Rabu, 21 Okt 2026 20:06 WIB

PDAM Surya Sembada Tegaskan Semburan di Rungkut Bukan Akibat Pipa Bocor

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 17 Okt 2025 17:07 WIB

selalu.id – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Surya Sembada memastikan fenomena semburan air disertai bau gas di aliran Sungai Kebon Agung, kawasan Rungkut Tengah, Surabaya, bukan berasal dari kebocoran pipa distribusi air.

 

Baca Juga: Langkah Cepat Petrokimia Gresik dan Pemkot Surabaya Tangani Kebocoran Pipa di Tambak Mayor

Supervisor Pemeliharaan Zona 1 PDAM Surya Sembada, Shah Reza, mengatakan tim teknis telah melakukan pemeriksaan di lokasi pada Jumat (17/10/2025). Hasil pengecekan menunjukkan pola semburan air tidak sesuai dengan karakteristik tekanan sistem BGIM (Bendungan Gunung Anyar Intake Main).

 

“Dari hasil pemeriksaan, pola semburannya tidak sesuai dengan tekanan air dari sistem BGIM. Kalau air dari pipa bocor, semburannya pasti konstan karena tekanan pompa terus berjalan. Tapi yang ini kadang muncul, kadang hilang,” ujar Reza.

 

Ia menjelaskan, sistem distribusi PDAM bekerja dengan tekanan pompa tinggi yang cenderung stabil. Sebaliknya, semburan di sungai muncul tidak beraturan, kadang kuat dan kadang hilang sama sekali.

 

Menurut Reza, tekanan air di jaringan PDAM justru meningkat pada malam hari karena konsumsi warga menurun. “Kalau malam tekanan lebih tinggi karena sedikit yang pakai. Siang menurun karena banyak pemakaian,” katanya.

Baca Juga: Petrokimia Gresik Ungkap Penyebab Pipanya Bocor di Surabaya yang Bikin Heboh

 

Berdasarkan peta jaringan PDAM, pipa utama sistem BGIM tidak melintas di dasar sungai, melainkan di bagian atas aliran.

 

“Pipa besar BGIM ada di jalur atas, bukan di bawah sungai. Jadi kecil kemungkinan semburan itu berasal dari pipa distribusi PDAM,” tegasnya.

 

Baca Juga: Semburan Air di Jalan Dupak Rukun Surabaya, Ternyata Pipa Petrokimia Gresik Bocor

Dengan hasil pemeriksaan ini, PDAM Surya Sembada memastikan fenomena semburan di Rungkut Tengah bukan akibat kebocoran sistem air.

 

“Tekanan dan lokasi semburan tidak sesuai dengan jalur pipa kami. Jadi besar kemungkinan bukan dari sistem BGIM,” pungkas Reza.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

DPRD dan Pemprov Jatim Ancam Sanksi Sekolah Penahan Ijazah: Jangan Hambat Masa Depan Siswa!

Praktik tersebut dinilai sangat merugikan dan menghambat masa depan siswa untuk melanjutkan studi maupun melangkah ke dunia kerja.

Polda Jatim dan Stakeholder Targetkan Jawa Timur Bebas ODOL pada 2027

Polda Jatim juga menyoroti bahwa simpul utama praktik ODOL berakar pada komitmen bisnis antara pemilik barang (shipper) dan pengusaha angkutan (transporter).

Banyak Kabel Semrawut di Surabaya, DPRD Minta Pemkot Tertibkan dan Tegas Pada Provider

Bukan hanya mengganggu pemandangan, kabel yang sudah tidak digunakan juga dinilai tak semestinya dibiarkan menggantung begitu saja, harus ditertibkan.

Aksi Motoran Santri Sidoarjo Kampanyekan Tertib Lalu Lintas Sambut HSN 2026

Tak sekadar konvoi, Motoran Santri membawa pesan “Motor Santun”, yakni ajakan berkendara secara aman, tertib, dan bertanggung jawab. 

Kisah Penjual Peyek di Nganjuk Terancam Kehilangan Rumah atas Utang Mendiang Suami Rp690 Juta

Rumah tinggal Lilik terancam disita dan dilelang oleh BRI Cabang Nganjuk atas klaim utang mendiang suaminya, Puji Astanto, sebesar Rp690 juta.

45 Ribu Reklame di Surabaya, Ratusan Masih Bandel dan Nunggak Pajak

Kepala Bidang Pajak Daerah Bapenda Surabaya Ekkie Noorisma menyebut, dua biang keroknya klasik tidak berizin dan belum bayar pajak.