyebabnya

Kabid Tantribum Satpol PP Kota Probolinggo, Angga Budi Pramudya, menegaskan bahwa penertiban dilakukan sesuai aturan.

Transformasi Korupsi di DPRD Jatim: Dari P2SEM, Pokir hingga Fee Istri Siri

Anggaran Pokir yang sebelumnya dikelola secara terpusat kini "disembunyikan" dalam alokasi anggaran berbagai dinas daerah.

Mayat Bayi Perempuan Dalam Tas Ransel Ditemukan di Hutan Mojokerto

Mayat bayi tersebut ditemukan oleh Sukkamto, petugas Tahura yang saat itu berpatroli mengecek irigasi sungai di atas area hutan.

Pimpinan Fraksi DPRD Jatim Disebut Terlibat dalam Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes 

Informasi yang diperoleh dari sumber selalu.id menyebut, pimpinan fraksi itu berasl dari partai berwarna kuning. 

Wagub Jatim Emil Dardak dan Seskab Teddy Bertemu Empat Mata, Jabatan Wamenkeu?

Pengamat politik, Surokim menilai bahwa isu ini membuka peluang munculnya pasangan calon baru dalam kontestasi Pilgub Jawa Timur mendatang.

Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes dari Pokir DPRD Jatim, Gempar Desak Inspektorat Lakukan Audit

Gempar Jatim juga menyoroti pentingnya transparansi hasil pemeriksaan kepada publik serta tindak lanjut hukum apabila ditemukan pelanggaran.