Sabtu, 07 Feb 2026 20:17 WIB

Hilang di Mina, Jemaah Haji Asal Probolinggo Ditemukan Meninggal Dunia

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 11 Jul 2023 21:45 WIB
Ilustrasi ibadah haji
Ilustrasi ibadah haji

selalu.id - Dikabarkan menghilang di Madinah usai proses Lempar Jumroh Aqobah, jemaah haji asal Probolinggo Jawa Timur ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.

Jemaah haji yang menghilang tersebut berasal dari Desa Muneng Kidul, Sumberasih, Probolinggo, bernama Niron Suna (77) dari kelompok terbang (kloter) ke 65.

Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Surabaya Husnul Maram mengatakan bahwa Niron ditemukan di Rumah Sakit Annur Mina dalam keadaan meninggal dunia.

"Bapak Niron sudah ditemukan. Informasi dari Ketua KLoter 65, H. Hartono, Pak Niron ditemukan di RS Annur Mina dalam kondisi sudah wafat," kata Husnul, melalui keterangan rilis kepada awak media, Selasa (11/7/2023).

"Ciri-ciri yang ada, sarung, baju, sudah diyakini dan dikonfirmasi oleh isteri, bahwa itu jenazah Pak Niron," tegasnya.

Saat ini pihak petugas sedang melakukan pemeriksaan ke kantor polisi Arab Saudi untuk menindaklanjuti penemuan jemaah yang hilang.

"Saat ini, ketua kloter dan Linjam sedang ke kantor polisi untuk laporan kalau sudah ketemu, menindalanjuti laporan sebelumnya ke polisi tentang jemaah hilang, dengan harapan bisa bersama-sama melihat di kamar jenazah RS. Annur," jelasnya.

Diketahui penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Indonesia mencatat bahwa saat ini sebanyak 3 orang jemaah haji yang hilang saat proses Lempar Jumroh Aqobah, salah satunya Niron. (Ade/Adg)

Baca Juga: Kloter Terakhir Tiba di Surabaya, Satu Jemaah Haji Asal Malang Belum Ditemukan

Editor : Ading
Berita Terbaru

2026, PGN Perkuat Kompetensi SDM dan Soliditas Ekosistem Kerja 

Kepercayaan pekerja pada keberlanjutan perusahaan juga terlihat dari tingkat perputaran pekerja (turn over) kurang dari 3%.

Izin Belum Lengkap, Outlet HWG23 di Kota Mojokerto Ditutup

Perda Kota Mojokerto Nomor 2 Tahun 2015 mengatur jarak minimal 400 meter dari sekolah, tempat ibadah, dan fasilitas umum.

KBS Diproses Kejati, DPRD Surabaya Ingatkan Perawatan Satwa

"Jangan sampai satwa KBS kena dampak. Makanannya dan kesehatannya jangan sampai terlantar,” ujar Buleks.

KPK Ungkap Tren Emas Kini Jadi Alat Suap

Hal ini membuat KPK lebih menaruh perhatian terhadap emas terkait komoditas korupsi di samping uang tunai dan kripto.

Pembentukan DJENPES Dekati Final, Menag: Bukti Keseriusan Pemerintahan Prabowo!

Menurut Menag, pesantren saat ini menghadapi tantangan yang semakin kompleks sehingga membutuhkan dukungan komprehensif. 

Dugaan Korupsi di KBS, Wali Kota Eri Minta Kejati Jatim Usut Tuntas

Eri mengungkapkan, dugaan persoalan pengelolaan keuangan di tubuh KBS tersebut sudah berlangsung lama, bahkan sejak sebelum dirinya menjabat sebagai wali kota.