Kamis, 04 Jun 2026 12:30 WIB

Golkar Surabaya Kampanyekan Demokrasi Kasih Sayang di Pemilu 2024

  • Penulis : Redaksi
  • | Minggu, 06 Agu 2023 17:41 WIB
Ketua Golkar Surabaya, Arif Fathoni saat acara pelepasan Caleg Golkar
Ketua Golkar Surabaya, Arif Fathoni saat acara pelepasan Caleg Golkar

selalu.id - Sebanyak 50 orang Calon Legislatif (Caleg) Golkar Surabaya resmi dilepas oleh Ketua Golkar Jawa Timur, Sarmuji di Hotel Swis Bellin Sidoarjo. Pelepasan ini secara simbolis untuk memberikan semangat para Caleg untuk merebut hati masyarakat pada pemilu 2024 mendatang.

Ketua Golkar Surabaya, Arif Fathoni mengatakan bahwa setiap Caleg Golkar diharapkan turun dan membersamai masyarakat dengan kerja-kerja politik kemanusiaan.

Baca Juga: Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

"Kami semua dilepas untuk berjuang dan memperjuangkan masyarakat dengan goal kesejahteraan tentunya," ujar Toni, sapaan karib Arif Fathoni, Minggu (6/8/2023).

Mengacu pada hari pemungutan suara yang jatuh pada tanggal 14 Februari 2024, Ari Fathoni memberikan istilah hari penentuan tersebut dengan 'Demokrasi Kasih Sayang' yang diterjemahkan dengan para Caleg harus hadir di tengah-tengah masyarakat dengan cinta kasih, kekeluargaan serta semangat gotong-royong untuk membantu setiap persoalan yang ada.

"Biasanya anak anak muda menyebut tanggal 14 Februari adalah hari kasih sayang. Ini sesuai dengan tagline yang sering kami sampaikan bahwa BerGolkar itu asyik, politik harus riang gembira, pesta rakyat lima tahunan harus kita isi dengan tepo seliro, welas asih dan kasih sayang," tambahnya.

Toni menyebut, sesuai arahan Ketua Golkar Jatim, Selain semangat juang dan kasih sayang, para Caleg diharapkan untuk memiliki kedewasaan berpolitik dan mengutamakan komunikasi antar sesama Caleg.

"Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur, Kanda Muhammad Sarmudji dalam pesannya kepada kita semua untuk berkomitmen tidak melakukan kanibalisme politik, persaingan internal disistem terbuka seperti saat ini adalah keniscayaan, namun semangat berkompetisi tersebut harus diimbangi dengan kedewasaan politik untuk saling berkomunikasi satu sama lain, sehingga tidak masuk ke kolam yang sama. Itu pasti akan merugikan partai dalam merealisasikan target politik yang telah di tetapkan," jelasnya.

Baca Juga: SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

Menterjemahkan pesan Ketua Golkar Jatim, Arif Fathoni menegaskan kepada kadernya untuk tidak berkompetisi sesama Caleg Golkar atau berebut suara di wilayah yang sama.

"Dalam setiap kesempatan acara partai, saya juga sering menekankan bahwa sistem saint league murni seperti saat ini tidak mentolerir kompetisi internal, karena kompetitor kita bukanlah kawan satu Partai, tapi Partai politik peserta pemilu yang lain," terangnya.

Toni Berharap dengan pedoman dari partai, para Caleg Golkar dapat memenangkan sekaligus menjadi motor di wilayahnya masing-masing, serta merealisasikan target pada Pemilu 2024.

Baca Juga: Maling yang Sering Bobol Rumah di Kawasan Semampir Surabaya Ditangkap, Ini Namanya

"Karena kenaikan suara dan kursi yang kita harapkan, semata-mata bagian dari ikhtiar kami untuk meningkatkan kerja kerja politik kemanusian ditengah masyarakat Surabaya. Karena hakikat kekuasaan hanyalah jembatan menuju pengabdian kepada masyarakat secara luas, dengan arti lain 50 caleg Partai Golkar ini hanyalah calon pelayan rakyat di DPRD Surabaya yang kelak jika terpilih akan berjuang mengakselerasikan kehendak masyarakat yang diwakilinya masuk dalam rencana pembangunan kota Surabaya 5 tahun mendatang," harapnya.

Senada dengan Ketua Golkar Jatim, Arif Fathoni juga memberikan wejangan sekaligus suntikan semangat kepada 50 Caleg Golkar yang akan berjuang memenangkan partai berlambang pohon beringin tersebut pada perhelatan kontestasi politik 5 tahunan ini.

"Selamat berjuang, Tiada kemenangan tanpa perjuangan, tiada perjuangan tanpa pengorbanan, tiada pengorbanan tanpa keberhasilan. Tuhan bersama kaum pejuang," pungkasnya.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Fathoni mengatakan predikat Kota Layak Anak yang selama ini disandang Surabaya harus dibuktikan melalui tindakan tegas ketika terjadi kasus eksploitasi anak.

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Ini Dugaan Kasusnya

Saat ditahan, Dadan mengenakan rompi merah muda dengan dikawal penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejagung.

Foto: Menikmati Rintik Hujan hingga Kuliner di Jalan Hefang Hangzhou

Sore ini, Rabu, 3 Juni 2026, Jalanan Hefang atau Qinghefang terpantau diguyur hujan. Suasananya syahdu.

Respons Santai Istana usai Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung

Presiden Prabowo sebelumnya melakukan pergantian kepemimpinan di BGN sebagai bagian dari evaluasi dan penguatan pelaksanaan program prioritas pemerintah.

Kebijakan Luar Negeri Indonesia di Antara Bayang-bayang Kekuasaan Eksekutif

Masalah kebijakan luar negeri yang dianggap menyimpang ini, menurut sejumlah pengamat, bermuara pada lemahnya sistem pengawasan dalam tata pemerintahan.