Kamis, 03 Sep 2026 14:32 WIB

Pedagang Pakaian Adat di Surabaya Dapat Berkah Hari Kemerdekaan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 17 Agu 2023 13:11 WIB
Suasana di salah satu toko pakaian adat di Pasar Blauran
Suasana di salah satu toko pakaian adat di Pasar Blauran

selalu.id - Tak hanya pedagang bendera serta pernak pernik merah putih, pedagang pakaian adat dan pejuang juga laris manis pada momen Hari Kemerdekaan Indonesia ke 78 ini. Omzet mereka naik hingga 100 persen.

Sulami, pedagang pakaian adat di Pasar Blauran Surabaya mengaku kebanjiran pengunjung sejak awal Agustus lalu.

Baca Juga: Hapus Stigma Kampungan, Kanwil Kemenag Jatim Gelar Expo Madrasah 2026

"Bahkan sebelum Agustus sudah mulai ramai,” ujar Sulami, Kamis (17/8/2023).

Ramainya permintaan, sambungnya, hingga membuat stok baju adat dan pejuang dewasa ludes. Tinggal ukuran anak-anak.

"Mulai baju adat, basofi Jawa, Bali, baju pejuang, baju profesi. Yang ukuran dewasa semua kosong," ujarnya.

Rata-rata kostum yang ia jual dibanderol Rp90 ribu sampai Rp250 ribu satu setelnya.

"Baju adat rata-rata itu Rp250 ribu dewasa, anak-anak Rp150 ribu. Baju profesi misal polisi kalau anak-anak Rp90 ribu, dewasa Rp125 ribu. Kalau baju pejuang dewasa Rp250 ribu, anak-anak Rp150 sampai Rp175 ribu," terangnya.

Baca Juga: Tragedi Berdarah di Diskotek Triple X Surabaya: Pemuda Dikeroyok Brutal, Kepala Dihantam Paving

Omzetnya selama momen 17 Agustus, lanjutnya, meningkat 100 persen dibanding bulan biasa.

"Sekarang seperti balik sebelum pandemi. Paling ramai weekend Sabtu-Minggu selama Agustus ini," katanya lagi.

Sementara di toko lain, Gladys, pedagang baju adat menyebut banyak stok yang habis terutama baju adat lurik.

Baca Juga: Potret Aksi 'Agustus Kelam' di Surabaya, Serukan Perlindungan hingga DBH Migas Madura

"Lurik banyak dicari mulai tanggal 10-an (Agustus), padahal stok ratusan. Biasanya seminggu cuma stok 50. Sekarang belum sebulan habis," jelasnya.

Selain lurik, beberapa pakaian adat lain juga diserbu baik ukuran anak-anak maupun dewasa. Hingga siang tadi penjualan sudah 100 setel baju.

"Adat-adat kayak Betawi, Sulawesi Selatan, baju pejuang Bung Tomo paling ramai, profesi tentara dan polisi juga ramai," tandasnya.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Air PDAM Bocor Rp400 Miliar, DPRD Surabaya Ungkap Praktik Pengelolaan Air Mandiri di Perumahan Elit

Hingga 28 Agustus 2026, dari total pagu anggaran mencapai Rp1,9 triliun, BPKAD baru merealisasikan anggaran sebesar Rp11 miliar.

Pengumuman Beasiswa Cinta Bergema Jember, 7.566 Mahasiswa Lolos Administrasi

Pemkab Jember nantinya hanya akan menyaring sekitar 4.200 mahasiswa sesuai batas kuota yang tersedia.

Potensi Pendapatan PDAM Hilang, DPRD Surabaya Bakal Panggil Pengelola Air Mandiri di Perumahan Elit

Machmud membeberkan, sejumlah pengelola kawasan perumahan elit memproduksi air sendiri dan menetapkan tarif secara sepihak kepada para penghuninya.

Sering Bikin Bahaya, Arus Lalu Lintas Embong Gayam dan Embong Sawo Surabaya Kini Dibalik

Selama masa uji coba, Dishub Surabaya tidak hanya memfokuskan pemantauan pada Jalan Basuki Rahmat, tetapi juga mengevaluasi kawasan sekitarnya secara berkala.

‎Gempur Rokok Ilegal, Bea Cukai Probolinggo Targetkan Penerimaan Rp1,4 Triliun

Selain pemberantasan rokok ilegal, Bea Cukai Probolinggo juga memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait aturan barang bawaan penumpang dari luar negeri.

Ternyata, Ada 21 SPPG MBG di Sidoarjo Belum Berizin

Imbas keracunan massal santri, Pemkab Sidoarjo mendesak agar pengawasan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) pada program MBG benar-benar diperketat.