Kamis, 04 Jun 2026 11:00 WIB

DPRD Surabaya Minta Wali Kota Eri Tekan Peredaran Narkoba di Surabaya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 14 Jun 2023 19:19 WIB
Gedung DPRD Surabaya
Gedung DPRD Surabaya

selalu.id - DPRD Surabaya tengah membahas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) terkait Pencegahan, Penyalahgunaan, Pemberantasan, Peredaran Gelap dan Prekursor Narkotika.

Wakil Ketua Pansus raperda, John Thamrun menyampaikan bahwa narkoba merupakan salah satu perhatian khusus pemerintah indonesia dan Wali Kota Eri Cahyadi dalam membersihkan kota Surabaya dari peredaran narkoba.

Baca Juga: Polemik Pajak Rumah Kos di Surabaya Tuai Protes

Untuk menekan peredaran narkoba, DPRD Surabaya membentuk Panitia Khusus (Pansus) untuk menuntaskan raperda tersebut.

"Didalam pelaksanaan ini kan ada banyak hal yaitu ada di lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) itu permasalahan semua. Oleh karena itu setiap OPD itu perlu kita satukan peraturan daerah, tinggal pelaksanaan aparat keamanan lalu lintas OPD isiansi dan satu peraturan yang tegas,"kata John Thamrun, kepada selalu.id, Rabu (14/6/2023).

Saat rapat pansus, Selasa, Kemarin, John Thamrun mengatakan bahwa didalam raperda itu lebih fokus terhadap pencegahan dan rehabilitasi pengguna narkotika.

Sebab, pihaknya menilai, jumlah dari pengguna narkotika di kota Surabaya dinilai sangat memprihatinkan.

"Raperda ini juga untuk menolong korban penyalahgunaan narkoba, terutama yang penting adalah lapangan pekerjaan. Maka, harus ada rehabilitasi medis, rehabilitasi sosial dan pelatihan," ujar Politisi Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan itu.

John Thamrun juga menjelaskan, dalam pembahasan raperda tersebut tak harus menunggu keadaan darurat narkoba terlebih dulu. Sebab, dari fenomena peredaran narkotika di Surabaya cukup menghawatirkan para orang tua.

Baca Juga: DPRD Surabaya Siap Perjuangkan Perda Disabilitas

Ia berharap dengan Raperda untuk yang diajukan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dapat menekan peredaran narkoba.

"Dalam harapan pencapaian surabaya bebas narkoba jadi dilaksanakan sebuah peraturan yang jelas dengan baku sehingga tidak disalahkan artikan dalam pelaksanaan tugas masing-masing,"ungkapnya.

"Salah satu hal yang menyebabkan para korban narkoba ini lari ke narkoba. Karena mereka merasa, mungkin frustasi, tidak mendapatkan pekerjaan dan lain-lain," ucapnya.

Nantinya, DPRD Surabaya akan mengundang beberapa pihak untuk mendapatkan masukan materi, guna menyempurnakan raperda. OPD Pemkot Surabaya yang lintas instansi, dapat menegakkan peraturan dengan tegas.

Baca Juga: DPRD Surabaya Bakal Panggil Lagi DPRKPP Soal Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari

Sementara, Kepala Tim Rehabilitasi BNN Kota Surabaya dr Singgih Widi Pratomo, menjelaskan jumlah korban narkoba saat ini berjumlah 213 pasien, telah melakukan rawat jalan.

Kata dia, jumlah tersebut merupakan akumulasi dari semua kategori pengguna narkoba, baik ringan, sedang dan berat di Surabaya.

"Usianya masih usia produktif, mulai dari 20 tahun, hingga 35 tahun," pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Camat Sukolilo Surabaya, M Aries Hilmi mengatakan telah meminta klarifikasi kepada pengembang terkait status lahan yang dipersoalkan warga. Hasilnya begini.

Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Fathoni mengatakan predikat Kota Layak Anak yang selama ini disandang Surabaya harus dibuktikan melalui tindakan tegas ketika terjadi kasus eksploitasi anak.

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Ini Dugaan Kasusnya

Saat ditahan, Dadan mengenakan rompi merah muda dengan dikawal penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejagung.

SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

Plt Direktur Utama PT SIER, Lussi Erniawati, mengatakan bahwa pendidikan merupakan fondasi penting dalam membangun masa depan generasi muda.

Foto: Menikmati Rintik Hujan hingga Kuliner di Jalan Hefang Hangzhou

Sore ini, Rabu, 3 Juni 2026, Jalanan Hefang atau Qinghefang terpantau diguyur hujan. Suasananya syahdu.