Minggu, 18 Okt 2026 22:42 WIB

Pedagang Pakaian Adat di Surabaya Dapat Berkah Hari Kemerdekaan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 17 Agu 2023 13:11 WIB
Suasana di salah satu toko pakaian adat di Pasar Blauran
Suasana di salah satu toko pakaian adat di Pasar Blauran

selalu.id - Tak hanya pedagang bendera serta pernak pernik merah putih, pedagang pakaian adat dan pejuang juga laris manis pada momen Hari Kemerdekaan Indonesia ke 78 ini. Omzet mereka naik hingga 100 persen.

Sulami, pedagang pakaian adat di Pasar Blauran Surabaya mengaku kebanjiran pengunjung sejak awal Agustus lalu.

Baca Juga: Geliat Budaya dan Ekonomi Warga Surabaya dari Panggung Fasum Perumahan

"Bahkan sebelum Agustus sudah mulai ramai,” ujar Sulami, Kamis (17/8/2023).

Ramainya permintaan, sambungnya, hingga membuat stok baju adat dan pejuang dewasa ludes. Tinggal ukuran anak-anak.

"Mulai baju adat, basofi Jawa, Bali, baju pejuang, baju profesi. Yang ukuran dewasa semua kosong," ujarnya.

Rata-rata kostum yang ia jual dibanderol Rp90 ribu sampai Rp250 ribu satu setelnya.

"Baju adat rata-rata itu Rp250 ribu dewasa, anak-anak Rp150 ribu. Baju profesi misal polisi kalau anak-anak Rp90 ribu, dewasa Rp125 ribu. Kalau baju pejuang dewasa Rp250 ribu, anak-anak Rp150 sampai Rp175 ribu," terangnya.

Baca Juga: Perkuat Sinergi, Kapolri Temui Rais Aam PBNU di Surabaya

Omzetnya selama momen 17 Agustus, lanjutnya, meningkat 100 persen dibanding bulan biasa.

"Sekarang seperti balik sebelum pandemi. Paling ramai weekend Sabtu-Minggu selama Agustus ini," katanya lagi.

Sementara di toko lain, Gladys, pedagang baju adat menyebut banyak stok yang habis terutama baju adat lurik.

Baca Juga: Sentuhan Sirpu Betina, Senjata Rahasia Performa Gacoan di Gantangan

"Lurik banyak dicari mulai tanggal 10-an (Agustus), padahal stok ratusan. Biasanya seminggu cuma stok 50. Sekarang belum sebulan habis," jelasnya.

Selain lurik, beberapa pakaian adat lain juga diserbu baik ukuran anak-anak maupun dewasa. Hingga siang tadi penjualan sudah 100 setel baju.

"Adat-adat kayak Betawi, Sulawesi Selatan, baju pejuang Bung Tomo paling ramai, profesi tentara dan polisi juga ramai," tandasnya.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Pendakian Horor Gunung Anjasmoro, Terjebak di Hutan Keramat dan Desa Terkutuk

Warga setempat meyakini barang siapa yang memasuki Desa Mahkota Prabu dan belum keluar sampai pagi menjelang, besar kemungkinan akan tinggal selamanya di sana.

Dramatis! Bermain 10 Pemain, Deltras FC Ditahan Imbang Persis Solo 3-3

Tambahan satu poin ini tetap mengamankan posisi Deltras FC di puncak klasemen sementara dengan koleksi 14 poin. SedangkanPersis di peringkat 7 dengan enam poin.

Pemprov Jatim dan ICCN Pacu Ekosistem Ekonomi Kreatif Tembus Pasar Global

Penguatan ekosistem serta peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dinilai menjadi kunci utama untuk membuka peluang usaha dan menyerap tenaga kerja.

PDIP Tergetkan Sapu Bersih Kemenangan di Dapil 5 Surabaya pada Pemilu 2029

Armuji menantang seluruh kader PDIP di Dapilb5 Surabaya untuk menyapu bersih kemenangan di wilayah sasaran konsolidasi partai pada Pemilu 2029.

Polres Pasuruan Gerebek Narkoba di Prigen, Bekuk 4 Orang dan Sita Sabu-Ekstasi

Tim saat ini masih terus mendalami peran masing-masing individu serta mengejar potensi keterlibatan jaringan atau pelaku lain di balik kasus ini.

Wujudkan Gerakan Indonesia ASRI, Kader GMD Jatim Bersih-bersih Pantai dan Bagikan Sembako di Probolinggo

Para kader berharap nilai gotong royong dan kesadaran menjaga kebersihan kawasan pesisir dapat terus diperkuat oleh masyarakat lokal secara berkelanjutan.