Sabtu, 05 Sep 2026 04:07 WIB

PDAM Surya Sembada Tegaskan Semburan di Rungkut Bukan Akibat Pipa Bocor

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 17 Okt 2025 17:07 WIB

selalu.id – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Surya Sembada memastikan fenomena semburan air disertai bau gas di aliran Sungai Kebon Agung, kawasan Rungkut Tengah, Surabaya, bukan berasal dari kebocoran pipa distribusi air.

 

Baca Juga: Sederet Gebrakan dan Janji Dirut PDAM Surabaya yang Baru, Akankah Terwujud?

Supervisor Pemeliharaan Zona 1 PDAM Surya Sembada, Shah Reza, mengatakan tim teknis telah melakukan pemeriksaan di lokasi pada Jumat (17/10/2025). Hasil pengecekan menunjukkan pola semburan air tidak sesuai dengan karakteristik tekanan sistem BGIM (Bendungan Gunung Anyar Intake Main).

 

“Dari hasil pemeriksaan, pola semburannya tidak sesuai dengan tekanan air dari sistem BGIM. Kalau air dari pipa bocor, semburannya pasti konstan karena tekanan pompa terus berjalan. Tapi yang ini kadang muncul, kadang hilang,” ujar Reza.

 

Ia menjelaskan, sistem distribusi PDAM bekerja dengan tekanan pompa tinggi yang cenderung stabil. Sebaliknya, semburan di sungai muncul tidak beraturan, kadang kuat dan kadang hilang sama sekali.

 

Menurut Reza, tekanan air di jaringan PDAM justru meningkat pada malam hari karena konsumsi warga menurun. “Kalau malam tekanan lebih tinggi karena sedikit yang pakai. Siang menurun karena banyak pemakaian,” katanya.

Baca Juga: Polemik Pengelolaan Air Minum Mandiri di Perumahan Mewah Surabaya, Pemkot: PDAM Bakal Ambil Alih

 

Berdasarkan peta jaringan PDAM, pipa utama sistem BGIM tidak melintas di dasar sungai, melainkan di bagian atas aliran.

 

“Pipa besar BGIM ada di jalur atas, bukan di bawah sungai. Jadi kecil kemungkinan semburan itu berasal dari pipa distribusi PDAM,” tegasnya.

 

Baca Juga: Pengolahan Air Mandiri di Perumahan Mewah Surabaya, Bebas Izin atau Lolos Pengawasan?

Dengan hasil pemeriksaan ini, PDAM Surya Sembada memastikan fenomena semburan di Rungkut Tengah bukan akibat kebocoran sistem air.

 

“Tekanan dan lokasi semburan tidak sesuai dengan jalur pipa kami. Jadi besar kemungkinan bukan dari sistem BGIM,” pungkas Reza.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Aturan Jam Operasional Pasar Tanjungsari 77 Surabaya Diprotes, Saleh Mukadar: Pemerintah Mau Ganti Rugi Kalau Buah Rusak

Tokoh masyarakat Surabaya, Saleh Mukadar, menilai penerapan aturan jam operasional secara seragam tanpa melihat jenis komoditas adalah langkah yang keliru.

1,4 Juta Penerima Bansos Terindikasi Judol, Mensos Gus Ipul Mulai Sisir Data dan Siapkan Sanksi ASN

Langkah ini diambil memastikan transaksi tersebut benar-benar dilakukan oleh penerima manfaat atau akibat penyalahgunaan identitas dan rekening oleh pihak lain.

SMARTFREN Unlimited 5G, Pengalaman Digital dan Entertainment yang Semakin Dekat dengan Masyarakat

selalu.id - PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) terus memperluas jaringan 5G nasional XLSMART dengan meningkatkan kualitas dan kapasitas jaringan di

Pemkot Surabaya Matangkan RDTR 2026, Bebaskan Lahan Warga yang 'Terjebak' Proyek Mangkrak

Saat ini, Pemkot mematangkan tahap penjaringan masukan akhir dari para pemangku kepentingan.

Marak Pemotongan Unggas Ilegal di Permukiman Padat Surabaya, DPRD Bilang Begini

Tak cuma soal izin, limbah darah hingga kotoran yang dibuang sembarangan ke saluran air dinilai membahayakan kesehatan warga.

Kemenag Jatim dan Baznas Kirim 27 Ton Bantuan Logistik untuk Korban Bencana di NTT

Pengiriman ini merupakan hasil kolaborasi bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jatim dan Forum Zakat (FOZ) Jatim.