Senin, 20 Jul 2026 10:00 WIB

Kongres Muslimat NU: Arifah Chori Fauzi Terpilih Ketua Umum, Khofifah Geser ke Dewan Pembina

Khofifah Indar Parawansa
Khofifah Indar Parawansa

selalu.id - Kongres XVIII Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) yang berlangsung di Surabaya menghasilkan perubahan signifikan dalam struktur kepengurusan organisasi perempuan terbesar di Indonesia tersebut.  Setelah sidang pleno yang berlangsung hingga Sabtu dini hari (15/2/2025), Khofifah Indar Parawansa resmi terpilih sebagai Ketua Umum Dewan Pembina, sementara Arifah Chori Fauzi terpilih sebagai Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) Muslimat NU periode 2025-2030.

Pembentukan struktur kepengurusan baru ini merupakan hasil kesepakatan Tim 9 yang dibentuk dalam kongres.  Khofifah, yang juga Gubernur Jawa Timur terpilih dalam Pilkada 2024,  mendapatkan kepercayaan untuk memimpin Dewan Pembina, sebuah posisi baru dalam struktur organisasi Muslimat NU. 

Baca Juga: Gubernur Jatim Khofifah Ajak Warga Maknai Tahun Baru Islam dengan Hijrah

Setelah terpilih, Khofifah mengajukan tiga nama calon Ketua Umum PP Muslimat NU kepada peserta kongres, yaitu Arifah Chori Fauzi (Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak), Siti Aniroh Slamet Effendy, dan Ulfah Mashfufah.  Setelah melalui proses pemilihan, Arifah Chori Fauzi terpilih untuk memimpin organisasi tersebut selama lima tahun ke depan.

Struktur kepengurusan yang baru ini, termasuk pembentukan Dewan Pembina, merupakan hasil koordinasi intensif antara panitia kongres dan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).  PBNU mengirimkan dua perwakilan untuk mendampingi proses kongres dan memastikan berjalannya pemilihan sesuai tata tertib. 

Baca Juga: Demi Dongkrak Daya Beli, Pemprov Jatim Salurkan Bantuan Sosial Rp32,16 Miliar di Ngawi 

"Pembentukan Dewan Pembina merupakan langkah strategis untuk memperkuat struktur organisasi dan tata kelola Muslimat NU," ujar Khofifah.

Proses penyusunan kepengurusan lengkap periode 2025-2030 selanjutnya dilakukan oleh tim formatur yang terdiri dari Khofifah, seorang utusan dari PBNU, dan Tim 7 yang mewakili pimpinan wilayah Muslimat NU dari Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Riau, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, dan Maluku Utara.  Tim formatur akan merumuskan struktur organisasi dan menentukan posisi-posisi penting lainnya dalam kepengurusan.

Baca Juga: Puncak Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Khofifah Ajak Tanam Pohon dan Kelola Sampah

Keputusan untuk membentuk Dewan Pembina dan memilih Khofifah sebagai ketuanya menandai babak baru dalam sejarah Muslimat NU.  Perubahan struktur organisasi ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas dan efisiensi kinerja organisasi dalam menjalankan program-programnya untuk memberdayakan perempuan dan memperjuangkan hak-hak perempuan di Indonesia.

Kepemimpinan Khofifah dan Arifah diharapkan dapat membawa Muslimat NU ke arah yang lebih progresif dan modern, selaras dengan perkembangan zaman dan kebutuhan masyarakat.  Pengumuman lengkap susunan kepengurusan PP Muslimat NU periode 2025-2030 akan diumumkan dalam waktu dekat.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

1 Rumah dan 3 Lapak di Dukuh Kupang Surabaya Terbakar

Berdasarkan laporan petugas, objek yang terbakar meliputi satu rumah milik Suprapti serta tiga lapak usaha.

Ratusan Guru Ikuti TPN XIII Jember, Perkuat Kolaborasi Wujudkan Pendidikan Berdampak

Peserta yang hadir tidak hanya berasal dari Kabupaten Jember, tetapi juga dari sejumlah daerah di Jawa Timur, seperti Pasuruan dan Probolinggo.

Bupati Fawait Minta Ribuan Mahasiswa KKN Fokus Dukung Desa dan Validasi Data Kemiskinan

"Mahasiswa jangan hanya menjadi pengamat atau pemberi kritik, tetapi juga ikut menghadirkan solusi," ujar Fawait.

Api Tinggi Tampak di Area TPA Benowo Surabaya, Begini Kesaksian Pengendara

Informan bernama Amar itu menyebut bahwa ia merekam kejadian tepat saat melintasi jalan menuju gerbang tol Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya.

Hukum Pidana Tanpa Kasta: Menepis Hak Istimewa di Hadapan Hukum

Hukum tunduk pada pembuktian, bukan pada jabatan. Kewenangan negara pun dibatasi oleh UU, dan bukan oleh hierarki kekuasaan.

Bisnis Keterampilan Rajut dari Candipari, Perjalanan Ernawati Menembus Pasar Internasional

Meski telah menjangkau pasar internasional, Ernawati tetap mempertahankan prinsip yang sama sejak awal merintis usaha, yakni bekerja dengan sabar dan telaten.