Jumat, 05 Jun 2026 13:06 WIB

Wali Kota Eri Ancam Pecat Jajarannya yang Tak Sukseskan Pengentasan Keluarga Miskin

  • Penulis : Ade Resty
  • | Sabtu, 15 Jul 2023 09:39 WIB
Wali Kota Eri Cahyadi
Wali Kota Eri Cahyadi

selalu.id - Komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya untuk mengentaskan kemiskinan angka stunting dan gizi buruk dipegang penuh oleh Wali Kota Eri Cahyadi. Bahkan, ia pun tak segan ancam pecat jajarannya yang tak berkomitmen atas itu.

Untuk itu, Wali Kota Eri telah meminta pejabat struktural di lingkungan Pemkot Surabaya untuk menyerahkan Surat Pernyataan yang berisikan pelaksanaan penuh atas komitmen tersebut.

Ratusan pejabat struktural itu terdiri dari Lurah, Camat, Kepala Bagian (Kabag), Kepala Perangkat Daerah (PD), Kepala Badan, hingga para asisten dan Sekretaris Daerah (Sekda).

"Jadi teman-teman ini sudah membuat surat pernyataan ke saya, sudah ditanda tangani sebagai bentuk komitmen dan sudah dikumpulkan. Jadi ini, adalah pemenuhan dari janji kontrak setahun yang lalu," kata Eri, Sabtu (15/7/2023).

Dalam surat pernyataan itu, Eri menegaskan bahwa terdapat klausal, apabila hingga bulan Agustus 2023 mereka tidak bisa menyelesaikan target pengentasan kemiskinan itu maka yang bersangkutan bersedia untuk mundur dari jabatannya.

Saat ini pun, Pemkot Surabaya mencatat terdapat sekitar 65 ribu KK warga miskin di Surabaya. Sedangkan untuk miskin ekstrem, jumlahnya sekitar 3 ribu KK.

Baca Juga: Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Oleh sebabnya, ia meminta hingga Agustus 2023, para pejabat struktural Pemkot telah merealisasikan komitmennya dengan target mengetaskan sebanyak 65 ribu KK dari kemiskinan, yakni dengan indikator, mereka sudah bisa bekerja atau mendapatkan pekerjaan dengan penghasilan minimal Rp4 juta per KK.

"Saya mintanya setiap keluarga itu pendapatan keluarganya minimal Rp4 juta per KK. Karena kemiskinan ini yang menyebabkan stunting, gizi buruk. Maka satu cara jitu mengatasi itu semua adalah dengan mengentaskan sebanyak-banyaknya masyarakat Surabaya dari kemiskinan," pungkasnya. (Ade/Adg)

Baca Juga: Pemkot Surabaya Buka Pameran Cross Musea Pertiwi 2026, Hadirkan Pengalaman Berbasis AI

Editor : Ading
Berita Terbaru

Pemkot Surabaya Perketat Jalur Domisili pada SPMB 2026

Langkah ini dilakukan untuk menutup celah praktik perpindahan Kartu Keluarga (KK) yang hanya bertujuan memperoleh akses masuk sekolah tertentu.

Pemprov Jatim Sabet Penghargaan Terbaik Ketegori Penurunan Pengangguran

Capaian ini merupakan hasil upaya pencapaian banyak poin indikator kinerja utama Pemprov Jatim yang selama ini dijalankan melalui Nawa Bhakti Satya.

Harga Emas Antam Hari Ini: Masih Kurang Bagus, Jangan Marah ya Bunda..

Sementara itu, buyback harga emas hari ini naik lebih tinggi hingga Rp40.000 per gram dan kini berada di level Rp2.589.000 per gram.

Ramalan Zodiak Hari Ini: Banyak Peristiwa Tak Terduga, Siapkan Mental dan Hati-hati

Ramalan zodiak pada umumnya meliputi tentang kehidupan secara umum, kesehatan, pekerjaan, hingga cinta. Kali ini diulas lengkap, banyak kejutan.

Gubernur Khofifah Tegaskan Jatim Pemain Utama Rantai Halal Nasional

Tantangan berikutnya adalah memastikan daerah-daerah potensial mampu mengambil peran lebih besar sebagai produsen penggerak utama industri halal global.

Menanti Ending di Balik Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari di Surabaya

Iman tidak menjelaskan lebih detail terkait proses perizinan yang menurutnya pada pekan lalu akan segera selesai, tinggal menunggu pembayaran PBG.