Selasa, 21 Jul 2026 16:44 WIB

Ini Langkah PDAM Normalisasi Aspal Pecah dan Membentuk Gunung di Jalan Pasar Kembang Surabaya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 02 Agu 2023 14:52 WIB
Aspal pecah di Jalan Pasar Kembang
Aspal pecah di Jalan Pasar Kembang

selalu.id - Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Surabaya melakukan langkah penanganan antisipatif jika terjadi peristiwa aspal pecah dan membentuk gunung di tempat lain.

Direktur Operasi PDAM Surya Sembada, Nanang Widyatmoko menjelaskan bahwwa peristiwa aspal pecah dan membentu bentuk gunung itu yang terjadi di Jalan Pasar Kembang, pada Selasa (1/8/2023) kemarin.

Baca Juga: Diduga Ada yang Nyontek di Seleksi Direksi PDAM Delta Tirta, Begini Pengakuan Seorang Peserta

"Sebenarnya di tempat lain ndak ada, kebetulan ini terjadi. Kalau sampai terjadi seperti ini lagi, kami segera melakukan penanganan dan normalisasi," kata Nanang, Rabu (2/8/2023).

Nanang menjelaskan bahwa peristiwa tersebut baru pertama kali terjadi saat PDAM Surabaya melakukan proyek penggantian pipa-pipa lama dengan baru.

"Baru tahun ini terjadi (aspal pecah membentuk gunung, red). Sejak tahun lalu kami memang start program peremajaan pipa untuk pipa-pipa tua yang sudah melebihi umur teknisnya, pipa-pipa yang sering bocor, dan pipa-pipa yang berukuran dibawah 100 mm," jelasnya.

Kata dia, pemasangan pipa baru biasanya membutuhkan waktu skala bulan dan sering terjadi gangguan aliran air. Tetapi pihaknya berusaha mengupayakan pemasangan itu dengan estimasi skala jam.

Baca Juga: Di Lokasi Padat Pemukiman Surabaya, Warga Masih Keluhkan Kampung Gelap

"Kita hanya proses pemasangan pipa baru ke pipa eksisting, mematikan pipa lama yang diganti," ucapnya.

Pada kejadian kemarin, Nanang menjelaskan bahwa petugas PDAM sedang melakukan penggantian pipa besi lama yang sudah karatan dan sering bocor di sekitar wilayah Jalan Dipenogoro-Arjuno. Pada rute pemasangan pipa itu, area Jalan Pasar Kembang merupakan area paling sulit dan ramai dengan perhitungan, agar nantinya pekerjaan selanjutnya berada di area yang lebih mudah.

"Kedua, karena disitu letaknya di bawah fly over, kalau ada bocornya pipa lama, khawatirnya air ini menggerus tanah di sekitar fly over. Makanya nanti untuk antisipasi segera kami lakukan penggantian di lokasi itu," bebernya.

Baca Juga: Surabaya Akui Telat Kelola Sanitasi Modern, Limbah Rumah Tangga Bakal Diurus PDAM

Aspal pecah dan membentuk gunung, lanjut Nanang terjadi pada saat pengeboran.

"Jadi pakai pengeboran. Setelah dibor, hari ini waktunya tarik pipa. Ketika pipa ditarik ada tekanan dari lumpur bawah ke atas. Kebetulan kok ada bagian jalan yang gak kuat nahan.Karena penarikan, jadi aspal terangkat," pungkasnya. (Ade/Adg)

Editor : Ading
Berita Terbaru

MTQ ke-32 Kabupaten Sidoarjo Resmi Ditutup, Berikut Daftar Juaranya

Fenny mengatakan lomba ini sejalan dengan upaya mencetak generasi yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga memiliki karakter dan akhlak yang baik.

Presiden Prabowo Serukan Kebangkitan Koperasi, DEKOPIN Yakin jadi Pilar Ekonomi Nasional

Menurut Prabowo, kekuatan koperasi terletak pada semangat gotong royong. Ia mengibaratkannya seperti sapu lidi yang akan menjadi kuat ketika bersatu.

Program Bunga Desaku Jember, Dari Bantuan UMKM hingga Rencana Investasi Rp2 Triliun

Fawait mengingatkan agar seluruh bantuan yang diberikan pemerintah dimanfaatkan sesuai tujuan dan tidak dialihkan untuk kepentingan lain.

Serunya Slimetastic Lab: Cara Kreatif Luminor Hotel Surabaya Jemursari Manjakan Tamu Cilik

Luminor Hotel Surabaya Jemursari terus berkomitmen menjadi destinasi pilihan bagi keluarga yang ingin menikmati liburan yang nyaman dan edukatif.

Pemkab Jember Alokasikan Rp400 Miliar untuk Layanan Kesehatan Gratis Warga

Fawait menegaskan seluruh fasilitas kesehatan wajib memberikan pelayanan yang setara kepada seluruh pasien, baik peserta UHC maupun pasien umum.

PAN Mulai Panaskan Mesin Politik Hadapi Pemilu 2029

Acara ini juga untuk memperkuat struktur partai hingga tingkat bawah dan mendekatkan partai dengan masyarakat.