Senin, 02 Feb 2026 01:33 WIB

Relokasi RPH Pegirian Jalan Terus, Pasar Arimbi Tetap Beroperasi Normal

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 12 Jan 2026 21:32 WIB

selalu.id - Direktur Utama PT Rumah Potong Hewan (RPH) Surabaya Perseroda, Fajar Arifianto Isnugroho, memastikan ketersediaan daging sapi di Surabaya masih dalam kondisi aman meski terjadi aksi mogok pemotongan sapi di sejumlah wilayah.

 

Baca Juga: Mogok Jagal Pegirian Sempat Ganggu Pasokan, RPH Pastikan Stok Daging Surabaya Aman

Fajar menyebutkan, kebutuhan daging sapi di Surabaya rata-rata mencapai sekitar 40 ton per hari, dengan sekitar 20 ton di antaranya dipasok dari aktivitas pemotongan di RPH Surabaya.

 

“Untuk Surabaya itu kebutuhannya sekitar 40 ton. Dari jumlah itu, sekitar 20 ton berasal dari pemotongan di RPH Surabaya,” ujar Fajar usai berdialog dengan mitra jagal RPH Pegirikan pada Senin (12/01/2026).

 

Terkait dampak kebijakan tidak beroperasinya salah satu unit pemotongan, Fajar menegaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan skema pengamanan pasokan. Saat ini, Unit RPH Kedurus masih beroperasi normal dan terus melakukan pemotongan sapi.

 

“Akibat aksi mogok memang sempat ada kekhawatiran masyarakat kesulitan mendapatkan daging segar. Tapi saya pastikan, hari ini ketersediaan daging masih cukup. RPH Kedurus masih memotong sapi,” tegasnya.

 

Ia juga meminta masyarakat tidak panik karena daging sapi masih bisa diperoleh melalui RPH Surya Mart maupun 11 outlet pasar tradisional yang selama ini disuplai oleh mitra jagal.

 

“Jadi masyarakat tidak perlu khawatir dan tidak perlu panik. Daging sapi tetap tersedia dan kualitasnya terjamin,” tambahnya.

 

Fajar menjelaskan, RPH Tambak Oso Wilangon (TOW) dibangun untuk memberi kesempatan kepada jagal-jagal eksisting agar dapat berpindah dan beroperasi di fasilitas yang lebih modern. Namun, jika kesempatan tersebut tidak dimanfaatkan, RPH Surabaya membuka peluang bagi jagal dari luar daerah.

 

“Prioritas kami tetap jagal-jagal yang selama ini beroperasi. Tapi kalau tidak ikut pindah, pasti jumlah jagalnya berkurang dan akan diisi oleh jagal-jagal baru,” jelasnya.

 

Menurut Fajar, minat dari jagal luar daerah cukup tinggi, mulai dari Gresik, Lamongan, hingga Sidoarjo.

Baca Juga: DPRD Surabaya Geram, Nilai Ricuh Aksi Jagal Dipicu RPH Minim Dialog

 

“Respon dari jagal luar lumayan banyak. Karena pemotongan ini industri pangan yang menarik. Jadi ini ruang terbuka,” katanya.

 

Meski demikian, Fajar menegaskan masih ada ruang dialog bagi jagal lama yang belum siap pindah.

 

“Kalau masih mau diskusi soal waktu pindah, itu masih ada ruang. Tapi kalau sudah tidak mau memanfaatkan RPH Tambak Oso Wilangon, itu frame-nya berbeda,” ujarnya.

 

*Pasar daging Arimbi tetap di Pegirian*

 

Fajar juga meluruskan informasi terkait relokasi. Ia menegaskan bahwa yang dipindah hanyalah tempat pemotongan, sementara Pasar Daging Arimbi sebagai sentra perkulakan daging tetap berada di Jalan Arimbi, Pegirian.

Baca Juga: Libur Nataru 2025, Konsumsi Daging Sapi Surabaya Diprediksi Naik

 

“Yang pindah itu tempat pemotongannya saja. Pasar Daging Arimbi tidak pindah, tetap di Pegirian,” tegasnya.

 

Dari sisi kapasitas, fasilitas di RPH Tambak Oso Wilangon disebut sama dengan RPH Pegirian, bahkan lebih representatif.

 

“Jumlah sapi yang dipotong sama. Ada sapi Brahman Cross, sekitar 80 ekor sapi lokal, dan 28 handir. Tidak ada yang berubah. Bahkan tempatnya lebih modern dan IPAL-nya lebih maksimal,” jelas Fajar.

 

Ia menambahkan, RPH Pegirian sudah berusia sangat tua sehingga banyak fasilitas yang aus dan tidak lagi optimal.

“RPH Pegirian itu sangat tua, banyak peralatan sudah aus dan salurannya tidak maksimal. Makanya perlu penataan dan pembaruan,” pungkasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United

Pada laga pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026 ini, Bajul Ijo-julukan Persebaya, hanya mampu memetik satu poin, tidak seperti yang diharapkan.

Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, Dedik Irianto mengatakan bahwa pohon tumbang itu telah dievakuasi dan dinyatakan kondusif.

Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, angin kencang juga menumbangkan puluhan pohon di beberapa jalan raya dan desa.

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Pembentukan ini menjadi upaya serius pemerintah daerah dalam menangani persoalan banjir, kemiskinan ekstrem, hingga masalah kesehatan ibu dan anak.

205 Ribu KK Surabaya Belum Terdata, Banyak Warga Pakai Alamat Numpang

Banyak KK tercatat di satu alamat, tetapi secara fisik rumah tersebut tidak mungkin dihuni sebanyak itu.