Senin, 02 Feb 2026 16:28 WIB

Begini Respon Komisi D DPRD Surabaya Dikado Celana Dalam dan Bra

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 26 Sep 2023 15:17 WIB
Kado celana dalam dan bra untuk Komisi D DPRD Surabaya
Kado celana dalam dan bra untuk Komisi D DPRD Surabaya

selalu.id - Komisi D DPRD Surabaya merespon hadiah kado yang berupa pakaian dalam oleh Kesatuan Organisasi Serbaguna Gotong Royong (Kosgoro) 1957 Jawa Timur, Senin (25/92023) kemarin.

Diketahui, kado tersebut berupa celana dalam wanita, BH (bra), tolak angin dan kerokan. Kado itu merupakan wujud kekesalan Kosgoro lantaran tidak adanya respon permintaan hearing terkait isu RS Surabaya Timur.

Kado tersebut menandakan bahwa Komisi D DPRD dianggap mempersulit untuk melaksanakan hearing dan terkesan menghindari permintaan mereka.

Menanggapi itu, Anggota Komisi D DPRD Kota Surabaya, Tjutjuk Supariono membenarkan bahwa pihaknya mendapatkan kado pakaian dalam tersebut.

Tjutjuk menjelaskan terkait permintaan hearing soal pemenangan tender RS Surabaya Timur itu bahwa pihaknya akan mengadakan hearing setelah Komisi D selesai menyelesaikan pembahasan Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) APBD Surabaya.

"Untuk bulan ini kami sesuai kesepakatan komisi kita menyelesaikan PAK yang harus diselesaikan bulan ini. Jadi kemungkinan akan dilaksanakan (hearing RS Surabaya Timur,red) selesai PAK," kata Tjutjuk, kepada selalu.id, Selasa (26/9/2023).

Hal yang sama juga sampaikan Ketua Komisi D DPRD Surabaya Khusnul Khotimah saat dikonfirmasi selalu.id, mengaku bahwa memang pihaknya sebelumnya telah menerima surat permintan hearing terkait tender RS Surabaya Timur.

"Memang mereka kirim surat permohonan hearing, ada dua suratnya dari Kasgoro dan AMPI," kata Khusnul.

Pada surat tersebut diketahui pengajuan hearing pada 1 September 2023 dari AMPI dan 5 September 2023 dari Kasgoro Jatim. Mereka juga sebelumnya juga mendatangi Kantor DPRD Surabaya pada Jumat (8/9/2023) lalu, untuk minta kejelasan hearing. Lalu datang kedua kalinya memberi kado tersebut.

"Mereka datang lagi, menanyakan lagi. Saya siap menemui dan menyampaikan kepada mereka terkait jadwal Kegiatan komisi D. Namun sesampai saya ke Kantor mereka sudah bubar," ujar Khusnul.

Meski begitu, Khusnul juga menyampaikan bahwa pihaknya masih fokus menyelesaikan pembahasan soal PAK APBD Pemkot Surabaya.

"Disaat bersamaan kami juga harus menyelesaikan PAK. Sehingga komisi menjadwalkan setelah PAK selesai," pungkasnya

Baca Juga: Kepala SMPN 1 Surabaya Bantah Ada Pungutan Rp1,1 Juta untuk Wisuda

Editor : Ading
Berita Terbaru

Pimpinan Fraksi DPRD Jatim Disebut Terlibat dalam Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes 

Informasi yang diperoleh dari sumber selalu.id menyebut, pimpinan fraksi itu berasl dari partai berwarna kuning. 

Wagub Jatim Emil Dardak dan Seskab Teddy Bertemu Empat Mata, Jabatan Wamenkeu?

Pengamat politik, Surokim menilai bahwa isu ini membuka peluang munculnya pasangan calon baru dalam kontestasi Pilgub Jawa Timur mendatang.

Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes dari Pokir DPRD Jatim, Gempar Desak Inspektorat Lakukan Audit

Gempar Jatim juga menyoroti pentingnya transparansi hasil pemeriksaan kepada publik serta tindak lanjut hukum apabila ditemukan pelanggaran.

Perkuat Keandalan Pasokan Gas Bumi di Jatim, BPH Migas Dorong Roadmap FSRU

Langkah ini dinilai penting seiring meningkatnya kebutuhan gas untuk sektor industri, kelistrikan, dan rumah tangga.

Presiden Prabowo Ingatkan Kepala Daerah: Rakyat Butuh Pemimpin yang Jujur!

Prabowo mengatakan, harapan rakyat yang menginginkan pemimpin baik, adil, jujur, dan bekerja untuk kepentingan rakyat bukan harapan segelintir orang.

PDBI Jember Mulai Seleksi Atlet Drumband Jelang Porprov Jatim 2027

Seleksi atlet drum band tidak hanya menitikberatkan pada kemampuan teknis, namun juga pada aspek kedisiplinan, mental bertanding, serta daya juang para atlet.