Kamis, 23 Jul 2026 22:58 WIB

Eri Cahyadi Blusukan Kampung Sosialisasikan Ganjar Pranowo dan PDIP

Eri Cahyadi blusukan ke kampung-kampung
Eri Cahyadi blusukan ke kampung-kampung

selalu.id - Wakil Ketua Bidang Politik DPD PDI Perjuangan Jatim yang juga Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi tancap gas blusukan ke gang-gang melakukan sosialisasi Ganjar Pranowo sebagai calon presiden (capres) yang diusung PDI Perjuangan.

Didampingi calon anggota legislatif (caleg) DPRD Kota Surabaya Dapil 4 nomor 5, Aprizaldi dan puluhan kader PDI Perjuangan Kecamatan Gayungan, Eri mengetuk dari pintu ke pintu rumah warga yang ada di Gang Klomprojoyo, Dukuh Menanggal XII, Kota Surabaya, Sabtu (19/8/2023).

Baca Juga: Mampir di Surabaya, Hasto Bicara Soal Tudingan PDIP Sebagai Dalang Aksi Demonstrasi

Eri disambut hangat pemilik rumah yang akan ditempeli stiker bergambar Ganjar Pranowo, Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, Presiden Joko Widodo, Ketua DPR RI Puan Maharani dan Ketua DPP PDI Perjuangan Prananda Prabowo.

"Mohon izin permisi ya Bu, saya pasang stiker Ganjar Pranowo sebagai calon presiden yang diusung PDI Perjuangan," kata Eri meminta izin tuan rumah, saat akan menempel stiker yang ditempel di pintu.

Tak hanya menempel stiker, dalam kesempatan itu dimanfaatkan Eri untuk menggali permasalahan yang dialami warga. Diantaranya permasalahan KSH (Kader Surabaya Hebat) hingga meminta warga untuk mengiktui pelatihan kerja yang diadakan Pemkot Surabaya.

"Hari ini kami seluruh kader PDI Perjuangan melakukan sosialisasi Ganjar Pranowo sebagai capres dan sosialisasi program PDI Perjuangan. Tidak hanya di Gang Klomprojoyo, tapi diseluruh wilayah Kota Surabaya. Kami serentak melakukan sosialisasi," ujar Eri.

Baca Juga: Biaya Makam Rp5 Juta untuk Warga Baru Disetop, Pemkot Surabaya: Tak Boleh Dipaksa

Blusukan ke gang-gang ini, lanjutnya, sesuai instruksi Ketua DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri, yang menugaskan seluruh kader, kepala daerah, ketua DPC PDI Perjuangan untuk turun ke masyarakat sosialisasi capres dan kinerja yang dilakukan PDI Perjuangan.

Menurut Eri, PDI Perjuangan merupakan partai yang lahir untuk wong cilik. Sehingga sudah seharusnya untuk bergerak, tidak hanya lisan tapi juga bekerja yang nyata untuk wong cilik, dimana muaranya untuk melepaskan kemiskinan dan pengangguran.

"Setelah ini saya akan terus bergerak. Khususnya pada hari Sabtu dan Minggu, di luar jam kerja. Saya akan terus menyosialisasikan Ganjar Pranowo sebagai capres dan program-program PDI Perjuangan hingga hari pelaksanaan Pileg dan Pilpres 2024," ungkapnya.

Baca Juga: PDIP Surabaya Wajibkan 40 Persen Pengurus Ranting dari Gen Z

Sementara itu, caleg DPRD Kota Surabaya Aprizaldi mengatakan, dirinya ikut turun mendampingi Eri Cahyadi, karena melaksanakan instruksi Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri, untuk mengetuk pintu rumah rakyat menyosialisasikan Ganjar Pranowo dan program kerja PDI Perjuangan.

Mantan aktivis 98 ini mengatakan, sebagai kader yang patuh dan taat kepada Ketua Umum, dia ingin merasakan dan menyesaikan problem wong cilik. Dimana komitmen PDI Perjuangan yang gerakannya untuk mengatasi kemiskinan, pengangguran, stunting dan kesejahteraan rakyat.

"Pesan Ibu Ketua Umum (Megawati, red), jangan mengaku PDI Perjuangan jika tidak mau turun ke masyarakat. Jangan bicara PDI Perjuangan jika ternyata masih ada kemiskinan dan pengangguran. Makanya saya ikut turun mengetuk pintu rakyat, ikut menggali dan menyelesaikan permasalahan warga kota bersama Mas Eri Cahyadi," ungkap Aprizaldi.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Atasi Kendala Transportasi Warga Miskin, Pemkab Jember Luncurkan Layanan Kesehatan Home Care

Selain pelayanan medis, Pemkab Jember juga akan memberikan bantuan sembako secara berkala kepada keluarga kurang mampu sebagai bentuk dukungan.

Kejari Jember Tetapkan Tiga Tersangka dalam Dugaan Korupsi Bank Jatim Rp2,9 Miliar

Penetapan tersangka dilakukan setelah tim penyidik mengumpulkan alat bukti yang cukup melalui serangkaian proses penyelidikan dan penyidikan.

Tas Kresek Berisi Rp200 Juta dan Nama "Pak Wali" dalam Sidang Korupsi Proyek di Madiun

Saat ini, majelis hakim masih mendalami keterkaitan isi percakapan itu dengan dugaan aliran dana yang menjadi pokok perkara.

Miris, Ayah di Surabaya Pilih Berjudi untuk Beli Susu Anak

Kasus ini menggambarkan persoalan ekonomi yang dihadapi terdakwa. Namun, alasan tersebut tidak menghapus fakta bahwa perbuatannya tetap melanggar hukum.

Momen Haru Warga Mojokerto Sambut Bantuan Air Bersih dari Pemerintah

Kalaksa BPBD Mojokerto Rinaldi Rizal Sabirin mengatakan dropping air bersih untuk desa terdampak kekeringan diperkirakan berlangsung hingga 5 September 2026.

Jatanras Polda Jatim Bongkar Jaringan Curanmor-Perampokan di Malang, 2 Pelaku Ditembak

Saat ini, Tim Jatanras Polda Jatim tengah mengembangkan kasus tersebut untuk mengungkap kemungkinan jaringan di atasnya.