Minggu, 06 Sep 2026 03:30 WIB

Khofifah Blusukan, Pasar Tradisional Butuh Literasi Digital

Khofifah Indar Parawangsa
Khofifah Indar Parawangsa

selalu.id - Calon Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa lakukan blusukan ke pasar tradisional Kapasan dan Pabean Surabaya, selain memborong belanjaan, cagub Jatim nomor urut 2 tersebut juga mendengar keluhan dari pedagang yang dalam beberapa bulan penjualan sepi.

Kendati begitu, mantan gubernur Jatim periode 2019-2024 ini juga menjanjikan akan membentuk digital ekosistem di pasar tradisional agar bisa bersaing dengan pasar digital.

Khofifah sendiri menggelar kampanye dengan blusukan ke pasar tradisional Kapasan dan Pabean Surabaya guna meninjau secara langsung kondisi pasar-pasar yang notabenenya dirasa sangat memprihatinkan.

Cagub nomor urut 2 ini juga memborong berbagai macam dagangan pedagang, seperti sayur mayur, bumbu dapur, daging ayam dan buah-buahan. Dikatakannya, bahwa pasar tradisional harus dijaga dan dilindungi. Ia menyebut bahwa edukasi literasi digital, saat ini sangat diperlukan oleh masyarakat khususnya para pedagang yang ada dipasar-pasar tradisional.

"Kalau terkait infrastruktur kurang maksimal harus disempurnakan. Digital ekosistem memang seharusnya sudah masuk didalam pasar. Oleh karena itu edukasi, literasi digital ini perlu bagi para pedagang pasar," ungkap Khofifah saat ditemui awak media di Pasar Kapasan, Surabaya, Jumat (11/10/2024).

Sementara itu, saat bertemu Khofifah, banyak pedagang yang mengeluhkan soal barang dagangannya yang dalam beberapa bulan terakhir penjualan sepi. Akibatnya, pendapatan pedagang menurun drastis dan tidak sedikit yang merugi.

Menurut mantan Mensos ini, pasar tradisional harus dijaga dan dilindungi, dari persaingan pasar modern dan jual beli online. Untuk itu cagub nomor urut 2 ini menjanjikan digital ekosistem bisa masuk dalam pasar tradisional. Hal itu agar pasar tradisional bisa berkompetisi dengan pasar digital.

Sekadar diketahui, agar pasar tradisional bisa bersaing dengan pasar modern dan digital, lanjut Khofifah menerangkan, produk-produk tersebut harus berkualitas dan tempat harus higienis. Pembenahan tersebut akan dilakukan saat pasangan Khofifah-Emil terpilih sebagai gubernur dan wakil gubernur Jatim nantinya.

Baca Juga: Demi Dongkrak Daya Beli, Pemprov Jatim Salurkan Bantuan Sosial Rp32,16 Miliar di Ngawi 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Kebakaran Landa Pabrik Rokok di Jabon Sidoarjo

Petugas mencatat area gudang yang hangus terbakar diperkirakan mencapai 700 meter persegi.

Hadiri Raker Gabungan DPP Apeksi, Wali Kota Mojokerto Ning Ita: TKD Harus Fleksibel

Ning Ita menegaskan Apeksi akan terus mendorong agar relasi pusat dan daerah dibangun dengan prinsip kuat, adil, dan adaptif.

Sango Ceramics Indonesia Luncurkan Showroom di Surabaya, Hadirkan Produk Keramik Ekspor

Soal harga, produk Sango Ceramics dibanderol mulai dari Rp15.000 per item

DPRD Surabaya Temukan Anak Putus Sekolah, Data Desilnya di Atas 5

“Masih banyak ternyata anak-anak yang butuh sekolah karena biaya. Sementara ternyata desilnya di atas 5,” kata Imam.

Menyoal Dugaan Keracunan MBG di Sidoarjo, Kemenag RI Dorong Upaya Investigasi

Wamenag menegaskan, program MBG tetap dibutuhkan dan diharapkan dapat terus memberikan manfaat bagi pesantren dan madrasah.

Kenang Setahun Wafatnya Affan Kurniawan, Forkopimda Sidoarjo Bagi Beras ke Seribu Driver Ojol

Bantuan bertepatan dengan satu tahun wafatnya Affan Kurniawan, pengemudi ojol asal Jakarta yang meninggal dunia setahun lalu dalam aksi ujuk rasa.