Sabtu, 06 Jun 2026 15:08 WIB

Jika Disandingkan Prabowo, Yenny Wahid Disebut Bisa Ungguli Cak Imin Raih Suara NU

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 12 Sep 2023 13:09 WIB
Prabowo dan Yenny Wahid
Prabowo dan Yenny Wahid

selalu.id - Direktur Riset Dialektika Institute, Mheky Polanda menyebut hasil survei terkait Cawapres perempuan telah mencuatkan nama anak mantan Presiden ke-4 yakni Yenny Wahid. Dalam bursa Capres dan Cawapres, elektabilitas Yenny paling tinggi jika disandingkan Capres Prabowo Subianto, daripada Ganjar Pranowo, dan Anies Baswedan.

Diketahui hasil Capres-Cawapres pasangan Prabowo-Yenny Wahid mendapat dukungan sebesar 40,7 persen. Sementara Ganjar Pranowo-Yenny Wahid memperoleh dukungan sebesar 32 persen. Sedangkan Anies Baswedan -Yenny Wahid 27,8 persen.

Baca Juga: Lebaran Idul Fitri 2026 Kapan? Ini Perhitungan Muhammadiyah, BMKG hingga NU

"Yenny akan unggul sama siapapun. Ketika disandingkan prabowo angkanya lebih tinggi daripada Cawapres lain. Makanya sangat pas dengan Prabowo," kata Mheky, kepada selalu.id, Selasa (12/9/2023).

Potensi perpaduan Prabowo-Yenny pun diprediksi cukup signifikan memacah suara NU yang kini dihadapkan Anies-Cak Imin.

"Pemilih NU masih menjadi primadona untuk Pilpres. Ini (pontensi Prabowo-Yenny,red) dapat merangkul warga NU untuk meningkatkan elektoralnya, sehingga bisa saja terjadi pecah suara yang lebih unggul," ujarnya.

Baca Juga: Kongres Muslimat NU: Arifah Chori Fauzi Terpilih Ketua Umum, Khofifah Geser ke Dewan Pembina

Ia menilai Yenny Wahid sebagai tokoh NU mampu menjadi kompetitor Cak Imin, meski Yenny belum memiliki banyak pengalaman di politik praktis dengan partai politik.

"PBNU sendiri jangan mengaitkan PBNU dengan politik praktis. Cak Imin mempunyai modal terlebih dahulu politiknya dengan PKB. Sedangkan Yenny Wahid belum memiliki atau tidak punya partasipasi partai politik. Mungkin Cak Imin, terlihat lebih unggul tapi belum mungkin juga kedepannya. Peluang sangat cair siapa yang menang tentu saja peluang sama. Bagaiaman kekuatan Cawapres masing masing, koalisi merebut elektoral pemilih NU," imbuhnya.

Baca Juga: Nahdliyin Sumbang Suara Utama, Golkar Surabaya Teruskan Gelar Ziarah Wali 

Sisi lain Dosen Unesa Eko Pamuji, mengatakan bahwa temuan survei Dialektika Institute tidak mengejutkan. Menurutnya jika survei dilakukan di basis NU apalagi di wilayah Jawa Timur dan Jawa Tengah tentu nama yang muncul tidak akan banyak pasti Yenny Wahid dan Khofifah tentu akan menjadi nama tertinggi.

"Survei ini karena temanyanya adalah Cawapres Perempuan maka kita tunggu bagaimana jika simulasi menghadirkan kandidat Cawapres dari laki-laki. Dan dengan waktu yang masih 1 bulan dinamika bisa saja berubah bahkan pasangan dan, koalisi bisa berubah," pungkasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polda Jatim Gelar Bromo KOM XII

Sejak pertama kali digelar pada 2014, Mapolda Jatim tercatat sudah 10 kali menjadi titik start event yang selalu diikuti ribuan cyclist.

Krisis Kepala Sekolah di Sidoarjo Mulai Terurai, Namun Puluhan SD Masih Dipimpin Plt

Masih terdapat 61 SD negeri yang untuk sementara dipimpin oleh pelaksana tugas (Plt) sambil menunggu proses rekrutmen berikutnya.

Info Kepulangan Haji Terkini: 8 Wafat, 3 Masih Dirawat di Arab Saudi

Masih terdapat tiga jamaah yang belum bisa dikembalikan ke Tanah Air karena kondisi kesehatan yang memerlukan perawatan lanjutan di rumah sakit Arab Saudi.

Polrestabes Surabaya Gerebek Markas Sindikat Curanmor di Margomulyo, Ini yang Didapat

Penyidik saat ini terus mengembangkan kasus tersebut untuk mengungkap kemungkinan adanya tempat kejadian perkara lain maupun keterlibatan pelaku lain.

Sembunyikan Motor Curian di Rumah Mertua, Begini Ending Maling di Surabaya

Kini pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolsek Kenjeran untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.

Pekan Olahraga Bhayangkara ke-80, Kapolda Jatim Tekankan Soliditas dan Sportivitas

Selain meningkatkan prestasi, kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkuat hubungan sosial dan kemitraan antara Polri dengan masyarakat.