Kamis, 04 Jun 2026 22:54 WIB

Begini Respon Komisi D DPRD Surabaya Dikado Celana Dalam dan Bra

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 26 Sep 2023 15:17 WIB
Kado celana dalam dan bra untuk Komisi D DPRD Surabaya
Kado celana dalam dan bra untuk Komisi D DPRD Surabaya

selalu.id - Komisi D DPRD Surabaya merespon hadiah kado yang berupa pakaian dalam oleh Kesatuan Organisasi Serbaguna Gotong Royong (Kosgoro) 1957 Jawa Timur, Senin (25/92023) kemarin.

Diketahui, kado tersebut berupa celana dalam wanita, BH (bra), tolak angin dan kerokan. Kado itu merupakan wujud kekesalan Kosgoro lantaran tidak adanya respon permintaan hearing terkait isu RS Surabaya Timur.

Kado tersebut menandakan bahwa Komisi D DPRD dianggap mempersulit untuk melaksanakan hearing dan terkesan menghindari permintaan mereka.

Menanggapi itu, Anggota Komisi D DPRD Kota Surabaya, Tjutjuk Supariono membenarkan bahwa pihaknya mendapatkan kado pakaian dalam tersebut.

Tjutjuk menjelaskan terkait permintaan hearing soal pemenangan tender RS Surabaya Timur itu bahwa pihaknya akan mengadakan hearing setelah Komisi D selesai menyelesaikan pembahasan Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) APBD Surabaya.

"Untuk bulan ini kami sesuai kesepakatan komisi kita menyelesaikan PAK yang harus diselesaikan bulan ini. Jadi kemungkinan akan dilaksanakan (hearing RS Surabaya Timur,red) selesai PAK," kata Tjutjuk, kepada selalu.id, Selasa (26/9/2023).

Hal yang sama juga sampaikan Ketua Komisi D DPRD Surabaya Khusnul Khotimah saat dikonfirmasi selalu.id, mengaku bahwa memang pihaknya sebelumnya telah menerima surat permintan hearing terkait tender RS Surabaya Timur.

"Memang mereka kirim surat permohonan hearing, ada dua suratnya dari Kasgoro dan AMPI," kata Khusnul.

Pada surat tersebut diketahui pengajuan hearing pada 1 September 2023 dari AMPI dan 5 September 2023 dari Kasgoro Jatim. Mereka juga sebelumnya juga mendatangi Kantor DPRD Surabaya pada Jumat (8/9/2023) lalu, untuk minta kejelasan hearing. Lalu datang kedua kalinya memberi kado tersebut.

"Mereka datang lagi, menanyakan lagi. Saya siap menemui dan menyampaikan kepada mereka terkait jadwal Kegiatan komisi D. Namun sesampai saya ke Kantor mereka sudah bubar," ujar Khusnul.

Meski begitu, Khusnul juga menyampaikan bahwa pihaknya masih fokus menyelesaikan pembahasan soal PAK APBD Pemkot Surabaya.

"Disaat bersamaan kami juga harus menyelesaikan PAK. Sehingga komisi menjadwalkan setelah PAK selesai," pungkasnya

Baca Juga: Kepala SMPN 1 Surabaya Bantah Ada Pungutan Rp1,1 Juta untuk Wisuda

Editor : Ading
Berita Terbaru

Gubernur Khofifah Tegaskan Jatim Pemain Utama Rantai Halal Nasional

Tantangan berikutnya adalah memastikan daerah-daerah potensial mampu mengambil peran lebih besar sebagai produsen penggerak utama industri halal global.

Menanti Ending di Balik Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari di Surabaya

Iman tidak menjelaskan lebih detail terkait proses perizinan yang menurutnya pada pekan lalu akan segera selesai, tinggal menunggu pembayaran PBG.

Remaja di Surabaya Tewas Dikeroyok Pelajar SMA, Sempat Gegar Otak dan Patah Tulang

Akibat pengeroyokan itu, korban mengalami luka berat pada bagian kepala hingga tempurung kepalanya pecah. Korban juga disebut menderita patah tulang.

Lima Mahasiswa FH Untag Surabaya Ajukan Uji Materi ke MK Soal Pembuatan SIM

Namun demikian, para mahasiswa tidak meminta seluruh tes dihapus, melainkan dilakukan penyempurnaan agar lebih relevan dengan kondisi saat ini.

Pemkab Sidoarjo Komitmen Selesaikan Hak Warga Terdampak Lumpur Lapindo

Pengaktifan kembali Satgas dinilai penting mengingat masih terdapat sejumlah persoalan yang menjadi perhatian masyarakat terdampak lumpur Lapindo.

Ning Ita Ajak ASN Kota Mojokerto Berani Tolak dan Laporkan Gratifikasi

Ning Ita mengatakan upaya pencegahan korupsi tidak cukup hanya melalui penegakan hukum, tapi harus dibangun dengan kesadaran dan integritas setiap pemerintah.