Minggu, 01 Feb 2026 15:21 WIB

Peringatan Hari Disabilitas Internasional 2021

Cerita Mensos Risma Dibalik Karya Lukisan Penyandang Disabilitas Asal Surabaya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 02 Des 2021 22:26 WIB
Menteri Sosial Tri Risma Harini saat menghadiri acara Hari Disabilitas Internasional 2021
Menteri Sosial Tri Risma Harini saat menghadiri acara Hari Disabilitas Internasional 2021

Surabaya (selalu.id) - Kementrian Sosial (Kemensos) menggelar acara Hari Disabilitas Internasional (HDI) 2021 di Gedung Aneka Bhakti Kemensos, Jakarta, Rabu (1/12/2021). Acara yang digelar 1-3 Desember 2021 tersebut diwarnai dengan ujuk kebolehan serta bakat para penyandang disabilitas. Bebagai karya indah dihasilkan.

Mereka mempertunjukan kebolehan mereka dibidang seni, salahsatunya melukis. Mohammad Rizky Nur Yahya, salah satu peserta asal Surabaya menunjukan bakat melukisnya. Remaja 16 tahun ini menjadi salah satu undangan pada momen HDI 2021 dari Lingkungan Pondok Sosial (Liponsos) Kalijudan, Surabaya.

Baca Juga: Mensos Targetkan Tambah 100 Sekolah Rakyat Permanen Setiap Tahun

Kiking (sapaan akrab Rizky) dikenal suka utak-atik, iseng, tetapi kreatif. Ia bahkan bisa disebut serbabisa. Gesit bidang olahraga, canggih membatik, dan juga piawai melukis. Nah, talenta Kiking yang sangat menonjol adalah fotografi.

Pada kesempatan itu, Menteri Sosial Tri Rismaharini saat Acara HDI 2021 di Gedung Aneka Bhakti Kemensos Jakarta bercerita tentang mereka. Dulu Septian ditemukan olehnya di jalanan dan dibawa ke Liponsos Kalijudan. Tidak diketahui dimana orangtuanya.

Tak kalah trenyuh, Rizky dititipkan di Liponsos Kalijudan oleh pihak kelurahan karena nenek dan kedua orangtuanya telah meninggal.

Sejak 2016 di Liponsos Kalijudan, mereka diajarkan berbagai keterampilan. Mulai dari keterampilan fotografi dengan menggunakan handphone hingga DSLR.

Baca Juga: Dorong Pembaruan Perda Disabilitas, Golkar Jatim Gelar FGD

Rizky dan Septian dikenal memiliki kejelian dalam mengambil gambar dan mengamati satu objek. Selain itu, mereka juga gemar melukis. Sejak saat itu, mereka diajak untuk mengikuti berbagai pameran sebagai salah satu cara memasarkan hasil karya mereka.

"Di balik kekurangan mereka, pasti ada kelebihan dari Tuhan. Mari bersama-sama kita menerima. Kita harus lihat bawa jika penyandang disabilitas diberi kesempatan yang sama, mereka juga akan berprestasi," tutur Mensos Risma.

Saat ditemui media, Rizky dan Septian menunjukkan ekspresi senang bisa menghadiri dan merayakan HDI 2021. Keduanya berterima kasih diberi kesempatan untuk bertemu kembali dengan Ibu Menteri.

Baca Juga: 200 Lowongan Dibuka, Bursa Kerja Disabilitas Surabaya Ramai Peminat

Perayaan Hari Disabilitas Internasional (HDI) 2021 resmi dibuka oleh Menteri Sosial Tri Rismaharini di Gedung Aneka Bhakti Kementerian Sosial, Jakarta. Peringatan ini menandakan bahwa Negara Indonesia sangat berkomitmen dalam upaya penghormatan, perlindungan dan pemenuhan hak-hak penyandang disabilitas dalam berbagai aspek kehidupan.

Rangkaian HDI 2021 diisi dengan sosialisasi dan publikasi, webinar series, pameran lukisan dan foto, penyerahan bantuan ATENSI, gebyar inklusi, penyuluhan sosial, melukis bersama penyandang disabilitas, pameran kerajinan tangan hasil karya penerima manfaat, penampilan seni dari penyandang disabilitas hingga kuliner dari berbagai balai rehabilitasi sosial. (SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Tak Mau Kursi Turun Lagi, Armuji Bidik Gen Z jadi Kader Baru PDIP Surabaya

“Kita harus merebut kembali kursi-kursi yang sempat hilang," ujar Ketua PDIP Surabaya itu.

Tips Merawat Motor saat Musim Hujan Supaya Tetap Bandel

Jika kalian ingin performa motor tetap bandel atau tahan lama meski diterjang hujan maupun banjir, mungkin cara ini bisa jadi rekomendasi.

6 Wisata Banyuwangi dengan Keindahan Memukau

Selain menawarkan pesona alam yang luar biasa, kabupaten di ujung timur Pulau Jawa ini juga menyimpan budaya lokal yang kental.

Hadapi Puncak Hujan Februari, Pemkot Surabaya Tambah Lagi 5 Rumah Pompa

Selain pembangunan baru, pemkot juga melakukan normalisasi saluran dengan pengerukan sedimentasi menggunakan alat berat serta tenaga satuan tugas (Satgas).

Konflik Lahan di Jember Masih Rawan, DPRD Dorong Peran Posbakum Desa

Konflik tersebut tidak hanya terjadi di kawasan pedesaan, tetapi juga merambah wilayah perkotaan dan berpotensi memicu gesekan sosial di tengah masyarakat.

Surabaya Mulai Kewalahan Tampung Hujan Ekstrem, 12 Sistem Drainase Diperbesar

Pada 2026, DSDABM melakukan intervensi terhadap 12 dari total 30 sistem drainase yang ada di Surabaya.