Minggu, 06 Sep 2026 03:32 WIB

Jika Disandingkan Prabowo, Yenny Wahid Disebut Bisa Ungguli Cak Imin Raih Suara NU

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 12 Sep 2023 13:09 WIB
Prabowo dan Yenny Wahid
Prabowo dan Yenny Wahid

selalu.id - Direktur Riset Dialektika Institute, Mheky Polanda menyebut hasil survei terkait Cawapres perempuan telah mencuatkan nama anak mantan Presiden ke-4 yakni Yenny Wahid. Dalam bursa Capres dan Cawapres, elektabilitas Yenny paling tinggi jika disandingkan Capres Prabowo Subianto, daripada Ganjar Pranowo, dan Anies Baswedan.

Diketahui hasil Capres-Cawapres pasangan Prabowo-Yenny Wahid mendapat dukungan sebesar 40,7 persen. Sementara Ganjar Pranowo-Yenny Wahid memperoleh dukungan sebesar 32 persen. Sedangkan Anies Baswedan -Yenny Wahid 27,8 persen.

Baca Juga: Setelah Voting, Pemilihan Ketum PBNU Berubah ke Mekanisme AHWA

"Yenny akan unggul sama siapapun. Ketika disandingkan prabowo angkanya lebih tinggi daripada Cawapres lain. Makanya sangat pas dengan Prabowo," kata Mheky, kepada selalu.id, Selasa (12/9/2023).

Potensi perpaduan Prabowo-Yenny pun diprediksi cukup signifikan memacah suara NU yang kini dihadapkan Anies-Cak Imin.

"Pemilih NU masih menjadi primadona untuk Pilpres. Ini (pontensi Prabowo-Yenny,red) dapat merangkul warga NU untuk meningkatkan elektoralnya, sehingga bisa saja terjadi pecah suara yang lebih unggul," ujarnya.

Baca Juga: Gus Salam Ungkap Muktamar ke-35 NU Diwarnai Kekerasan Panitia ke Peserta

Ia menilai Yenny Wahid sebagai tokoh NU mampu menjadi kompetitor Cak Imin, meski Yenny belum memiliki banyak pengalaman di politik praktis dengan partai politik.

"PBNU sendiri jangan mengaitkan PBNU dengan politik praktis. Cak Imin mempunyai modal terlebih dahulu politiknya dengan PKB. Sedangkan Yenny Wahid belum memiliki atau tidak punya partasipasi partai politik. Mungkin Cak Imin, terlihat lebih unggul tapi belum mungkin juga kedepannya. Peluang sangat cair siapa yang menang tentu saja peluang sama. Bagaiaman kekuatan Cawapres masing masing, koalisi merebut elektoral pemilih NU," imbuhnya.

Baca Juga: Niat Kembalikan NU Seperti Dulu, Caketum PBNU Gus Kikin Ketengahkan Dokumen Asas Awal

Sisi lain Dosen Unesa Eko Pamuji, mengatakan bahwa temuan survei Dialektika Institute tidak mengejutkan. Menurutnya jika survei dilakukan di basis NU apalagi di wilayah Jawa Timur dan Jawa Tengah tentu nama yang muncul tidak akan banyak pasti Yenny Wahid dan Khofifah tentu akan menjadi nama tertinggi.

"Survei ini karena temanyanya adalah Cawapres Perempuan maka kita tunggu bagaimana jika simulasi menghadirkan kandidat Cawapres dari laki-laki. Dan dengan waktu yang masih 1 bulan dinamika bisa saja berubah bahkan pasangan dan, koalisi bisa berubah," pungkasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Kebakaran Landa Pabrik Rokok di Jabon Sidoarjo

Petugas mencatat area gudang yang hangus terbakar diperkirakan mencapai 700 meter persegi.

Hadiri Raker Gabungan DPP Apeksi, Wali Kota Mojokerto Ning Ita: TKD Harus Fleksibel

Ning Ita menegaskan Apeksi akan terus mendorong agar relasi pusat dan daerah dibangun dengan prinsip kuat, adil, dan adaptif.

Sango Ceramics Indonesia Luncurkan Showroom di Surabaya, Hadirkan Produk Keramik Ekspor

Soal harga, produk Sango Ceramics dibanderol mulai dari Rp15.000 per item

DPRD Surabaya Temukan Anak Putus Sekolah, Data Desilnya di Atas 5

“Masih banyak ternyata anak-anak yang butuh sekolah karena biaya. Sementara ternyata desilnya di atas 5,” kata Imam.

Menyoal Dugaan Keracunan MBG di Sidoarjo, Kemenag RI Dorong Upaya Investigasi

Wamenag menegaskan, program MBG tetap dibutuhkan dan diharapkan dapat terus memberikan manfaat bagi pesantren dan madrasah.

Kenang Setahun Wafatnya Affan Kurniawan, Forkopimda Sidoarjo Bagi Beras ke Seribu Driver Ojol

Bantuan bertepatan dengan satu tahun wafatnya Affan Kurniawan, pengemudi ojol asal Jakarta yang meninggal dunia setahun lalu dalam aksi ujuk rasa.