Kamis, 04 Jun 2026 11:43 WIB

Relokasi RPH Pegirian Jalan Terus, Pasar Arimbi Tetap Beroperasi Normal

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 12 Jan 2026 21:32 WIB

selalu.id - Direktur Utama PT Rumah Potong Hewan (RPH) Surabaya Perseroda, Fajar Arifianto Isnugroho, memastikan ketersediaan daging sapi di Surabaya masih dalam kondisi aman meski terjadi aksi mogok pemotongan sapi di sejumlah wilayah.

 

Baca Juga: RPH Surabaya Jamin Pasokan Daging Selama Ramadan hingga Idulfitri 2026

Fajar menyebutkan, kebutuhan daging sapi di Surabaya rata-rata mencapai sekitar 40 ton per hari, dengan sekitar 20 ton di antaranya dipasok dari aktivitas pemotongan di RPH Surabaya.

 

“Untuk Surabaya itu kebutuhannya sekitar 40 ton. Dari jumlah itu, sekitar 20 ton berasal dari pemotongan di RPH Surabaya,” ujar Fajar usai berdialog dengan mitra jagal RPH Pegirikan pada Senin (12/01/2026).

 

Terkait dampak kebijakan tidak beroperasinya salah satu unit pemotongan, Fajar menegaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan skema pengamanan pasokan. Saat ini, Unit RPH Kedurus masih beroperasi normal dan terus melakukan pemotongan sapi.

 

“Akibat aksi mogok memang sempat ada kekhawatiran masyarakat kesulitan mendapatkan daging segar. Tapi saya pastikan, hari ini ketersediaan daging masih cukup. RPH Kedurus masih memotong sapi,” tegasnya.

 

Ia juga meminta masyarakat tidak panik karena daging sapi masih bisa diperoleh melalui RPH Surya Mart maupun 11 outlet pasar tradisional yang selama ini disuplai oleh mitra jagal.

 

“Jadi masyarakat tidak perlu khawatir dan tidak perlu panik. Daging sapi tetap tersedia dan kualitasnya terjamin,” tambahnya.

 

Fajar menjelaskan, RPH Tambak Oso Wilangon (TOW) dibangun untuk memberi kesempatan kepada jagal-jagal eksisting agar dapat berpindah dan beroperasi di fasilitas yang lebih modern. Namun, jika kesempatan tersebut tidak dimanfaatkan, RPH Surabaya membuka peluang bagi jagal dari luar daerah.

 

“Prioritas kami tetap jagal-jagal yang selama ini beroperasi. Tapi kalau tidak ikut pindah, pasti jumlah jagalnya berkurang dan akan diisi oleh jagal-jagal baru,” jelasnya.

 

Menurut Fajar, minat dari jagal luar daerah cukup tinggi, mulai dari Gresik, Lamongan, hingga Sidoarjo.

Baca Juga: Mogok Jagal Pegirian Sempat Ganggu Pasokan, RPH Pastikan Stok Daging Surabaya Aman

 

“Respon dari jagal luar lumayan banyak. Karena pemotongan ini industri pangan yang menarik. Jadi ini ruang terbuka,” katanya.

 

Meski demikian, Fajar menegaskan masih ada ruang dialog bagi jagal lama yang belum siap pindah.

 

“Kalau masih mau diskusi soal waktu pindah, itu masih ada ruang. Tapi kalau sudah tidak mau memanfaatkan RPH Tambak Oso Wilangon, itu frame-nya berbeda,” ujarnya.

 

*Pasar daging Arimbi tetap di Pegirian*

 

Fajar juga meluruskan informasi terkait relokasi. Ia menegaskan bahwa yang dipindah hanyalah tempat pemotongan, sementara Pasar Daging Arimbi sebagai sentra perkulakan daging tetap berada di Jalan Arimbi, Pegirian.

Baca Juga: DPRD Surabaya Geram, Nilai Ricuh Aksi Jagal Dipicu RPH Minim Dialog

 

“Yang pindah itu tempat pemotongannya saja. Pasar Daging Arimbi tidak pindah, tetap di Pegirian,” tegasnya.

 

Dari sisi kapasitas, fasilitas di RPH Tambak Oso Wilangon disebut sama dengan RPH Pegirian, bahkan lebih representatif.

 

“Jumlah sapi yang dipotong sama. Ada sapi Brahman Cross, sekitar 80 ekor sapi lokal, dan 28 handir. Tidak ada yang berubah. Bahkan tempatnya lebih modern dan IPAL-nya lebih maksimal,” jelas Fajar.

 

Ia menambahkan, RPH Pegirian sudah berusia sangat tua sehingga banyak fasilitas yang aus dan tidak lagi optimal.

“RPH Pegirian itu sangat tua, banyak peralatan sudah aus dan salurannya tidak maksimal. Makanya perlu penataan dan pembaruan,” pungkasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Camat Sukolilo Surabaya, M Aries Hilmi mengatakan telah meminta klarifikasi kepada pengembang terkait status lahan yang dipersoalkan warga. Hasilnya begini.

Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Fathoni mengatakan predikat Kota Layak Anak yang selama ini disandang Surabaya harus dibuktikan melalui tindakan tegas ketika terjadi kasus eksploitasi anak.

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Ini Dugaan Kasusnya

Saat ditahan, Dadan mengenakan rompi merah muda dengan dikawal penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejagung.

SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

Plt Direktur Utama PT SIER, Lussi Erniawati, mengatakan bahwa pendidikan merupakan fondasi penting dalam membangun masa depan generasi muda.

Foto: Menikmati Rintik Hujan hingga Kuliner di Jalan Hefang Hangzhou

Sore ini, Rabu, 3 Juni 2026, Jalanan Hefang atau Qinghefang terpantau diguyur hujan. Suasananya syahdu.