Rabu, 21 Okt 2026 12:43 WIB

Antisipasi Daging Gelonggongan di Surabaya, Pemkot Minta Warga Aktif Melaporkan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 30 Agu 2023 09:14 WIB
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Surabaya Antiek Sugiharti
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Surabaya Antiek Sugiharti

selalu.id - Pemerintah Kota Surabaya meminta masyarakat untuk berhati-hati dalam memilih daging yang akan dikonsumsi. Lantaran beberapa waktu lalu Pemkot menemukan adanya pedagang yang menjual daging gelonggongan.

Oleh karenanya, saat ini Pemkot tengah berupaya melakukan perketatan pengawasan peredaran daging gelonggongan di Kota Pahlawan. Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Surabaya Antiek Sugiharti juga meminta dan berharap kepada warga untuk ikut mengawasi dan melaporkan apabila menemukan pedagang nakal yang menjual daging gelonggongan.

Baca Juga: Harga Daging Sapi Kelas Satu Naik, RPH Surabaya Sarankan Langsung Beli di Lapak Mitra

“Jika warga menemukan peredaran daging gelonggongan itu silahkan laporkan kepada kami melalui kanal https://dkpp.surabaya.go.id/kontak. Nanti kita akan tindaklanjuti,” tegasnya, Rabu (30/8/2023).

Agar masyarakat lebih teliti membeli daging, Antiek menerangkan ciri-ciri daging sapi gelonggongan biasanya terlihat basah karena terdapat relatif banyak cairan pada permukaan daging.

“Cairan tersebut berasal dari daging yang berwarna kemerahan. Jika daging diletakkan di atas permukaan maka akan ditemukan cairan berwarna kemerahan di sekitar daging. Berat daging juga menyusut,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Rumah Potong Hewan
(RPH) Surabaya Fajar Afrianto Isnugroho mengungkapkan bahwa sebelumnya pihaknya menemukan daging gelonggongan di Pasar Pegirian, saat melakukan sidak pada Sabtu (26/8/2023) lalu.

Baca Juga: DPRD Surabaya Desak Pemkot Copot Direksi BUMD yang Terus Merugi

Bahkan, daging gelonggongan itu berasal dari pedagang dari Mitra binaan RPH Surabaya. Fajar menjelaskan awalnya temuan itu dari konsumen yang kemudian ditindaklanjuti di lapangan, dia pun langsung melaporkan kepada sejumlah pihak, terutama pihak DKPP.

“Alhamdulillah temuan itu ditindaklanjuti hingga dilakukan tes laboratorium dan hasilnya belum keluar. Insyaallah hari ini baru keluar. Pada prinsipnya, kami siap support DKPP apa saja yang diperlukan,” tuturnya.

Lebih lanjur Fajar mengungkapkan upaya penemuan daging gelonggongan ini tidak hanya untuk melindungi konsumen Surabaya. Namun, untuk membuktikan bahwa daging dari RPH berkualitas baik.

Baca Juga: RPH Surabaya Jamin Pasokan Daging Selama Ramadan hingga Idulfitri 2026

Sebab, faktanya oknum pedagang dari binaan RPH itu ternyata dicampur dengan daging dari luar Surabaya yang belum tentu terjamin proses pemotongannya dan kehalalannya serta kualitasnya.

“Ini kan sama saja dengan membohongi konsumen Surabaya, makanya di sini kami bertindak proaktif dan berharap ke depan tidak ada lagi kejadian serupa,” pungkasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Ditlantas Polda Jatim Perkuat MQR, Kini Libatkan 5 Pilar Tekan Kecelakaan

Sebelumnya MQR hanya digunakan internal kepolisian untuk penempatan personel dan patroli.

Geger, Bayi Laki-Laki Ditemukan di Balkon Rumah Warga Surabaya

Bayi ditemukan sekitar pukul 02.45 WIB dalam keadaan menangis, terbalut sarung dan kain, serta tidak mengenakan pakaian.

SIER Perkuat Peluang Investasi Indonesia–Taiwan melalui Solusi Kawasan Industri Terintegrasi

Forum ini menjadi wadah strategis untuk memperkuat hubungan ekonomi Indonesia dan Taiwan, sekaligus membuka peluang kerja sama di bidang investasi.

Hasil Liga Champions: PSG Hajar Barcelona 4-2, Anak Asuh Luis Enrique Duduk di Puncak Klasemen

Hasil ini membuat juara bertahan menyapu bersih 3 laga awal dengan poin sempurna.

Dua Tahun Kepemimpinan Prabowo-Gibran, Doa Lintas Agama Digelar di Sidoarjo

Istigasah dipimpin KH Rofiq Siradj.

Top 5 Berita: Pabrik Kosmetik Ilegal Digerebek hingga Rapat Kerja Pusat

Pembaca tertarik pemberitaan penggerebekan pabrik kosmetik ilegal hingga pendidikan.