Selasa, 21 Jul 2026 17:35 WIB

Kasus Diare Balita di Surabaya Capai 16 Ribu, Dinkes Ambil Langkah Ini

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 21 Agu 2023 16:35 WIB
Kepala Dinkes Surabaya, Nanik Sukristina
Kepala Dinkes Surabaya, Nanik Sukristina

selalu.id - Pemkot Surabaya melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) mencatat total sebanyak 15.896 kasus balita yang terkena diare sejak Januari hingga Juli 2023.

Kepala Dinkes Surabaya, Nanik Sukristina mengatakan bahwa Dinkes telah memulai langkah preventif dan mitigasi tingginya kasus diare pada balita dengan menggencarkan imunisasi rotavirus.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tetapkan Perwalian 75 Anak Perlindungan Khusus

"Imunisasi Rotavirus di Kota Surabaya sudah dimulai pada bulan Agustus 2023 dan dilakukan secara berkesinambungan," kata Nanik, kepada selalu.id, Senin (21/8/2023).

Nanik menyebut bahwa virus Rotavirus itu bukan hanya penyebab diare tetapi juga menjadi penyebab kematian bayi tertinggi kedua di Indonesia.

“Program imunisasi rotavirus merupakan rangkaian Program Imunisasi Rutin Lengkap (IRL) Nasional sehingga agenda pelaksanaannya akan berkelanjutan,” ujarnya.

Imunisasi yang telah dilakukan Dinkes Surabaya pun menyasar bayi kelahiran per tanggal 16 Mei 2023 atau yang telah menginjak usia dua hingga enam bulan.

Baca Juga: Beredar Kabar Gerai Mie Gacoan di Surabaya Banyak yang Disegel, Ada Apa?

“Adapun dropping vaksin dari pusat secara bertahap dan telah dituangkan kedalam SE dari Dirjen P2P Kemenkes RI tentang Pelaksanaan Pemberian Imunisasi Rotavirus Secara Nasional,” jelasnya.

Pelayanan imunisasi pun dilakukan melalui Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) dan Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) hingga door to door kepada masyarakat.

“Pemberian vaksin rotavirus diberikan secara oral, diteteskan melalui mulut sebanyak tiga kali dengan jarak pemberian antar vaksin minimal 28 hari,” tambahnya.

Baca Juga: Mampir di Surabaya, Hasto Bicara Soal Tudingan PDIP Sebagai Dalang Aksi Demonstrasi

Nantinya pelaksanaan imunisasi ini akan dievaluasi berkala. Nanik minta masyarakat yang punya bayi berusia minimal dua bulan segera mendatangi posyandu atau fasyankes terdekat.

“Pelaksanaan bulan Agustus 2023 akan dianalisa pada akhir bulan Agustus sampai minggu pertama bulan September 2023. Masyarakat yang memiliki bayi berusia minimal dua bulan dengan kelahiran per tanggal 16 Mei 2023, segera penuhi hak anak dengan mengakses layanan imunisasi,” tutupnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

MTQ ke-32 Kabupaten Sidoarjo Resmi Ditutup, Berikut Daftar Juaranya

Fenny mengatakan lomba ini sejalan dengan upaya mencetak generasi yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga memiliki karakter dan akhlak yang baik.

Presiden Prabowo Serukan Kebangkitan Koperasi, DEKOPIN Yakin jadi Pilar Ekonomi Nasional

Menurut Prabowo, kekuatan koperasi terletak pada semangat gotong royong. Ia mengibaratkannya seperti sapu lidi yang akan menjadi kuat ketika bersatu.

Program Bunga Desaku Jember, Dari Bantuan UMKM hingga Rencana Investasi Rp2 Triliun

Fawait mengingatkan agar seluruh bantuan yang diberikan pemerintah dimanfaatkan sesuai tujuan dan tidak dialihkan untuk kepentingan lain.

Serunya Slimetastic Lab: Cara Kreatif Luminor Hotel Surabaya Jemursari Manjakan Tamu Cilik

Luminor Hotel Surabaya Jemursari terus berkomitmen menjadi destinasi pilihan bagi keluarga yang ingin menikmati liburan yang nyaman dan edukatif.

Pemkab Jember Alokasikan Rp400 Miliar untuk Layanan Kesehatan Gratis Warga

Fawait menegaskan seluruh fasilitas kesehatan wajib memberikan pelayanan yang setara kepada seluruh pasien, baik peserta UHC maupun pasien umum.

PAN Mulai Panaskan Mesin Politik Hadapi Pemilu 2029

Acara ini juga untuk memperkuat struktur partai hingga tingkat bawah dan mendekatkan partai dengan masyarakat.