Rabu, 21 Okt 2026 08:09 WIB

Elektabilitas Yeni Wahid Ungguli Khofifah Soal Cawapres Perempuan Berbasis NU

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 12 Sep 2023 11:41 WIB
Direktur Riset Dialektika Institute, Mheky Polanda
Direktur Riset Dialektika Institute, Mheky Polanda

selalu.id - Dialektika Institute melakukan survei dan simulasi pasangan Pilpres khususnya Cawapres perempuan untuk Pemilu 2024 mendatang. Hasilnya, nama Zannuba Ariffah Chafsoh atau Yenny Wahid mencuat sebagai kandidat Wakil Presiden.

Tercatat dari 5 nama tokoh perempuan pemilih yang digandang sebagai sebagai Cawapres naman Yenny Wahid diposisi tertinggi dengan angka 27,6 persen, kemudian beda tipis dengan Khofifah Indar Parawansa 25,4 persen, lalu Puan Maharani 14,9 persen dan Susi Pudjiatusti 12,6 persen dan Sri Mulyani 8,5 persen.

Baca Juga: Prabowo dan Megawati Janjian Makan Nasi Goreng, Mau Bahas Apa Ya?

Direktur Riset Dialektika Institute, Mheky Polanda mengatakan survei ini dilakukan untuk mendalami isu mutakhir yang muncul di publik sebagai Cawapres di kalangan perempuan.

"Isu-isu muncul Cawapres alternatif di kalangan perempuan Cawapres, basis pemilih moyaritas warga NU. Muncul nama simulasi Yenny, Khofifah dan Puan. Terkait itu Yenny sering muncul tapi selisihnya tipis dari khofifah," kata Mheky, kepada selalu.id, Selasa (12/9/2023).

Mheky menjelaskan bahwa indikator Yenny lebih unggul sebagai Cawapres perempuan dikarenakan bahwa anak presiden Gus Dur tersebut merupakan salah satu trah anak ideologis dari Nadhlatul Ulama (NU).

Baca Juga: Setelah Voting, Pemilihan Ketum PBNU Berubah ke Mekanisme AHWA

"Yenny juga punya pembangunan seperti Gusdurian, dia salah satu tetap punya mama di NU secara nasional. Yenny juga punya pengalaman di PKB adalah NU, dan NU adalah PKB," jelasnya.

Sementara untuk Khofifah, menurut Mheky, melalui tersirat pandangang publik bahwa perempuan nomor satu di Jawa Timur hanya ingin fokus pekerjaannya sebagai Gubernur di masa jabatannya.

"Khofifah yang tersirat di publik ingin fokus di masa jabataamya di Jatim. Maka Yenny lebih unggul meskipun sama sama latar belakang NU. Kita tidak tahu kedepannya seperti apa, mungkin bulan-bulan kedepannya berubah," pungkasnya.

Baca Juga: Gus Salam Ungkap Muktamar ke-35 NU Diwarnai Kekerasan Panitia ke Peserta

Mheky kembali menjelaskan bahwa jika pengukuran dikurucutkan dan elektabilitas Cawapres Perempuan dengan menguji 3 nama yakni Yenny Wahid, Khofifah, dan Puan Maharani. Nama Yenny Wahid kembali lebih tinggi yakni dengan angka 35,4 persen. Kemudian Khofifah 34, persen dan Puam Maharani 12,4 persen.

"Hasil dari teman dari litbang dan survei lain. nama yang sering muncul di media sekitar ada dua tiga nama, yakni Yenny dan Khofifah dari kalangan religius serta Puan dari kalangan nasionalis. Tapi setidaknya ada 5 tokok perempuan yang muncul di survei di survei lain. Makanya kita pantau survei itu," pungkasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Kisah Dua Saudara di Nganjuk Merawat Takdir Gamelan Legendaris di Panggung Dunia

Satu paket gamelan lengkap dibanderol mulai Rp90 juta untuk material besi puncu kuningan, sedangkan untuk material full kuningan mencapai Rp300 juta per paket.

Gegara Sampah, Garasi Rumah dan Mobil di Nganjuk Ludes Terbakar

Atas kejadian ini, pihak Damkar mengimbau masyarakat untuk tidak membakar sampah sembarangan, terutama saat kondisi cuaca berangin, apalagi musim kemarau.

Polda Jatim Minta Mahasiswa Kritis dan Objektif Sikapi Isu Daerah

Polda Jatim komitmen untuk terus memelihara komunikasi yang berkesinambungan dengan elemen mahasiswa demi terciptanya stabilitas kamtibmas yang aman dan damai.

Bunda Jelita Surabaya Integrasikan Layanan Ibu dan Bayi Sejak Catin hingga Pascapersalinan

Integrasi ini memudahkan masyarakat mengakses layanan administrasi kependudukan tanpa harus mendatangi sejumlah kantor pelayanan secara terpisah.

Guru SMK Hamil 8 Bulan Tewas Usai Tabrak Minibus di Mojokerto, Ini Namanya

Peristiwa tragis itu terjadi ketika korban sedang perjalanan hendak menuju tempatnya mengabdi sebagai pendidik di Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto.

Gelar Razia Simpatik, Petugas Bagi-bagi Helm SNI Buat Pengendara Taat Pajak di Sidoarjo

Ke depan, operasi simpatik dan penagihan dari rumah ke rumah akan terus digencarkan secara bergiliran di sejumlah lokasi strategis di Kabupaten Sidoarjo.