Kamis, 05 Feb 2026 09:52 WIB

Eri Cahyadi Blusukan Kampung Sosialisasikan Ganjar Pranowo dan PDIP

Eri Cahyadi blusukan ke kampung-kampung
Eri Cahyadi blusukan ke kampung-kampung

selalu.id - Wakil Ketua Bidang Politik DPD PDI Perjuangan Jatim yang juga Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi tancap gas blusukan ke gang-gang melakukan sosialisasi Ganjar Pranowo sebagai calon presiden (capres) yang diusung PDI Perjuangan.

Didampingi calon anggota legislatif (caleg) DPRD Kota Surabaya Dapil 4 nomor 5, Aprizaldi dan puluhan kader PDI Perjuangan Kecamatan Gayungan, Eri mengetuk dari pintu ke pintu rumah warga yang ada di Gang Klomprojoyo, Dukuh Menanggal XII, Kota Surabaya, Sabtu (19/8/2023).

Baca Juga: DPC PDIP Magetan Buka Rekrutmen Anggota Baru, Sasar Generasi Muda

Eri disambut hangat pemilik rumah yang akan ditempeli stiker bergambar Ganjar Pranowo, Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, Presiden Joko Widodo, Ketua DPR RI Puan Maharani dan Ketua DPP PDI Perjuangan Prananda Prabowo.

"Mohon izin permisi ya Bu, saya pasang stiker Ganjar Pranowo sebagai calon presiden yang diusung PDI Perjuangan," kata Eri meminta izin tuan rumah, saat akan menempel stiker yang ditempel di pintu.

Tak hanya menempel stiker, dalam kesempatan itu dimanfaatkan Eri untuk menggali permasalahan yang dialami warga. Diantaranya permasalahan KSH (Kader Surabaya Hebat) hingga meminta warga untuk mengiktui pelatihan kerja yang diadakan Pemkot Surabaya.

"Hari ini kami seluruh kader PDI Perjuangan melakukan sosialisasi Ganjar Pranowo sebagai capres dan sosialisasi program PDI Perjuangan. Tidak hanya di Gang Klomprojoyo, tapi diseluruh wilayah Kota Surabaya. Kami serentak melakukan sosialisasi," ujar Eri.

Baca Juga: Wali Kota Surabaya Minta Tepi Sungai Tak Digunakan untuk Bangunan dan Lahan Parkir

Blusukan ke gang-gang ini, lanjutnya, sesuai instruksi Ketua DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri, yang menugaskan seluruh kader, kepala daerah, ketua DPC PDI Perjuangan untuk turun ke masyarakat sosialisasi capres dan kinerja yang dilakukan PDI Perjuangan.

Menurut Eri, PDI Perjuangan merupakan partai yang lahir untuk wong cilik. Sehingga sudah seharusnya untuk bergerak, tidak hanya lisan tapi juga bekerja yang nyata untuk wong cilik, dimana muaranya untuk melepaskan kemiskinan dan pengangguran.

"Setelah ini saya akan terus bergerak. Khususnya pada hari Sabtu dan Minggu, di luar jam kerja. Saya akan terus menyosialisasikan Ganjar Pranowo sebagai capres dan program-program PDI Perjuangan hingga hari pelaksanaan Pileg dan Pilpres 2024," ungkapnya.

Baca Juga: Anak Pejabat Dapat UKT Rp15 Juta, Program Beasiswa Pemuda Tangguh Kota Surabaya Disorot

Sementara itu, caleg DPRD Kota Surabaya Aprizaldi mengatakan, dirinya ikut turun mendampingi Eri Cahyadi, karena melaksanakan instruksi Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri, untuk mengetuk pintu rumah rakyat menyosialisasikan Ganjar Pranowo dan program kerja PDI Perjuangan.

Mantan aktivis 98 ini mengatakan, sebagai kader yang patuh dan taat kepada Ketua Umum, dia ingin merasakan dan menyesaikan problem wong cilik. Dimana komitmen PDI Perjuangan yang gerakannya untuk mengatasi kemiskinan, pengangguran, stunting dan kesejahteraan rakyat.

"Pesan Ibu Ketua Umum (Megawati, red), jangan mengaku PDI Perjuangan jika tidak mau turun ke masyarakat. Jangan bicara PDI Perjuangan jika ternyata masih ada kemiskinan dan pengangguran. Makanya saya ikut turun mengetuk pintu rakyat, ikut menggali dan menyelesaikan permasalahan warga kota bersama Mas Eri Cahyadi," ungkap Aprizaldi.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Bantahan Tim Hukum Terlapor dalam Dugaan Penyalahgunaan Dana Gereja GBI TOC Surabaya

Kasus ini sendiri telah masuk ke ranah kepolisian, setelah Ir Peter Putero, melaporkan Pendeta Samuel ke Polda Jatim.

Daftar Makanan yang Wajib Dihindari saat Musim Hujan, Berikut Risikonya

Masyarakat disarankan untuk tidak sembarangan dalam hal memilih makanan yang akan dikonsumsi saat musim hujan.

Kejati Jatim Tahan Direktur PT BJS dalam Kasus Korupsi Dana Pendidikan

Perbuatan tersangka bersama-sama dengan tersangka lain mengakibatkan kerugian keuangan negara sebesar Rp157 miliar.

OTT KPK Hari Ini: Satu di Banjarmasin, Satunya Bea Cukai Jakarta

Dari kedua kasus tersebut, KPK belum merincikan siapa saja pihak yang diamankan dan detail konstruksi perkara. 

Kantor Bea Cukai Pusat Digeledah KPK, Rangkaian OTT?

Budi menegaskan Bea Cukai berkomitmen untuk bersikap kooperatif dan menghormati proses yang berlangsung.

626 Petugas Haji Surabaya Siap Layani 42 Ribu Jemaah di Jatim

Diklat yang digelar selama 10 hari penuh ini merupakan perubahan signifikan dari pembekalan sebelumnya yang hanya berupa bimbingan teknis (bimtek).