Rabu, 22 Jul 2026 22:28 WIB

Waspada! Nomor Ini Ngaku Ketua Komisi D DPRD Surabaya, Modus Tawarkan Mobil Murah

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 29 Sep 2023 10:38 WIB
Penipuan berkedok ngaku menjadi DPRD
Penipuan berkedok ngaku menjadi DPRD

selalu.id - Beredar pesan WhatsApp (WA) yang mengaku sebagai Ketua Komisi D DPRD Surabaya, Khusnul Khotimah.

Pesan dari nomor WA 0815361955276 ini merupakan seorang penipu yang mengaku sebagai Ketua Komisi D. Penipu itu menawarkan produk mobil dan motor dengan harga 40 persen lebih murah dari harga dealer.

Baca Juga: Diperas, Kehilangan Kerja dan Foto Syurnya Tersebar: Ibu di Sidoarjo Awalnya Hanya Pinjam Rp200 Ribu

Dikonfirmasi selalu.id, Khusnul menegaskan bahwa nomor tersebut bukan dirinya. Ia mengaku tidak tahu jika ada orang yang mengaku dirinya untuk melakukan penipuan melalui WA.

Dia baru tahu, setelah salah satu kerabatnya menghubungi untuk konfirmasi, apakah betul dia menawarkan kendaraan dengan diskon besar.

"Saat saya diberitahu, jelas saya kaget. Saya pastikan itu bukan dirinya. Beruntung kerabat saya itu kok konfirmasi saya dulu, jadi tidak bisa terkena bujuk rayu sang penipu," ujar Khusnul, saat dikonfirmasi, Jumat (29/9/2023).

Baca Juga: Beli Daihatsu GrandMax Berujung Petaka, Warga Surabaya Tertipu Sales Gadungan Ratusan Juta

Khusnul menjelaskan, penipu itu mencoba meyakinkan calon korban dengan menggunakan foto dirinya yang sedang duduk di kursi rapat DPRD Surabaya, yang memakai baju warna hitam dan kerudung abu-abu, lengkap dengan papan namanya yang berada di meja.

Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Surabaya ini mengaku, tidak tahu siapa saja yang telah dihubungi penipu tersebut.

Untuk itu, ia meminta jika ada yang dihubungi dengan menawarkan sesuatu, jangan percaya.

Baca Juga: Polres Gresik Ungkap Tersangka Penipuan PPPK, Modus Janjikan Lolos ASN

"Ada beberapa yang konfirmasi ke saya. Bahkan karena tahu itu bukan saya, teman saya sempat menggoda penipu tersebut dengan membalas chatnya dengan bahasa Arab," kata Khusnul.

Dia berharap, tidak ada orang yang menjadi korban. Sebab jika melihat kalimat yang digunakan, penipu tersebut sangat lihai merangkai kata. Penipu itu memakai kata seolah-olah sangat akrab dengan calon korban yang dihubungi.

"Modus penipuan semacam ini sudah sering dilakukan. Saya berharap kolega saya berhati-hati jika menerima pesan semacam ini. Tidak hanya yang bergambar saya, tapi juga yang lainnya jika menggunakan nomor lain. Sebaiknya konfirmasi ke yang bersangkutan," tandasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

75 Anak Surabaya Resmi Kantongi Penetapan Perwalian, Hak Pendidikan hingga Kesehatan Terjamin

Program ini bertujuan memberikan perlindungan hukum bagi anak yatim piatu, anak terlantar, hingga anak yang menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

Kemenag Terapkan Manajemen Talenta Berbasis Sistem Merit untuk Birokrasi Bebas KKN

Menag menegaskan digitalisasi menjadi instrumen penting dalam menyederhanakan birokrasi sekaligus memastikan pengelolaan talenta berjalan secara lebih adil.

Mantan Dirut KBS jadi Tersangka, Wali Kota Eri Janji Usut Tuntas Kasus Selisih Kas Rp10 M

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memastikan Pemkot akan memperketat pengawasan dengan menerapkan audit independen secara rutin.

Tiberman Raih 2 Penghargaan MURI dalam Tiberman Expo 2026

Andy Gunawan mengatakan, inovasi tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk terus menghadirkan solusi sekaligus nilai tambah bagi pelanggan.

Mantan Dirut KBS Tersangka Korupsi, DPRD Surabaya: Tamparan Keras dan Alarm Pembenahan BUMD!

DPRD Surabaya menilai kasus tersebut tidak boleh kembali terulang karena berpotensi menggerus kepercayaan publik terhadap perusahaan daerah.

Dugaan Penganiayaan di Super House Surabaya: 3 Orang Diamankan, Polisi Dalami Kelalaian Pengelola

Insiden tersebut menyebabkan korban menderita luka fisik dan trauma berat hingga kini masih menjalani perawatan medis.