Selasa, 03 Feb 2026 21:57 WIB

Kasus Diare Balita di Surabaya Capai 16 Ribu, Dinkes Ambil Langkah Ini

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 21 Agu 2023 16:35 WIB
Kepala Dinkes Surabaya, Nanik Sukristina
Kepala Dinkes Surabaya, Nanik Sukristina

selalu.id - Pemkot Surabaya melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) mencatat total sebanyak 15.896 kasus balita yang terkena diare sejak Januari hingga Juli 2023.

Kepala Dinkes Surabaya, Nanik Sukristina mengatakan bahwa Dinkes telah memulai langkah preventif dan mitigasi tingginya kasus diare pada balita dengan menggencarkan imunisasi rotavirus.

Baca Juga: Reklame Patah di Surabaya Itu Milik Anda Advertising, Jubir: Insya Allah Sesuai Konstruksi!

"Imunisasi Rotavirus di Kota Surabaya sudah dimulai pada bulan Agustus 2023 dan dilakukan secara berkesinambungan," kata Nanik, kepada selalu.id, Senin (21/8/2023).

Nanik menyebut bahwa virus Rotavirus itu bukan hanya penyebab diare tetapi juga menjadi penyebab kematian bayi tertinggi kedua di Indonesia.

“Program imunisasi rotavirus merupakan rangkaian Program Imunisasi Rutin Lengkap (IRL) Nasional sehingga agenda pelaksanaannya akan berkelanjutan,” ujarnya.

Imunisasi yang telah dilakukan Dinkes Surabaya pun menyasar bayi kelahiran per tanggal 16 Mei 2023 atau yang telah menginjak usia dua hingga enam bulan.

Baca Juga: Reklame Patah di Surabaya Bahayakan Warga, DPRD Desak Audit Pemegang Izin

“Adapun dropping vaksin dari pusat secara bertahap dan telah dituangkan kedalam SE dari Dirjen P2P Kemenkes RI tentang Pelaksanaan Pemberian Imunisasi Rotavirus Secara Nasional,” jelasnya.

Pelayanan imunisasi pun dilakukan melalui Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) dan Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) hingga door to door kepada masyarakat.

“Pemberian vaksin rotavirus diberikan secara oral, diteteskan melalui mulut sebanyak tiga kali dengan jarak pemberian antar vaksin minimal 28 hari,” tambahnya.

Baca Juga: Reklame Patah di Surabaya yang Berbahaya Belum Dievakuasi, Ini Alasannya 

Nantinya pelaksanaan imunisasi ini akan dievaluasi berkala. Nanik minta masyarakat yang punya bayi berusia minimal dua bulan segera mendatangi posyandu atau fasyankes terdekat.

“Pelaksanaan bulan Agustus 2023 akan dianalisa pada akhir bulan Agustus sampai minggu pertama bulan September 2023. Masyarakat yang memiliki bayi berusia minimal dua bulan dengan kelahiran per tanggal 16 Mei 2023, segera penuhi hak anak dengan mengakses layanan imunisasi,” tutupnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Jika Palestina Tak Dijamin Merdeka, Prabowo Tegaskan Indonesia Siap Keluar dari BoP Gaza

Isu ini memanas setelah Wakil Ketua Umum MUI, KH Cholil Nafis, secara langsung menyampaikan keraguan para ulama terhadap objektivitas BoP.

PMI Surabaya dan Solo Jajaki Kerja Sama "Sister City" dalam Kunjungan Studi Banding

“Melihat potensi kedua kota, kami mengusulkan adanya kerja sama antata Surabaya dan Solo,” jelas Sumartono.

Kabar Gembira, Nilai Tukar Rupiah Menguat Lagi ke Rp16.755/US$

Penguatan rupiah hari ini sejalan dengan pelemahan dolar AS di pasar global. 

Wisata Mojokerto dengan Kesejukan Alam yang Syahdu, Cocok Dibuat Santai Sama Keluarga 

Jawa Timur terkenal dengan kuliner dan budayanya. Di balik itu, juga tersimpan wisata yang menakjubkan. Salah satunya di Mojokerto.

Cak Imin: DPW PKB Harus Ubah Cara Berpikir dan Arah Gerak Organisasi

Cak Imin, sapaan akrabnya, menjelaskan bahwa dinamika politik dan persoalan bangsa yang terus berkembang menuntut partai untuk bersikap adaptif.

Jelang HUT ke-18, Gerindra Surabaya Gelar Cek Kesehatan Gratis pada Lansia 

Selain pemeriksaan dasar, warga juga mendapatkan edukasi terkait kewaspadaan terhadap penyakit menular, termasuk Virus Nipah.