Wali Kota Eri Bakal Jadi Pemateri Masa Orientasi Orang Tua Siswa Besok
- Penulis : Ade Resty
- | Jumat, 21 Jul 2023 18:05 WIB
selalu.id - Masa Orientasi Orang Tua Siswa (MOT) mulai dilakukan oleh Pemkot Surabaya untuk menggenapi program pembelajaran di Masa Perkenalan Lingkungan Siswa (MPLS).
MOT dilaksanakan secara serentak di masing-masing sekolah tingkat SD dan SMP, Sabtu (22/7/2023) besok. Nantinya, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi bakal menjadi pemateri MOT terkait parenting atau peran orang tua terhadap anak-anak mereka.
"Besok ada acara yang saya buka sendiri. Saya ingin menyampaikan sendiri waktu masa orientasi orang tua, larinya ke parenting. Jadi, kalau ingin anak kita menjadi anak sholeh solihah, tidak ikut geng motor, tidak ikut yang aneh-aneh, maka peran orang tua ini sangat penting," ungkap Eri, saat ditemui selalu.id, Kamis (21/7/2023).
MOT secara serentak itu, Eri menegaskan seluruh orang tua siswa wajib hadir. Apalagi, Pemkot Surabaya melakukan MOT secara langsung dan melalui Zoom. Sehingga, orang tua bisa menghadiri tanpa harus diwakilkan orang lain.
"Besok di satu tempat, tapi zoomnya ada di sekolah dan banyak tempat. Setelah saya ada beberapa lagi materi khusus yang beda-beda. MOT besok hanya satu kali, setelah itu kita tindaklanjuti di Puspaga," ujarnya.
Nantinya, Puspaga di balai RW melibatkan orang tua dan anak dengan skema setiap balai RW ada 100 Kartu Keluarga (KK). 100 KK pun akan dibagi menjadi beberapa gelombang, yakni per gelombang 10 KK.
Eri pun bakal menyampaikan salah satu materi khususnya adalah cara interaksi yang ramah anak, salah satunya dengan tidak membentak anak. Sebab, hal itu bakal mempengaruhi negatif jaringan otak anak.
"Makanya ortu tidak boleh sering memarahi anaknya, melainkan diberikan pengertian. Misalnya anak memecahkan gelas, kita tidak boleh bilang 'ini tidak boleh pecah!' kita bilangin 'ini kalau pecah dampaknya begini'," ungkapnya.
Selain materi parenting yang baik, Eri menambahkan, dirinya juga menyampaikan soal kekerasan dan pelecehan seksual terhadap anak dan seorang anak harus berani mengungkapkan pendapatnya.
"Biasanya kan kalau ada anak berani ngomong langsung dimarahi, itu kan hal yang salah. Ketika dia bicara dengarkan dan ajak diskusi. Karena orang tua dan anak adalah seorang sahabat. Memang orang tua harus mengatur, tapi kalau anak berani menyampaikan pendapat, maka orang tua harus jadi seorang sahabat," pungkasnya. (Ade/Adg)
Baca Juga: Kasus Pungli Rp8 Juta di Wira-Wiri Bongkar Celah Pengawasan Lemah Dishub Surabaya
Editor : AdingURL : https://selalu.id/news-4667-wali-kota-eri-bakal-jadi-pemateri-masa-orientasi-orang-tua-siswa-besok
