Selasa, 03 Feb 2026 03:28 WIB

Ini Langkah PDAM Normalisasi Aspal Pecah dan Membentuk Gunung di Jalan Pasar Kembang Surabaya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 02 Agu 2023 14:52 WIB
Aspal pecah di Jalan Pasar Kembang
Aspal pecah di Jalan Pasar Kembang

selalu.id - Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Surabaya melakukan langkah penanganan antisipatif jika terjadi peristiwa aspal pecah dan membentuk gunung di tempat lain.

Direktur Operasi PDAM Surya Sembada, Nanang Widyatmoko menjelaskan bahwwa peristiwa aspal pecah dan membentu bentuk gunung itu yang terjadi di Jalan Pasar Kembang, pada Selasa (1/8/2023) kemarin.

Baca Juga: DPRD Surabaya Minta Rekrut Direksi BUMD Dipercepat

"Sebenarnya di tempat lain ndak ada, kebetulan ini terjadi. Kalau sampai terjadi seperti ini lagi, kami segera melakukan penanganan dan normalisasi," kata Nanang, Rabu (2/8/2023).

Nanang menjelaskan bahwa peristiwa tersebut baru pertama kali terjadi saat PDAM Surabaya melakukan proyek penggantian pipa-pipa lama dengan baru.

"Baru tahun ini terjadi (aspal pecah membentuk gunung, red). Sejak tahun lalu kami memang start program peremajaan pipa untuk pipa-pipa tua yang sudah melebihi umur teknisnya, pipa-pipa yang sering bocor, dan pipa-pipa yang berukuran dibawah 100 mm," jelasnya.

Kata dia, pemasangan pipa baru biasanya membutuhkan waktu skala bulan dan sering terjadi gangguan aliran air. Tetapi pihaknya berusaha mengupayakan pemasangan itu dengan estimasi skala jam.

Baca Juga: Dirut PDAM Surya Sembada Pamit, Rencana Bisnis 2025–2029 Diminta Tak Mangkrak

"Kita hanya proses pemasangan pipa baru ke pipa eksisting, mematikan pipa lama yang diganti," ucapnya.

Pada kejadian kemarin, Nanang menjelaskan bahwa petugas PDAM sedang melakukan penggantian pipa besi lama yang sudah karatan dan sering bocor di sekitar wilayah Jalan Dipenogoro-Arjuno. Pada rute pemasangan pipa itu, area Jalan Pasar Kembang merupakan area paling sulit dan ramai dengan perhitungan, agar nantinya pekerjaan selanjutnya berada di area yang lebih mudah.

"Kedua, karena disitu letaknya di bawah fly over, kalau ada bocornya pipa lama, khawatirnya air ini menggerus tanah di sekitar fly over. Makanya nanti untuk antisipasi segera kami lakukan penggantian di lokasi itu," bebernya.

Baca Juga: PDAM Surya Sembada Tegaskan Semburan di Rungkut Bukan Akibat Pipa Bocor

Aspal pecah dan membentuk gunung, lanjut Nanang terjadi pada saat pengeboran.

"Jadi pakai pengeboran. Setelah dibor, hari ini waktunya tarik pipa. Ketika pipa ditarik ada tekanan dari lumpur bawah ke atas. Kebetulan kok ada bagian jalan yang gak kuat nahan.Karena penarikan, jadi aspal terangkat," pungkasnya. (Ade/Adg)

Editor : Ading
Berita Terbaru

Viral Satpol PP Kota dan Kabupaten Probolinggo Nyaris Baku Hantam saat Penertiban PKL, Ini Penyebabnya

Kabid Tantribum Satpol PP Kota Probolinggo, Angga Budi Pramudya, menegaskan bahwa penertiban dilakukan sesuai aturan.

TKBM yang Hilang saat Insiden Kapal Pasific 88 di Surabaya Ditemukan Meninggal

Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit selaku SMC mengatakan, korban ditemukan berjarak sekitar 1 mil laut dari titik awal kejadian.

Transformasi Korupsi di DPRD Jatim: Dari P2SEM, Pokir hingga Fee Istri Siri

Anggaran Pokir yang sebelumnya dikelola secara terpusat kini "disembunyikan" dalam alokasi anggaran berbagai dinas daerah.

Mayat Bayi Perempuan Dalam Tas Ransel Ditemukan di Hutan Mojokerto

Mayat bayi tersebut ditemukan oleh Sukkamto, petugas Tahura yang saat itu berpatroli mengecek irigasi sungai di atas area hutan.

Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang

Kejadian tersebut berlansung cepat. Dan saat ini satu orang tenaga kerja bongkar muat (TKBM) dilaporkan hilang dan masih dalam pencarian.

Pimpinan Fraksi DPRD Jatim Disebut Terlibat dalam Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes 

Informasi yang diperoleh dari sumber selalu.id menyebut, pimpinan fraksi itu berasl dari partai berwarna kuning.