Sabtu, 13 Jun 2026 17:35 WIB

Nabila Putri Inisiator BacadiSurabaya dan LITERATOUR, Geliatkan Budaya Baca di Kota Pahlawan

  • Penulis : Ading
  • | Sabtu, 14 Okt 2023 12:59 WIB
Baca di Surabaya
Baca di Surabaya

selalu.id - Belakangan ini Kota Surabaya memiliki beberapa penggiat literasi muda yang begitu proaktif dan konsisten dalam upaya-upayanya menggeliatkan kesadaran berliterasi, terutama membaca.

Salah satunya adalah Nabila Putri yang merupakan penggagas #BacadiSurabaya dan LITERATOUR. #BacadiSurabaya merupakan satu wadah yang mengkampanyekan baca di ruang publik telah berlangsung lebih dari setahun.

Nabila mengatakan, konsep #BacadiSurabaya adalah mengajak setiap orang yang ingin membaca di ruang publik untuk berkumpul pada titik atau lokasi yang sama di waktu yang sama tanpa harus menjalin satu komunikasi tertentu dan tanpa harus terikat sebagai anggota klub baca.

Untuk mengikuti kegiatan membaca di ruang publik bersama #BacadiSurabaya, Nabila mengatakan hanya perlu melihat informasi waktu dan titik temu di akun Instagram @bacadisurabaya. Tidak ada rsvo, tidak ada kuota dan tidak ada fiksasi kedatangan.

"Karena tujuannya ingin menjadi #temanbaca yang mudah dan menyenangkan buat arek suroboyo. pokoknya introvert friendly seperti saya yang enggan masuk grup ini itu," ujar Nabila kepada selalu.id.

Nabila juga mengatakan bahwa tujuannya menginisiasi gerakan ini adalah pengalaman pribadinya yang pernah menjadi korban book-shaming ketika membaca buku di ruang publik. Trauma itupun membuatnya enggan membaca di ruang publik cukup lama.

" Oleh karenanya, #BacadiSurabaya menjadi wadah bagi teman-teman yang ingin merasakan pengalaman membaca di ruang publik tanpa takut dibook-shaming, atau sekadar membaca buku dengan kehadiran teman yang lain," tegas Nabila.

Lebih dari itu melalui #BacadiSurabaya ia juga berkeinginan untuk mendorong teman-teman agar mau membaca apapun demi memajukan literasi di Kota Pahlawan ini. Nabila pun menambahkan bahwa salah satu komponen penting dalam meningkatkan kegemaran membaca adalah akses literasi ke ruang-ruang baca.

Saat ini Nabila merasa tidak banyak toko buku, perpustakaan, dan atau toko buku independen yang mudah dijangkau dengan transportasi publik. Oleh karenanya ia juga membuat satu program yang memadukan literasi dan transportasi publik yakni LITERATOUR, dibaca literatur mewakili literasi dan tour (tur) dibelakangnya mewakili jalan-jalan.

"Sama seperti #BdS yang punya tujuan sederhana dengan objektif nggak muluk muluk. Saya cuma pengen semua orang jadi suka pakai transportasi publik ke manapun! lebih bagus lagi kalau transportasi publik digunakan untuk mengakses ruang-ruang baca," ungkap Nabila.

Kampanye baru dari #BacadiSurabaya dan LITERATOUR adalah #BacadiBus yang hadir sebagai perpaduan keduanya.



:Keresahan yang saya alami waktu itu adalah saya jarang sekali melihat ada orang yang membaca buku di transportasi publik tidak seperti di Jakarta yang mudah menemukan fenomena tersebut. Dari kedua alasan itulah saya akhirnya membuat kampanye #BacadiBus berkolaborasi dengan @fdts (ig transport for surabaya)." Terangnya.

Untuk ikut LITERATOUR dan #BacadiBus punya teknis yang sedikit berbeda dengan #BacadiSurabaya, karena kegiatan ini memanfaatkan Bus sebagai transportasi publik yang digunakan semua warga maka harus menyadari situasi dan tetap berbagi dengan pengguna lain.

Baca Juga: ​Melawan Pingit Digital: Daulat Atas Alat dengan Roh Among



"Kedua kegiatan tersebut berkuota jadi teman-teman harus mendaftar untuk ikut, ada titik kumpul dan datang tepat waktu untuk mengejar estimasi waktu dari Bus yang akan datang," jelasnya.

Tujuan ruang baca LITERATOUR sendiri berubah setiap agendanya ada yang ke C2O lalu bookhive atau gramedia basra.

Baca Juga: Begini Cara Pemkot Surabaya Tingkatkan Literasi Anak

Editor : Ading
Berita Terbaru

Di Bulan Bung Karno, Armuji Tantang Kader Gen Z PDIP Surabaya jadi Anggota Dewan

Armuji, menegaskan bahwa Gen-Z memiliki peran strategis dalam menentukan masa depan partai maupun bangsa.

Pertama Kali Pasca Islah, Subandi-Mimik Pamer Kekompakan di Depan Publik Sidoarjo

Sebelumnya, kedua belah pihak bahkan sempat saling melayangkan laporan ke pihak kepolisian atas pertikaian itu.

Semarak Piala Dunia 2026, Warga Desa Medali di Mojokerto Pasang 48 Bendera Kontestan

Sebanyak 48 bendera yang berlaga di piala dunia itu didapatkan dari anggaran yang diperoleh dari iuran secara sukarela.

Sekretariat DPRD Jatim Kembangkan Tanaman Hidroponik, Sri Wahyuni Mengapresiasi

Di area depan ruangan Fraksi PDI-P, terlihat deretan tanaman hidroponik yang ditanam menggunakan media pipa paralon tersusun rapi.

Peringati Harganas ke-33, KB Permanen di Jember Sasar 234 Perempuan dan 25 Laki-laki

Target akseptor MOW di Jember berkisar 250 peserta dan kini hampir seluruhnya telah terpenuhi.

Demi Tingkatkan Layanan ke Masyarakat, Polres Probolinggo Resmikan Gedung SPKT Baru

Kapolres Probolinggo juga mengingatkan seluruh personel yang bertugas di SPKT agar mengedepankan sikap ramah, responsif, dan berorientasi pada solusi.