Selasa, 03 Feb 2026 11:34 WIB

Beredar Isu Kampus Universitas WR Supratman Surabaya Dibekukan, Begini Penjelasan Rektor

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 14 Jun 2023 09:51 WIB
Rektor Unipra Surabaya
Rektor Unipra Surabaya

selalu.id - Rektor Universitas WR Supratman (Unipra) Surabaya, Bahrul Amiq membantah bahwa kampusnya termasuk salah satu Perguruan Tinggi Swasta (PTS) yang ditutup atau dibekukan izinnnya oleh Kemendikbudristek.

Bahrul menjelaskan, informasi tersebut adalah kesalahpahaman. Akibatnya, menjadi polemik hingga fokus mahasiswa menjadi terganggu.

Baca Juga: TKBM yang Hilang saat Insiden Kapal Pasific 88 di Surabaya Ditemukan Meninggal

Menanggapi informasi ini, perwakilan mahasiswa mengelar aksi damai untuk menujukan sikapnya, kemarin, Selasa (13/6/2023).

Bahrul menerangkan bahwa sebenarnya Unipra hanya mendapatkan sanksi dihentikan pembinaan pada 2 Agustus 2022. Tetapi sanksi tersebut sudah dicabut sejak 29 Desember 2022 lalu. Sehingga kini sudah kembali aktif untuk melakukan kegiatan akademik dan perkuliahan secara normal.

"Jadi memang waktu itu ada oknum di Unipra yang mencoba memasukan data mahasiswa yang tidak real ke dalam pangkalan data kami dan dikti mengetahui hal tersebut, sampai muncul sangsi itu. Tapi sangsi tersebut hanya berjalan 4 bulan dan akhir tahun sudah dicabut,"kata Bahrul, saat konferensi pers, di Kampus Unipra.

Akibat sanksi itu, lanjutnya, Unipra sementara tidak dibina oleh pemerintah, tidak boleh melakukan pendaftaran, tidak boleh menerima mahasiswa baru dan tidak boleh meluluskan. Bahkan, tidak boleh menerima sertifikasi dosen atau dengan kata lain dibekukan.

"Tapi setelah kami melakukan pendampingan selama 4 bulan, kami ikuti semua persyaratannya pada Desember 2022 kami dinyatakan sehat kembali. Jadi kami terkena sangsi hanya 4 bulan,"ujarnya.

Meski begitu, Bahrul mengungkapkan, adanya pemberitaan yang menyebut bahwa izin Unipra dicabut sangat merugikan.

"Setelah izin dikembalikan pada Desember, kami dari pihak akademik dan mahasiswa bergeriliya ke masyarakat untuk mendapatkan kepercayaan kembali. Ini sangat merugikan kami,"ungkapnya.

Baca Juga: Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang

Bahrul menyebut semenjak pernah mendapatkan sanksi, Unipra terus melakukan perbaikan dengan memperbaiki sistem pangkalan data sesuai ketentuan Dikti dengan membersihkan nama-nama mahasiswa yang sudah tidak aktif.

Saat ini, mahasiswa yang terdaftar di Unipra dan aktif ada sekitar 1.090 orang. Unipra juga melakukan rekruitmen dosen dan pegawai baru pada awal 2023.

"Ruang-ruang fakultas kita benahi, penguatan IT juga kita lakukan, servernya lemah kita kuatkan. Hal-hal serius kami lakukan untuk menyambut mahasiswa baru 2023 ini,"tuturnya.

Baca Juga: Wali Kota Surabaya Minta Pengusaha Lapor Jika Lahannya Dipakai Parkir Oknum Tanpa Izin 

"Unipra seangkatan itu tidak terlalu banyak cukup 300 mahasiswa baru untuk 7 prodi, sekarang baru jalan sekitar 100 orang yang daftar ada pemberitaan seperti ini," sambungnya.

Terpisah, salah satu mahasiswa atau Presiden BEM Unipra, Ryan Adi Pratama
mengungkapkan, adanya pemberitaan tersebut membuat fokus belajarnya dan teman-teman terganggu.

"Menganggu pasti menganggu fokus kita sekarang. Kami bersemangat promosi ke SMA-SMA dan berkegiatan tapi tiba-tiba ada pemberitaan seperti ini,"terangnya.

Ryan berharap, informasi ini bisa sampai ke masyarakat bahwa kampusnya dalam kondisi baik dan terus berbenah. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Ramalan Zodiak Hari Ini: Libra Mulai Temukan Kebahagiaan, Pisces Akhirnya Keluar dari Zona Nyaman

Lalu, bagaimana ramalan zodiak kalian? Berikut ramalan zodiak hari ini, dibahas lengkap.

Viral Satpol PP Kota dan Kabupaten Probolinggo Nyaris Baku Hantam saat Penertiban PKL, Ini Penyebabnya

Kabid Tantribum Satpol PP Kota Probolinggo, Angga Budi Pramudya, menegaskan bahwa penertiban dilakukan sesuai aturan.

Transformasi Korupsi di DPRD Jatim: Dari P2SEM, Pokir hingga Fee Istri Siri

Anggaran Pokir yang sebelumnya dikelola secara terpusat kini "disembunyikan" dalam alokasi anggaran berbagai dinas daerah.

Mayat Bayi Perempuan Dalam Tas Ransel Ditemukan di Hutan Mojokerto

Mayat bayi tersebut ditemukan oleh Sukkamto, petugas Tahura yang saat itu berpatroli mengecek irigasi sungai di atas area hutan.

Pimpinan Fraksi DPRD Jatim Disebut Terlibat dalam Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes 

Informasi yang diperoleh dari sumber selalu.id menyebut, pimpinan fraksi itu berasl dari partai berwarna kuning. 

Wagub Jatim Emil Dardak dan Seskab Teddy Bertemu Empat Mata, Jabatan Wamenkeu?

Pengamat politik, Surokim menilai bahwa isu ini membuka peluang munculnya pasangan calon baru dalam kontestasi Pilgub Jawa Timur mendatang.